RI News. Putussibau – Upaya menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah perbatasan terus diperkuat oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui pendekatan preventif yang terukur. Salah satunya diwujudkan oleh Polsek Putussibau Selatan, Polres Kapuas Hulu, yang secara rutin menggelar kegiatan ploting point atau strong point di sejumlah persimpangan rawan kecelakaan di Kecamatan Putussibau Selatan, Kabupaten Kapuas Hulu, pada Rabu (22/04/2026).
Kegiatan ini merupakan bentuk implementasi strategi pengawasan berbasis kehadiran langsung aparat di lapangan. Personel kepolisian ditempatkan pada titik-titik krusial yang memiliki potensi tinggi terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya pada jam-jam sibuk. Pola ini dinilai efektif dalam menciptakan efek preventif sekaligus meningkatkan disiplin pengguna jalan.
Dalam perspektif akademis, pendekatan ploting point mencerminkan paradigma visible policing, yakni strategi pemolisian yang menekankan kehadiran fisik aparat sebagai instrumen pencegahan kejahatan dan pelanggaran. Kehadiran polisi di ruang publik tidak hanya berfungsi sebagai pengawas, tetapi juga sebagai simbol otoritas negara yang memberikan rasa aman kepada masyarakat.

Kapolsek Putussibau Selatan, Ismail Sinuraya, menegaskan bahwa kegiatan ini akan terus ditingkatkan baik dari sisi intensitas maupun cakupan wilayah. Fokus pengamanan tidak hanya pada persimpangan rawan, tetapi juga mencakup objek vital dan kawasan dengan mobilitas tinggi.
Menurutnya, komitmen tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab institusional dalam menjamin keselamatan pengguna jalan. Kehadiran polisi secara langsung di titik-titik strategis diharapkan mampu meminimalisasi potensi kecelakaan serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya tertib berlalu lintas.
Lebih jauh, kegiatan ini juga memperlihatkan integrasi antara fungsi penegakan hukum dan pelayanan publik. Polisi tidak hanya bertindak represif terhadap pelanggaran, tetapi juga proaktif dalam mencegah terjadinya risiko melalui pendekatan humanis dan edukatif.
Baca juga : Penegakan Disiplin Internal Berbasis Integritas: Gaktiblin Bid Propam Polda Kalbar di Putussibau Selatan
Dalam konteks keselamatan lalu lintas, langkah Polsek Putussibau Selatan ini sejalan dengan prinsip road safety management yang menekankan pentingnya kolaborasi antara aparat, infrastruktur, dan perilaku pengguna jalan. Tanpa adanya kesadaran kolektif, upaya preventif yang dilakukan aparat akan sulit mencapai hasil optimal.
Dengan demikian, kegiatan ploting point tidak hanya menjadi rutinitas operasional, tetapi juga bagian dari strategi kebijakan keamanan yang berorientasi pada perlindungan masyarakat. Ke depan, keberlanjutan program ini diharapkan mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas sekaligus membangun budaya tertib berlalu lintas di wilayah Kapuas Hulu.
Pewarta : Lisa Susanti

