Skip to content
27/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Integritas Profesi Terancam: Bantahan Kolektif terhadap Tuduhan Mafia Kayu di Jalur Melawi-Sintang

Integritas Profesi Terancam: Bantahan Kolektif terhadap Tuduhan Mafia Kayu di Jalur Melawi-Sintang

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 4 minutes read
Bantahan Kolektif terhadap Tuduhan Mafia Kayu di Jalur Melawi-Sintang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Melawi, 22 Januari 2026 – Di tengah maraknya isu kehutanan ilegal di Kalimantan Barat, sekelompok wartawan, aktivis lembaga swadaya masyarakat (LSM), dan pengusaha lokal di Kabupaten Melawi bersatu suara membantah keras sebuah laporan media daring yang menuding adanya skema setoran uang sebesar Rp500 ribu per unit kendaraan pengangkut kayu di rute Melawi-Sintang. Tuduhan ini, yang diklaim melibatkan oknum wartawan dan LSM dalam melindungi aktivitas ilegal, dinilai sebagai narasi tendensius yang mengabaikan prinsip verifikasi dan keseimbangan, sehingga berpotensi mencoreng citra profesi di wilayah perbatasan tersebut.

Laporan yang menjadi sorotan, berjudul “APH Diuji: Diduga Jalur Kayu Ilegal Melawi–Sintang Dikuasai Mafia, Nama Bos Disebut, Setoran Rp500 Ribu per Pickup Mengalir Bebas” dan diterbitkan pada 20 Januari 2026, memicu reaksi tajam dari berbagai pihak. Mereka menyoroti bagaimana narasi tersebut dibangun tanpa konfirmasi langsung kepada yang bersangkutan, sehingga melanggar standar etika jurnalisme yang menuntut bukti empiris dan perspektif berimbang. “Pendekatan semacam ini bukan hanya merusak kepercayaan publik terhadap media, tapi juga memperburuk stigma terhadap aktor sosial yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam pengawasan lingkungan,” ujar seorang pengamat media independen yang enggan disebut namanya, menambahkan bahwa kasus ini mencerminkan tantangan lebih luas dalam era informasi digital di mana kecepatan sering mengalahkan akurasi.

Perwakilan dari kalangan jurnalis, Lilik Hidayatullah, menyampaikan penolakan tegas pada 21 Januari 2026. Ia menekankan bahwa generalisasi terhadap oknum wartawan tanpa bukti spesifik tidak hanya tidak adil, tetapi juga bertentangan dengan kode etik yang mengharuskan konfirmasi multi-sumber. “Kami yang bekerja di lapangan setiap hari merasa terluka oleh tuduhan ini. Ini bukan sekadar berita, tapi serangan yang bisa menghancurkan marwah profesi kami,” katanya dengan nada tegas. Lilik menambahkan bahwa tanpa proses verifikasi yang ketat, laporan semacam itu berisiko menciptakan persepsi negatif yang berkepanjangan di masyarakat, di mana wartawan sering kali menjadi sasaran empuk dalam isu-isu sensitif seperti kehutanan.

Sikap serupa datang dari sektor LSM, di mana Agus Husni, Sekretaris DPC LSM Projamin Kabupaten Melawi, menegaskan independensi organisasinya dalam menjalankan fungsi kontrol sosial. “Kami tidak pernah terlibat dalam pembiaran atau perlindungan aktivitas ilegal apa pun. Tuduhan tanpa dasar ini mencemarkan nama baik kami dan melemahkan upaya advokasi yang telah kami bangun bertahun-tahun,” ungkap Agus. Ia menuntut klarifikasi publik dari pihak yang menerbitkan laporan tersebut, termasuk permohonan maaf terbuka, untuk memulihkan kepercayaan masyarakat. Menurutnya, absennya konfirmasi langsung menunjukkan kegagalan dalam menerapkan prinsip jurnalisme bertanggung jawab, yang seharusnya menjadi pondasi utama dalam melaporkan isu publik.

Baca juga : Keajaiban Pekarangan: Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Kampung Sumatera Barat, Sorotan Alam Langka

Dari perspektif pelaku usaha, Supri, seorang pengusaha mebel yang namanya disebut dalam laporan, membongkar kekeliruan faktual yang ia anggap mencolok. Ia menjelaskan bahwa gambar-gambar yang digunakan sebagai ilustrasi merupakan arsip lama yang tidak mencerminkan kondisi terkini. “Tidak ada pengangkutan kayu olahan ilegal belakangan ini. Jika ada kendaraan yang membawa kayu ke Sintang, itu semata untuk keperluan pembangunan rumah, bukan transaksi gelap,” tegas Supri. Ia juga membantah adanya mekanisme “backup” finansial seperti yang dituduhkan, menjelaskan bahwa bantuan sesekali kepada rekan media hanyalah bentuk solidaritas sosial—seperti menyumbang bahan bakar—bukan upaya suap. “Ini kebiasaan saling bantu di masyarakat, bukan skema perlindungan. Sangat disayangkan jika fakta ini tidak diverifikasi terlebih dahulu,” tambahnya, sambil mengingatkan bahwa wartawan terikat pada kode etik yang menekankan keberimbangan dan praduga tak bersalah.

Di balik bantahan ini, semua pihak yang terlibat menegaskan komitmen mereka terhadap penegakan hukum dalam menangani kejahatan kehutanan. Mereka mendukung sepenuhnya upaya aparat untuk memberantas praktik ilegal, namun menekankan pentingnya media dalam menjaga integritas informasi. “Kami bukan musuh hukum; justru sebaliknya. Tapi media harus menjadi mitra yang adil, bukan penghakiman sepihak,” pungkas Lilik. Kasus ini menjadi pengingat krusial bagi ekosistem informasi daring di Indonesia, di mana tuntutan akurasi semakin mendesak di tengah banjir konten yang belum terverifikasi. Tanpa reformasi internal, isu semacam ini berpotensi mengerosi kepercayaan publik terhadap jurnalisme sebagai pilar demokrasi.

Pewarta : Lisa Susanti

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Keajaiban Pekarangan: Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Kampung Sumatera Barat, Sorotan Alam Langka
Next: Salam Perpisahan yang Mengharukan: Dedikasi Abadi AKP Sri Agung dalam Kenangan Wonogiri

Related Stories

Dinamika Eskalasi Kebakaran Lahan di Boyolali

Dinamika Eskalasi Kebakaran Lahan di Boyolali: Dari Kelalaian Manusia hingga Kerentanan Ekologis Musim Kemarau

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Tragedi Api di Gang Melati

Tragedi Api di Gang Melati: Balita Meninggal Dunia dan Kerugian Mencapai Ratusan Juta Rupiah

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Uji Transparansi Izin Lingkungan dan Keselamatan Konsumen di Kawasan Industri Semarang

Dinamika Regulasi Kendaraan Listrik: Uji Transparansi Izin Lingkungan dan Keselamatan Konsumen di Kawasan Industri Semarang

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Antarsektor dan Integrasi Penanggulangan Karhutla: Kajian Operasional Aman Nusa II di Kabupaten Melawi
  • Deteksi Dini Risiko Keamanan dan Reorientasi Mobilitas Publik dalam Dinamika Aksi Massa Parlemen
  • Ekologi Pesisir Kembali Lestari: Lintas Unsur Gunungkidul Baham Bersih Pantai Ngobaran
  • Dugaan Skandal Transaksional LHP Ombudsman: Direktur PT Toshida Indonesia Hadapi Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor
  • Menggugat Geografi Musik Global: Mengurai Strategi Tur Ekstensif TXT “Steal The Wind” dan Signifikansi Pasar Jakarta
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by