Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Buser Berita TNI/Polri/KPK
  • Penyamaran sebagai Awak Kabin: Kasus Psikososial di Balik Keinginan Menjaga Citra Keluarga

Penyamaran sebagai Awak Kabin: Kasus Psikososial di Balik Keinginan Menjaga Citra Keluarga

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 min read
Kasus Psikososial di Balik Keinginan Menjaga Citra Keluarga
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tangerang, 8 Januari 2026 – Seorang perempuan berusia 23 tahun asal Palembang berhasil menarik perhatian otoritas keamanan bandara setelah menyamar sebagai awak kabin pada sebuah penerbangan domestik maskapai Batik Air. Kejadian yang terjadi pada Selasa malam, 6 Januari 2026, pada rute Palembang-Jakarta, menyoroti fenomena tekanan sosial yang mendorong individu untuk mempertahankan kebohongan demi menghindari rasa malu di lingkungan keluarga.

Menurut keterangan resmi dari Kasat Reskrim Polresta Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Yandri Mono, perempuan bernama Khairun Nisa tersebut sengaja mengenakan seragam lengkap awak kabin yang dibeli melalui platform daring. Penyamaran ini berawal dari kegagalannya dalam proses seleksi kerja sebagai pramugari, yang sebelumnya telah dijanjikan kepada keluarganya sebagai alasan merantau ke Jakarta.

“Dia memperoleh seragam tersebut secara daring karena perbedaan pola kain yang tidak sesuai standar resmi,” ungkap Yandri Mono pada Kamis (8/1). Perbedaan tersebut menjadi petunjuk awal yang mencurigakan bagi awak kabin sesungguhnya selama penerbangan ID 7058 yang berangkat pukul 18.20 WIB.

Khairun Nisa bahkan sempat memanfaatkan jalur prioritas khusus untuk awak pesawat saat proses boarding, yang memungkinkannya lolos tahap awal pemeriksaan. Namun, setelah pesawat mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, laporan dari kru pesawat kepada petugas Aviation Security (Avsec) memicu pengamanan dan pemeriksaan lebih lanjut.

Dari perspektif psikologis, kasus ini mencerminkan dinamika “face-saving” atau upaya menjaga muka dalam budaya kolektivis, di mana rasa malu terhadap keluarga menjadi pendorong utama perilaku impulsif. Motif Khairun Nisa bukanlah niat kriminal seperti penyusupan untuk tujuan terlarang, melainkan sekadar mempertahankan narasi bahwa ia telah berhasil bekerja di bidang yang diimpikannya. “Karena sudah terlanjur berbohong dan waktu penerbangan mendesak, ia memutuskan tetap mengenakan seragam tersebut,” jelas Yandri Mono.

Beberapa laporan menyebutkan bahwa Khairun Nisa sempat menjadi korban penipuan dengan kerugian hingga puluhan juta rupiah dalam upaya “membeli” posisi sebagai pramugari, yang semakin memperkuat tekanan untuk menyembunyikan kegagalan tersebut. Meski demikian, pemeriksaan polisi tidak menemukan unsur pidana yang signifikan, sehingga yang bersangkutan tidak ditahan.

Baca juga : Satgas PKH Tegaskan Urgensi Pembayaran Denda Administratif bagi Korporasi Pelanggar Kawasan Hutan

Setelah mengakui perbuatannya, meminta maaf secara tertulis dan lisan, Khairun Nisa akhirnya diserahkan kembali kepada pihak keluarga untuk pendampingan lebih lanjut. Kasus ini juga menimbulkan diskusi lebih luas mengenai celah keamanan di fasilitas prioritas bandara serta pentingnya verifikasi identitas yang lebih ketat, tanpa mengabaikan aspek kemanusiaan di balik motif pelaku.

Fenomena serupa, meski jarang, menunjukkan bagaimana ekspektasi keluarga dan mimpi profesi glamor seperti awak kabin dapat memicu perilaku ekstrem di kalangan generasi muda. Otoritas penerbangan diharapkan dapat memperkuat protokol untuk mencegah insiden berulang, sekaligus membuka ruang edukasi bagi masyarakat tentang proses rekrutmen resmi maskapai.

Pewarta : Mukhlis

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Satgas PKH Tegaskan Urgensi Pembayaran Denda Administratif bagi Korporasi Pelanggar Kawasan Hutan
Next: Tantangan Kualitas Air dalam Sertifikasi Higiene Sanitasi untuk Penyedia Makanan Bergizi Gratis di Semarang

Related Stories

Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan
2 min read

Tragedi Keluarga di Pemalang: Kakek Lansia Diduga Cabuli Cucu Sendiri Berulang Kali di Rumah dan Warung Makan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang
2 min read

Polisi Tepus Temukan dan Kembalikan iPhone Wisatawan Malaysia yang Hilang di Pantai Timang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban
3 min read

Rahasia di Balik Ruko Tambal Ban: Jaringan Obat Terlarang yang Mengancam Generasi Muda Pekalongan Terbongkar

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.