Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Tantangan Kualitas Air dalam Sertifikasi Higiene Sanitasi untuk Penyedia Makanan Bergizi Gratis di Semarang

Tantangan Kualitas Air dalam Sertifikasi Higiene Sanitasi untuk Penyedia Makanan Bergizi Gratis di Semarang

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 minutes read
Tantangan Kualitas Air dalam Sertifikasi Higiene Sanitasi untuk Penyedia Makanan Bergizi Gratis di Semarang
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Semarang – Pelaksanaan program nasional penyediaan makanan bergizi gratis di Kota Semarang menghadapi hambatan utama terkait kualitas sumber air pada fasilitas dapur penyedia, meskipun progres operasional menunjukkan kemajuan signifikan.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang, dr. Abdul Hakam, menyatakan bahwa dari total 133 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang terdaftar, sebanyak 110 unit telah aktif mendukung distribusi makanan bergizi gratis kepada penerima manfaat. Namun, hanya sekitar 85 SPPG yang telah memperoleh Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sementara 25 lainnya masih dalam proses penyempurnaan.

“Kendala utama yang diidentifikasi adalah kondisi sumber air yang belum memenuhi standar baku mutu berdasarkan hasil pengujian laboratorium,” ungkap Hakam dalam pernyataan resminya pada Kamis pekan ini. Temuan ini mencakup parameter mikrobiologi dan kimiawi yang masih menunjukkan hasil positif, sehingga memerlukan intervensi lebih lanjut sebelum sertifikat dapat diterbitkan.

Menurut Hakam, aspek lain seperti inspeksi kesehatan lingkungan dan sertifikasi bagi penjamah makanan telah terpenuhi secara keseluruhan pada SPPG yang beroperasi. Proses penerbitan SLHS dilakukan secara langsung oleh dinas kesehatan setempat dengan masa berlaku tiga tahun, berbeda dari mekanisme perizinan lain yang bersifat daring.

Untuk menjaga keberlanjutan standar, pengawasan rutin dilakukan oleh puskesmas melalui pengambilan sampel periodik, baik terhadap sumber air maupun produk makanan yang dihasilkan. “Pengawasan ini dilakukan secara berkala, seperti setiap dua minggu hingga satu bulan, untuk memastikan tidak ada penyimpangan,” tambahnya.

Dinas Kesehatan Kota Semarang terus mendorong percepatan pemenuhan SLHS, dengan catatan penambahan sertifikat baru setiap minggu, berkisar antara lima hingga sepuluh unit. Upaya ini sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung program nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya anak sekolah dan kelompok rentan.

Baca juga : Penyamaran sebagai Awak Kabin: Kasus Psikososial di Balik Keinginan Menjaga Citra Keluarga

Dari perspektif akademis, isu kualitas air ini mencerminkan tantangan struktural yang lebih luas di wilayah urban seperti Semarang, di mana ketergantungan pada sumber air tanah atau distribusi lokal sering kali dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti kontaminasi industri atau urbanisasi. Penelitian di bidang kesehatan lingkungan menekankan bahwa standar higiene sanitasi tidak hanya krusial untuk pencegahan penyakit bawaan air, tetapi juga menjadi fondasi keberhasilan intervensi gizi publik jangka panjang. Progres di Semarang ini dapat menjadi model evaluasi bagi daerah lain dalam mengintegrasikan aspek sanitasi ke dalam program pangan nasional.

Pewarta : Sriyanto

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Penyamaran sebagai Awak Kabin: Kasus Psikososial di Balik Keinginan Menjaga Citra Keluarga
Next: Wakil Presiden Gibran Rakabuming Tinjau Langsung Penanganan Banjir di Kalimantan Selatan

Related Stories

Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional

Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20

Jurnalis RI News Portal Posted on 58 menit ago 0
Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir

Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh

Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh, Bupati Yulianto Temukan Titik Temu Lewat Insentif

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20
  • Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat: Polres Melawi Rutin Tadarus Surah Yasin Setiap Kamis
  • Skandal Korupsi Imigrasi Mengguncang: Wakil Menteri Silmy Karim Resmi Ditahan KPK
  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.