RI News. Bakersfield, California — Sebuah insiden penyanderaan berujung tragis terjadi di pusat kota Bakersfield, California Selatan, ketika seorang veteran militer menyandera 10 pegawai Kantor Kepala Sekolah Kabupaten Kern. Pelaku akhirnya ditembak mati oleh tim FBI dalam penggerebekan dini hari Rabu (4/6/2026) setelah penyanderaan yang berlangsung hampir 16 jam.
Insiden ini dimulai Selasa siang ketika Anthony Scott Searles-Harris, 41 tahun, memasuki gedung perkantoran yang juga menaungi sebuah bank. Ia mengklaim telah memasang bahan peledak di tubuhnya dan beberapa sandera, memicu respons cepat dari aparat penegak hukum setempat dan federal.
Menurut Wakil Kepala Polisi Bakersfield Jeremy Blakemore, para sandera berhasil ditemukan selamat setelah tim gabungan menyerbu gedung. Tidak ada korban jiwa di pihak sandera, meski salah seorang di antaranya sempat mengalami kekhawatiran kesehatan karena menderita diabetes dan tidak memiliki akses obat selama penyanderaan.

Sid Patel, agen khusus FBI yang memimpin operasi, menyatakan bahwa perangkat yang diklaim sebagai bahan peledak oleh pelaku ternyata tidak berbahaya. Salah satu sandera sempat menjalin komunikasi dengan petugas melalui ponsel sebelum baterai habis, memberikan informasi penting bagi tim negosiasi.
Searles-Harris, yang merupakan veteran Angkatan Darat dengan masa tugas singkat, memiliki riwayat kompleks. Ia pernah diberhentikan secara tidak hormat pada 2007 karena meninggalkan tugas tanpa izin. Selain itu, ia terdaftar sebagai pelaku kejahatan seksual sejak 2014 atas kasus yang melibatkan anak di bawah umur dan baru bebas dari penjara pada 2018.
Pengacara pembelanya, Arturo Revelo, menggambarkan kliennya sebagai sosok yang mengalami gangguan mental dan meyakini adanya konspirasi pemerintah terhadap dirinya. Revelo sempat diminta polisi membuat video untuk mendekati pelaku, tetapi upaya mediasi tersebut tidak berhasil mengakhiri penyanderaan secara damai.
Baca juga : Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
Pihak berwenang menyebut beberapa tuntutan Searles-Harris berkaitan dengan ketidakpuasannya terhadap penanganan kasus hukum sebelumnya, termasuk vonis dan proses peradilan yang ia anggap tidak adil. Ia juga kerap mengunggah video yang mengkritik aparat penegak hukum dan menyatakan ketidakbersalahannya.
John Mendiburu, Kepala Sekolah Kabupaten Kern, menyampaikan apresiasi atas ketabahan para pegawainya. “Pengalaman ini sangat menakutkan dan mengganggu. Namun, ketenangan dan keberanian mereka selama berjam-jam menjadi teladan,” katanya dalam pernyataan resmi.
Insiden ini menarik perhatian luas karena melibatkan lokasi pendidikan dan kompleksitas latar belakang pelaku sebagai veteran dengan riwayat kejahatan serta masalah kesehatan mental. Meski motif pasti belum diungkap secara lengkap, kasus ini kembali menyoroti tantangan keamanan di fasilitas publik serta pentingnya penanganan bagi mantan anggota militer yang mengalami kesulitan reintegrasi ke masyarakat.
Para sandera kini mendapat pendampingan psikologis untuk mengatasi trauma yang mungkin timbul akibat peristiwa tersebut.
Pewarta : Setiawan Wibisono
Tag Line : #PenyanderaanBakersfield, #FBICalifornia, #VeteranMiliter, #KesehatanMental, #KeamananSekolah, #KriminalitasCalifornia, #HostageCrisis,

