RI News. Tirana – Proyek pembangunan pantai mewah yang melibatkan Jared Kushner, menantu Presiden Donald Trump, semakin menjadi sorotan di Albania. Inisiatif bernilai miliaran euro ini menghadapi gelombang penolakan yang semakin kuat dari aktivis lingkungan dan masyarakat sipil, meski mendapat dukungan penuh dari pemerintah Albania.
Pemerintah Albania memandang proyek ini sebagai katalisator penting untuk memajukan sektor pariwisata kelas atas dan mempercepat proses keanggotaan Uni Eropa. Lokasi utama proyek berada di Laguna Narta, sebuah kawasan suaka alam yang kaya biodiversitas, serta Pulau Sazan, bekas pangkalan militer era komunis yang kini tak berpenghuni. Rencana tersebut mencakup pembangunan hotel berbintang, apartemen mewah, vila eksklusif, serta marina bertaraf internasional.
Ivanka Trump, yang terlibat dalam penemuan lokasi proyek, mengungkapkan dalam sebuah wawancara bahwa ia dan suaminya menemukan tempat tersebut secara tak sengaja saat berlibur dengan perahu milik teman. “Kami berenang ke pulau, mendaki tanpa alas kaki hingga ke puncak, dan langsung terpesona,” ujarnya.

Meski demikian, banyak pihak mempertanyakan keberlanjutan proyek ini. Aktivis lingkungan menilai pembangunan di kawasan lindung tersebut mengancam habitat burung migran, termasuk flamingo pink yang dilindungi. Sejak akhir Mei, aktivitas alat berat telah merusak vegetasi pinus dan membuka akses baru di lahan sensitif tersebut. Sebuah video yang memperlihatkan seorang aktivis diseret paksa oleh petugas keamanan swasta semakin memicu kemarahan publik.
Badan anti-korupsi Albania telah membuka penyelidikan terkait proses privatisasi lahan, meski pemerintah bersikeras bahwa lahan tersebut sepenuhnya milik swasta. Perdana Menteri Edi Rama menyatakan komitmen kuat terhadap proyek ini. “Albania tidak boleh takut pada proyek luar biasa yang melibatkan investasi hingga 4 miliar euro,” tegas Rama, seraya menjamin investasi tersebut tidak akan dihentikan selama ia menjabat.
Kritikus melihat kasus ini sebagai contoh ketegangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan di negara-negara transisi pasca-komunis. Situasi di Albania mengingatkan pada kegagalan proyek serupa di Serbia, di mana rencana investasi Kushner akhirnya dibatalkan setelah muncul tuduhan penyalahgunaan wewenang dan pemalsuan dokumen oleh pejabat pemerintah.
Perkembangan ini menjadi ujian bagi pemerintahan Rama, yang tengah menyeimbangkan antara kebutuhan investasi asing besar dan tuntutan masyarakat untuk menjaga warisan alam Albania yang masih alami.
Pewarta : Setiawan Wibisono
Tag Line : #AlbaniaCoastalProject, #JaredKushner, #IvankaTrump, #LingkunganAlbania, #ProtesLingkungan, #PariwisataMewah, #EdiRama, #BiodiversitasAdriatik, #InvestasiAsing, #KontroversiPembangunan,

