Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Transisi Kekuasaan di Venezuela: Pragmatisme Delcy Rodríguez di Tengah Tekanan AS

Transisi Kekuasaan di Venezuela: Pragmatisme Delcy Rodríguez di Tengah Tekanan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Pragmatisme Delcy Rodríguez di Tengah Tekanan AS
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Caracas, 7 Januari 2026 – Perkembangan politik di Venezuela memasuki fase baru yang penuh ketidakpastian setelah operasi militer Amerika Serikat pada 3 Januari lalu berhasil menangkap Presiden Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores. Maduro, yang kini menghadapi tuduhan narcoterrorism dan perdagangan narkoba di pengadilan federal New York, telah mengaku tidak bersalah. Sementara itu, Wakil Presiden Delcy Rodríguez telah dilantik sebagai presiden sementara oleh Mahkamah Agung Venezuela, sebuah langkah yang didukung oleh militer negara tersebut.

Rodríguez, seorang pengacara berusia 56 tahun dengan latar belakang pendidikan di Inggris dan Prancis, muncul sebagai figur kunci dalam menjaga kontinuitas pemerintahan Chavismo – ideologi sosialis yang digagas Hugo Chávez. Meskipun awalnya menyatakan Maduro sebagai “satu-satunya presiden” dan mengecam operasi AS sebagai “agresi militer ilegal”, Rodríguez belakangan mengadopsi nada lebih kooperatif. Ia mengundang pemerintah AS untuk “bekerja sama dalam agenda kerjasama yang berorientasi pada pembangunan bersama dalam kerangka hukum internasional”. Pernyataan ini datang setelah Presiden Donald Trump memperingatkan bahwa Rodríguez bisa menghadapi konsekuensi lebih berat jika tidak memenuhi tuntutan Washington, termasuk akses penuh terhadap sumber daya minyak Venezuela.

Dari perspektif analisis politik, pendekatan Rodríguez mencerminkan pragmatisme yang telah menjadi ciri khasnya sejak lama. Berbeda dengan Maduro yang sering konfrontatif, Rodríguez dikenal sebagai operator politik yang fleksibel, mampu menavigasi perebutan kekuasaan internal di kalangan Chavismo sambil membangun jaringan dengan aktor eksternal. Pengalamannya mengelola ekonomi minyak – sektor vital yang menyumbang sebagian besar pendapatan negara – membuatnya menjadi mitra potensial bagi AS, yang mengincar stabilisasi produksi minyak Venezuela untuk kepentingan global. Namun, pragmatisme ini juga menimbulkan dilema: bagaimana menyeimbangkan loyalitas terhadap basis sosialis dengan tekanan eksternal yang menuntut reformasi keamanan, seperti pengusiran elemen asing yang dianggap mengancam kepentingan AS, serta pemberantasan alur narkoba.

Di sisi lain, oposisi Venezuela yang dipimpin María Corina Machado – penerima Nobel Perdamaian 2025 – menyuarakan kekecewaan atas pendekatan Trump yang tampak mengesampingkan mereka. Machado menegaskan bahwa Rodríguez, sebagai bagian dari rezim lama, tidak layak memimpin transisi demokrasi dan menyerukan pemilu bebas sebagai solusi utama. Analis internasional mencatat bahwa strategi AS saat ini lebih mirip “dekapitasi rezim” daripada perubahan rezim total, dengan harapan memanfaatkan faksi internal yang lebih moderat untuk menjaga stabilitas jangka pendek. Risiko utama adalah potensi konflik internal jika Rodríguez gagal menyatukan militer, milisi pro-pemerintah, dan elite ekonomi yang dikenal sebagai “boligarchs”.

Baca juga : Intervensi Unilateral AS di Venezuela: Antara Penegakan Hukum dan Kepentingan Sumber Daya

Secara akademis, kasus ini mengilustrasikan dinamika intervensionisme modern di Amerika Latin: campur tangan militer yang dibenarkan sebagai penegakan hukum, namun berpotensi melanggar prinsip kedaulatan negara dalam hukum internasional. Hukum humaniter dan Piagam PBB menekankan larangan penggunaan kekerasan kecuali dalam pembelaan diri atau dengan mandat Dewan Keamanan, yang dalam hal ini absen. Di tengah krisis ekonomi Venezuela yang berkepanjangan – ditandai hiperinflasi, migrasi massal, dan penurunan produksi minyak – transisi ini bisa menjadi peluang rekonstruksi, tetapi juga berisiko memicu kekerasan jika tuntutan eksternal dianggap sebagai neo-kolonialisme.

Hingga kini, Rodríguez terus menegaskan kemandirian Venezuela sambil membuka pintu dialog, sebuah tightrope walk yang akan menentukan arah masa depan negara kaya minyak tersebut. Pemantauan terhadap perkembangan hubungan Caracas-Washington akan krusial, terutama mengingat implikasinya terhadap stabilitas regional dan pasar energi global.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Intervensi Unilateral AS di Venezuela: Antara Penegakan Hukum dan Kepentingan Sumber Daya
Next: Rutinitas Kebersihan Koramil Jajaran Kodim 0728/Wonogiri: Membangun Disiplin dan Kepedulian Lingkungan

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.