Skip to content
23/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Intervensi Unilateral AS di Venezuela: Antara Penegakan Hukum dan Kepentingan Sumber Daya

Intervensi Unilateral AS di Venezuela: Antara Penegakan Hukum dan Kepentingan Sumber Daya

Jurnalis RI News Portal Posted on 10 bulan ago 3 minutes read
Antara Penegakan Hukum dan Kepentingan Sumber Daya
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta 7 Januari 2026 – Pada awal Januari 2026, operasi militer Amerika Serikat yang berhasil menangkap Presiden Venezuela Nicolás Maduro dan istrinya, Cilia Flores, telah mengguncang tatanan politik di Amerika Latin dan memicu perdebatan luas mengenai norma hukum internasional serta dinamika kekuasaan global. Operasi ini, yang melibatkan pasukan khusus dan dukungan udara intensif, tidak hanya mengakhiri kekuasaan Maduro yang telah berlangsung lebih dari satu dekade, tetapi juga membuka babak baru dalam kebijakan luar negeri AS yang lebih asertif di belahan bumi barat.

Dari perspektif geopolitik, tindakan ini dapat dilihat sebagai manifestasi dari doktrin Monroe yang direvitalisasi, di mana AS menegaskan dominasinya atas wilayah Amerika Latin untuk melindungi kepentingan nasionalnya. Meskipun dibenarkan sebagai upaya penegakan hukum terhadap tuduhan narco-terorisme yang telah lama diajukan terhadap Maduro, motivasi ekonomi—khususnya akses terhadap cadangan minyak Venezuela yang terbesar di dunia—tampak menjadi faktor utama. Pengumuman bahwa pemerintah sementara Venezuela akan menyerahkan 30 hingga 50 juta barel minyak kepada AS, dengan nilai potensial mencapai miliaran dolar, menunjukkan bahwa intervensi ini tidak sekadar operasi hukum, melainkan strategi untuk mengamankan sumber daya energi di tengah ketegangan global pasokan minyak.

Dampak ekonomi dari kejadian ini berpotensi signifikan, meskipun penuh tantangan. Venezuela, yang pernah menjadi produsen minyak utama, kini hanya menghasilkan sekitar satu juta barel per hari akibat sanksi, korupsi, dan kurangnya investasi. Rencana AS untuk melibatkan perusahaan minyak besar dalam rehabilitasi infrastruktur bisa meningkatkan produksi, menstabilkan harga minyak global, dan mengurangi ketergantungan AS pada impor dari wilayah lain. Namun, analis energi memperkirakan bahwa pemulihan penuh memerlukan investasi puluhan miliar dolar dan waktu bertahun-tahun, ditambah risiko instabilitas politik internal di Venezuela, di mana pemerintahan sementara Delcy Rodríguez masih menghadapi resistensi dari loyalis Maduro.

Baca juga : Transformasi Olahraga Nasional: Industri dan Pariwisata Olahraga sebagai Motor Ekonomi Baru

Secara lebih luas, intervensi ini telah memicu kekhawatiran tentang preseden ekspansionisme AS. Pernyataan yang menyiratkan kemungkinan tindakan serupa terhadap negara lain di kawasan, serta isu kedaulatan wilayah seperti Greenland, menandakan pergeseran menuju kebijakan luar negeri yang lebih unilateral. Hal ini berpotensi merusak hubungan dengan sekutu NATO dan mitra di Amerika Latin, serta mendorong polarisasi global di mana aktor seperti China dan Rusia mungkin meningkatkan pengaruhnya di wilayah tersebut.

Para pendukung pemerintah berkumpul untuk pawai perempuan guna menuntut kembalinya Presiden Venezuela Nicolas Maduro di Caracas, Venezuela, Selasa, 6 Januari 2026, tiga hari setelah pasukan AS menangkapnya dan istrinya. ( Foto dok RI News Portal )

Dalam konteks akademis, peristiwa ini mengundang refleksi mendalam tentang keseimbangan antara kepentingan keamanan nasional dan prinsip non-intervensi dalam hukum internasional. Sementara pendukung melihatnya sebagai langkah tegas melawan rezim otoriter yang terkait dengan kejahatan transnasional, kritikus menyoroti risiko eskalasi konflik regional dan erosi norma multilateral. Pada akhirnya, evolusi situasi di Venezuela akan menjadi ujian bagi stabilitas hemispheric dan arah kebijakan luar negeri AS di era pasca-Maduro.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Transformasi Olahraga Nasional: Industri dan Pariwisata Olahraga sebagai Motor Ekonomi Baru
Next: Transisi Kekuasaan di Venezuela: Pragmatisme Delcy Rodríguez di Tengah Tekanan AS

Related Stories

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa

Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa: Kosta Rika Berkiblat pada Model Keamanan El Salvador

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi

Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi: Cermin Tarik-Ulur Pengaruh Beijing dan Moskow atas Pyongyang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by