Skip to content
15/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Skandal Kerajaan: Bayang-Bayang Epstein Mengguncang Tahta Inggris

Skandal Kerajaan: Bayang-Bayang Epstein Mengguncang Tahta Inggris

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Bayang-Bayang Epstein Mengguncang Tahta Inggris
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. London — Gejolak yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah modern monarki Inggris, Andrew Mountbatten-Windsor, yang dulunya dikenal sebagai Pangeran Andrew, kembali menjadi pusat perhatian setelah penangkapannya baru-baru ini. Pada Kamis lalu, tepat di hari ulang tahunnya yang ke-66, polisi menyerbu kediamannya di kawasan Sandringham untuk menahannya selama hampir 11 jam. Tuduhan utamanya? Dugaan pelanggaran jabatan publik melalui pembagian informasi perdagangan rahasia kepada Jeffrey Epstein, mendiang miliarder yang divonis bersalah atas kejahatan seks.

Penggeledahan lanjutan pada Jumat di rumah lamanya, Royal Lodge dekat Istana Windsor, menandai babak baru dalam penyelidikan ini. Petugas dengan kendaraan tanpa tanda pengenal memasuki kawasan tersebut, dan operasi diperkirakan berlangsung berhari-hari. Sementara itu, Mountbatten-Windsor telah dibebaskan dengan status masih diselidiki oleh otoritas kepolisian wilayah Thames Valley. Ia terlihat lesu saat meninggalkan kantor polisi, sebuah gambar yang mencerminkan penurunan drastis dari posisinya sebagai anggota keluarga kerajaan.

Secara akademis, kasus ini menyoroti persinggungan antara kekuasaan kerajaan dan akuntabilitas hukum. Sebagai mantan utusan perdagangan Inggris, Mountbatten-Windsor diduga membocorkan laporan kunjungan resmi ke Asia Tenggara dan peluang investasi di Afghanistan melalui email yang baru-baru ini dirilis oleh otoritas Amerika Serikat. Ini bukan sekadar pelanggaran etika, melainkan potensi ancaman terhadap keamanan nasional, mengingat informasi tersebut bersifat rahasia. Ahli hukum pidana, Sean Caulfield dari sebuah firma hukum terkemuka, menekankan kesulitan membuktikan tuduhan semacam ini: “Pertama-tama, harus dibuktikan apakah posisinya benar-benar memenuhi definisi pejabat publik, yang tidak memiliki batasan jelas dalam hukum Inggris.”

Lebih jauh, pemerintah Inggris kini mempertimbangkan langkah radikal: mencoret nama Mountbatten-Windsor dari garis suksesi tahta. Meski sudah dicabut gelar dan kehormatannya oleh Raja Charles III pada akhir tahun lalu, ia masih berada di urutan kedelapan pewarisan. Perubahan ini memerlukan undang-undang baru, yang sebelumnya dianggap tidak prioritas oleh parlemen. Namun, James Murray, seorang pejabat tinggi keuangan kerajaan, menyatakan bahwa semua opsi sedang dievaluasi pasca-penyelidikan polisi. Secara historis, langkah serupa terakhir terjadi pada 1936 saat Raja Edward VIII turun tahta, yang juga melibatkan persetujuan dari negara-negara Persemakmuran seperti Kanada dan Australia.

Dari perspektif jurnalistik akademis, skandal ini bukan hanya tentang individu, melainkan ujian bagi institusi monarki itu sendiri. Hubungan Mountbatten-Windsor dengan Epstein, yang bunuh diri di penjara pada 2019, telah lama menjadi bahan tuduhan. Meski ia secara tegas membantah keterlibatan dalam kejahatan apa pun, dokumen-dokumen baru mengungkap pola interaksi yang mencurigakan. Penyelidikan paralel oleh kepolisian metropolitan London juga sedang menggali kemungkinan penggunaan bandara seperti Heathrow untuk perdagangan manusia, sambil meminta petugas perlindungan kerajaan untuk melaporkan pengamatan mereka.

Baca juga : Harapan di Tengah Lumpur: Pemerintah Padangsidimpuan Distribusikan Bantuan Hidup untuk Korban Banjir dan Longsor

Andrew Gilmore, seorang pakar hukum dari firma hukum independen, menjelaskan proses selanjutnya: “Jaksa akan menerapkan uji dua tahap—apakah bukti cukup untuk vonis bersalah dan apakah kasus ini sesuai kepentingan publik. Jika ya, maka pengadilan tak terhindarkan.” Kasus ini mengingatkan pada penangkapan Raja Charles I pada abad ke-17, yang berujung pada eksekusi dan krisis monarki. Kini, di era kontemporer, ini bisa menjadi katalisator perubahan struktural, mirip dengan dampak abdikasi Edward VIII atau tragedi kematian Putri Diana pada 1997.

Sementara Raja Charles III menyatakan bahwa “hukum harus berjalan,” keluarga korban seperti Amanda Roberts, ipar dari Virginia Giuffre yang bunuh diri tahun lalu, merasakan campuran antara kegembiraan dan kesedihan. Giuffre pernah menuduh Mountbatten-Windsor terlibat dalam eksploitasi seksualnya saat remaja, meski tuduhan itu terpisah dari penangkapan terkini. “Kami tidak bisa berbagi momen pembenaran ini dengannya,” ujar Roberts dengan emosional.

Akhirnya, skandal ini mengajukan pertanyaan mendalam: Apakah monarki Inggris masih relevan di abad ke-21, ketika transparansi dan akuntabilitas menjadi tuntutan utama masyarakat? Penyelidikan ini tidak hanya menentukan nasib satu orang, tapi juga integritas sebuah institusi berusia ratusan tahun.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Harapan di Tengah Lumpur: Pemerintah Padangsidimpuan Distribusikan Bantuan Hidup untuk Korban Banjir dan Longsor
Next: Bayang-Bayang Nuklir di Gurun: Saudi Arabia Merangkul Teknologi Pengayaan Uranium di Tengah Ketegangan Regional

Related Stories

IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Zona Euro
3 min read

Bayang-Bayang Perang Timur Tengah: IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Zona Euro Jadi 1,1% pada 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Strategi Berani Integrasi Tenaga Kerja di Tengah Krisis Demografi Eropa
3 min read

Amnesti Migran Spanyol 2026: Strategi Berani Integrasi Tenaga Kerja di Tengah Krisis Demografi Eropa

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Pembicaraan Langsung Israel-Lebanon di Tengah Bayang-Bayang Hizbullah dan Perang Regional
3 min read

Harapan Tipis di Washington: Pembicaraan Langsung Israel-Lebanon di Tengah Bayang-Bayang Hizbullah dan Perang Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bayang-Bayang Perang Timur Tengah: IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Zona Euro Jadi 1,1% pada 2026
  • Amnesti Migran Spanyol 2026: Strategi Berani Integrasi Tenaga Kerja di Tengah Krisis Demografi Eropa
  • Misteri Poster Pink di London: The Rolling Stones Kembali dengan Strategi Vinyl yang Cerdas
  • Krisis Senyap di Kutub Selatan: Penguin Kaisar dan Anjing Laut Antarktika Kini Terancam Punah
  • Harapan Tipis di Washington: Pembicaraan Langsung Israel-Lebanon di Tengah Bayang-Bayang Hizbullah dan Perang Regional
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.