RI News. Temanggung – Komandan Korem 072/Pamungkas, Kolonel Inf Teguh Wiratama, S.Sos., M.Han., melakukan pengecekan langsung hasil kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-128 Sengkuyung Tahap II Tahun 2026 usai menghadiri Upacara Penutupan di Lapangan Dusun Ngemplak, Desa Tleter, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, Kamis (21/5/2026).
Upacara penutupan yang mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri Dari Desa” dipimpin oleh Letkol Inf Hermawan Adi Nugroho, M.Han., selaku Dandim 0706/Temanggung. Sekitar 300 peserta dari unsur TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, hingga warga setempat turut hadir dalam momen tersebut.
Dalam amanat Pangdam IV/Diponegoro yang dibacakan Dandim, program TMMD ditekankan sebagai wujud kolaborasi nyata antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan pedesaan sekaligus meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tema tahun ini semakin mempertegas peran desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional yang berkelanjutan.

Berbagai infrastruktur fisik berhasil diselesaikan di Desa Tleter, antara lain betonisasi jalan sepanjang 694 meter dengan lebar 3 meter dan ketebalan 0,15 meter, pembangunan senderan atau talud dengan volume 22.332 meter kubik, serta pembuatan gorong-gorong sepanjang 5 meter. Selain itu, program ini juga menyentuh sasaran pendamping berupa rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik warga Bapak Tukidi dengan dukungan Baznas Kabupaten Temanggung.
Kegiatan nonfisik turut mengiringi program ini, meliputi penyuluhan wawasan kebangsaan, pencegahan stunting dan promosi hidup sehat, penanganan kenakalan remaja serta tertib berlalu lintas, bahaya narkoba, pernikahan dini, peningkatan kapasitas aparatur desa, donor darah, serta pelayanan kesehatan dan keluarga berencana.
Usai upacara, Kasrem 072/Pamungkas bersama Forkopimda dan tamu undangan menyerahkan simbolis bantuan RTLH sekaligus meninjau hasil pembangunan infrastruktur TMMD. Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh target fisik telah rampung sesuai rencana dan siap dimanfaatkan masyarakat secara optimal.
Baca juga : Identitas Bobo yang Terancam: Aksi Damai yang Diganggu Pencitraan Politik
Kolonel Inf Teguh Wiratama menyatakan bahwa pembangunan akses jalan yang lebih baik di Desa Tleter akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi warga. “Dengan terbukanya akses jalan yang lebih baik, mobilitas masyarakat menjadi lebih lancar sehingga dapat membantu mempercepat distribusi hasil pertanian dan meningkatkan roda perekonomian masyarakat desa. Selain itu, pembangunan ini juga mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan karena akses menuju lahan pertanian menjadi lebih mudah,” ungkapnya.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Temanggung drg. Nadia Muna, unsur Forkopimda Kabupaten Temanggung, para Danramil, Perwira Staf Kodim 0706/Temanggung, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perangkat desa dan warga Kecamatan Kaloran.
Keberhasilan TMMD Sengkuyung Tahap II ini menjadi contoh konkret bagaimana pendekatan gotong royong antara militer, pemerintah, dan masyarakat dapat menghasilkan pembangunan yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup di pedesaan.
Pewarta: Lee anno

