Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Identitas Bobo yang Terancam: Aksi Damai yang Diganggu Pencitraan Politik

Identitas Bobo yang Terancam: Aksi Damai yang Diganggu Pencitraan Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 3 minutes read
Identitas Bobo yang Terancam
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Tidore , 21 Mei 2026 — Aksi damai yang digelar masyarakat Bobo pada 18 Mei 2026 di depan Kantor Kelurahan Bobo bukan sekadar unjuk rasa biasa. Ia merupakan ekspresi keresahan mendalam atas upaya penghilangan identitas kolektif yang telah berlangsung selama puluhan tahun.

Masyarakat setempat menolak narasi sepihak yang kerap disebarkan oknum tertentu, yaitu bahwa warga Bobo adalah “orang Papua yang hidup di Tidore”. Narasi ini, menurut mereka, tidak hanya cacat secara historis, tetapi juga berpotensi memicu konflik sosial dan politik yang lebih luas. Identitas masyarakat, kata para demonstran, tidak boleh dijadikan komoditas politik sesaat atau alat untuk membangun romantisme kekuasaan masa lalu antara Tidore dan Papua.

Dalam aksi yang berlangsung tertib tersebut, warga mengajukan sejumlah pertanyaan mendasar yang hingga kini belum mendapat jawaban ilmiah maupun adat yang memadai: Di mana jejak marga Papua yang seharusnya melekat pada masyarakat Bobo? Tradisi khas Papua apa yang masih hidup dalam kehidupan sehari-hari mereka? Siapa leluhur Papua yang dimaksud, kapan mereka datang, dan dari wilayah mana di Papua?

“Pertanyaan ini bukan penolakan terhadap Papua sebagai bagian dari NKRI. Kami hanya menolak jika identitas kami dipelintir demi kepentingan politik yang tidak pernah kami sepakati,” tegas salah seorang perwakilan masyarakat yang hadir.

Lebih jauh lagi, jika klaim asal-usul Papua tersebut dianggap benar, maka secara moral Kesultanan Tidore juga harus bertanggung jawab atas berbagai dampak sosial dan material yang dialami masyarakat Bobo sejak 1967 hingga saat ini. Masyarakat menilai tidak adil jika mereka diposisikan sebagai objek ejekan dan stigma hanya untuk memenuhi narasi sejarah tertentu.

Tuntutan utama aksi ini sederhana namun prinsipial: penyampaian sejarah yang jujur dan bertanggung jawab, agar generasi mendatang tidak mewarisi kebohongan yang berpotensi merusak kerukunan.

Sayangnya, momen damai tersebut justru terganggu oleh kehadiran Wali Kota Tidore yang datang tanpa undangan dari masyarakat. Alih-alih menjadi penengah yang membawa solusi, kehadiran kepala daerah itu dinilai banyak pihak sebagai upaya pencitraan politik di tengah isu sensitif identitas.

Baca juga : Anak TK Belajar Persahabatan dengan Polisi: Outing Class Edukatif di Mapolsek Jatisrono

Masyarakat sejak awal hanya mengharapkan kehadiran Sultan Tidore dan Polresta Tidore sebagai pihak yang memiliki legitimasi adat dan kewenangan keamanan. Namun yang muncul justru Wali Kota, yang diibaratkan sebagian warga sebagai “Jailangkung politik” — hadir saat perhatian publik mengarah ke Bobo, tetapi tidak menyentuh substansi permasalahan.

Pakar sejarah lokal yang enggan disebut namanya mengatakan bahwa intervensi pejabat eksekutif dalam urusan identitas adat yang rumit sering kali kontraproduktif. “Ini bukan panggung pencitraan. Ini soal harkat dan martabat sebuah komunitas yang merasa identitasnya sedang dihapus secara perlahan,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Wali Kota Tidore maupun pihak Kesultanan mengenai substansi tuntutan masyarakat Bobo. Sementara itu, ketegangan identitas ini menjadi pengingat bahwa keamanan dan kerukunan di Tidore maupun Papua tidak akan lahir dari manipulasi sejarah, melainkan dari keberanian menghadapi fakta sejarah secara jujur.

Masyarakat Bobo hanya ingin diakui sebagai bagian sah dari narasi sejarah Tidore, tanpa harus menjadi korban ambisi politik sesaat yang berulang kali melukai harga diri mereka.

Pewarta: Raden Karim

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Anak TK Belajar Persahabatan dengan Polisi: Outing Class Edukatif di Mapolsek Jatisrono
Next: Sinergi TNI-Masyarakat Wujudkan Desa Maju: Kasrem 072/Pamungkas Tinjau Langsung Keberhasilan TMMD di Temanggung

Related Stories

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 22 jam ago 0
Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan

Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan: Mengurai Potensi Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Jatipurwo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by