RI News. Lampung Barat – Ratusan peserta karnaval dari berbagai elemen masyarakat dan pelajar memadati kawasan Masjid Besar Baiturrahim di Komplek Pemerintahan Daerah Kabupaten Lampung Barat, Rabu (17/6/2026). Mereka menggelar Karnaval Budaya Islam sebagai bentuk penyambutan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah yang penuh makna.
Kegiatan tahunan ini secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Barat, Nukman, didampingi perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah. Karnaval menampilkan beragam atraksi seni dan budaya bernuansa Islami yang menggabungkan kreativitas lokal dengan nilai-nilai keagamaan.
Lebih dari sekadar hiburan, karnaval ini berfungsi sebagai sarana syiar keagamaan sekaligus pelestarian tradisi yang telah mengakar kuat di masyarakat Lampung Barat. Acara tersebut berhasil menyatukan partisipasi lintas generasi, dari pelajar hingga tokoh masyarakat, dalam satu rangkaian penampilan yang sarat makna.

Nukman menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan tradisi semacam ini. Menurutnya, karnaval bukan hanya menjadi wahana dakwah, tetapi juga mampu menggerakkan potensi ekonomi masyarakat serta meningkatkan kreativitas seni budaya lokal.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilestarikan karena tidak hanya menjadi sarana syiar Islam, tetapi juga mampu menggerakkan potensi ekonomi masyarakat serta meningkatkan kreativitas seni dan budaya lokal,” ujar Nukman.
Ia menambahkan bahwa Karnaval Budaya Islam memiliki nilai strategis dalam memperkuat kebersamaan sosial dan menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya serta ajaran Islam. Nukman juga mengajak seluruh masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan identitas budaya yang menjadi ciri khas Kabupaten Lampung Barat.
Dalam kesempatan tersebut, Nukman mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental agar dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk di tahun baru Hijriah. Ia juga menyoroti aspek kebersihan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung.
Baca juga : Menuju Revolusi Perlindungan Sosial: Digitalisasi Perlinsos Bakal Segera Menjangkau Seluruh Indonesia
“Mari membiasakan membuang sampah pada tempatnya. Jangan sampai setelah kegiatan selesai meninggalkan sampah yang mengganggu kenyamanan. Lingkungan yang bersih akan membuat setiap kegiatan terasa lebih nyaman dan menyenangkan,” pesan Nukman.
Kepada para peserta karnaval, ia berpesan agar senantiasa menjaga disiplin, tertib, dan kerapian barisan. “Tunjukkan Lampung Barat yang beradab dan bermartabat,” pungkasnya.
Karnaval Budaya Islam di Lampung Barat ini menjadi contoh nyata bagaimana tradisi lokal dapat menjadi medium efektif dalam memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus mendukung pembangunan karakter masyarakat yang harmonis.
Pewarta : Atalinsyah
Tagline : #KarnavalBudayaIslam, #TahunBaruHijriah1448, #LampungBarat, #SekdaNukman, #TradisiIslami, #SyiarIslam, #PelestarianBudaya, #MasyarakatHarmonis,

