Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Selat Hormuz yang “Dikendalikan”: Batasan Kapal dan Biaya Tinggi Iran Pasca-Gencatan Senjata dengan AS

Selat Hormuz yang “Dikendalikan”: Batasan Kapal dan Biaya Tinggi Iran Pasca-Gencatan Senjata dengan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Batasan Kapal dan Biaya Tinggi Iran Pasca-Gencatan Senjata dengan AS
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Pasca-pengumuman gencatan senjata dua pekan antara Amerika Serikat dan Iran, Selat Hormuz yang menjadi arteri vital pasokan energi dunia ternyata tidak sepenuhnya terbuka lebar. Iran dilaporkan berencana membatasi lalu lintas kapal melintasi selat tersebut hanya sekitar 12 unit per hari, dengan tuntutan biaya transit yang bisa mencapai hingga 2 juta dolar AS (sekitar Rp34,2 miliar) per kapal tanker raksasa.

Pembatasan ini muncul meski Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi telah mengumumkan pembukaan kembali selat tersebut menyusul kesepakatan gencatan senjata yang diumumkan Presiden Donald Trump pada Rabu (8/4) malam. Selat Hormuz sendiri selama ini menjadi jalur pengangkutan sekitar 20 persen pasokan minyak, produk petroleum, dan gas alam cair (LNG) global, sehingga setiap pembatasan langsung berdampak pada stabilitas harga energi internasional.

Menurut sumber yang dekat dengan para pemilik kapal dari berbagai negara, negosiasi sedang berlangsung dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) untuk memperoleh izin melintas. Kapal-kapal yang akhirnya diizinkan disebutkan harus mengikuti jalur khusus yang telah ditentukan serta memenuhi persyaratan izin yang ketat, termasuk koordinasi langsung dengan pihak berwenang Iran.

Langkah ini mencerminkan upaya Iran mempertahankan pengaruh strategisnya atas selat tersebut, bahkan dalam kerangka gencatan senjata sementara. Sebelum konflik memanas, lalu lintas harian di Selat Hormuz biasanya mencapai lebih dari 100 kapal, termasuk tanker minyak yang mengangkut jutaan barel crude oil setiap harinya. Pembatasan drastis ke level belasan kapal per hari berpotensi memperpanjang gangguan rantai pasok energi global, meski gencatan senjata telah dicapai.

Para analis maritim menilai bahwa pendekatan ini bukan sekadar langkah keamanan pasca-konflik, melainkan juga instrumen diplomasi ekonomi. Biaya transit yang tinggi dan persyaratan koordinasi dengan IRGC dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi Iran sekaligus alat tekanan dalam negosiasi jangka panjang dengan Washington dan mitra internasional lainnya.

Dampaknya sudah terasa di pasar global. Harga minyak sempat mengalami fluktuasi tajam sejak penutupan efektif selat beberapa waktu lalu, dan kini ketidakpastian pembukaan penuh terus membebani pemulihan ekonomi pasca-gencatan senjata. Negara-negara importir besar seperti China, India, Jepang, dan Eropa yang sangat bergantung pada jalur ini kini menghadapi dilema antara memenuhi tuntutan transit atau mencari rute alternatif yang jauh lebih mahal dan memakan waktu.

Baca juga : Tanah Adat Papua di Ambang Bahaya: MRP Dorong Perdasus Larang Jual Beli Lahan untuk Jaga Masa Depan Generasi

Sementara itu, kesepakatan gencatan senjata dua pekan yang dimediasi melalui jalur diplomatik termasuk Pakistan diharapkan menjadi jembatan menuju perundingan yang lebih komprehensif. Namun, dengan adanya pembatasan operasional di Selat Hormuz, banyak pihak mempertanyakan sejauh mana komitmen kedua belah pihak untuk memulihkan stabilitas kawasan sepenuhnya.

Para pengamat hubungan internasional menekankan bahwa Selat Hormuz bukan hanya soal perdagangan energi, melainkan juga simbol kedaulatan dan keseimbangan kekuatan di Timur Tengah. Bagaimana Iran mengelola lalu lintas kapal ke depan akan sangat menentukan apakah gencatan senjata ini menjadi titik balik menuju perdamaian berkelanjutan atau hanya jeda sementara di tengah ketegangan yang belum tuntas.

Situasi ini terus dipantau ketat oleh komunitas internasional, termasuk organisasi pelayaran global dan negara-negara konsumen energi, yang berharap agar pembatasan tidak berlarut-larut dan selat dapat kembali berfungsi sebagai jalur bebas yang aman bagi perdagangan dunia.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tanah Adat Papua di Ambang Bahaya: MRP Dorong Perdasus Larang Jual Beli Lahan untuk Jaga Masa Depan Generasi
Next: Perang Iran Menggerus “Pivot ke Asia”: AS Kembali Tersandung di Timur Tengah di Tengah Ancaman China atas Taiwan

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by