RI News. Kulon Progo – Upaya konkret peningkatan kualitas kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui Program TMMD Reguler ke-128 Tahun Anggaran 2026 di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. Kali ini, bantuan pembangunan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) atau jamban sehat menjadi fokus utama bagi lima kepala keluarga yang selama ini kesulitan mengakses sanitasi yang layak.
Salah seorang penerima bantuan, Eka Purwanto, warga Padukuhan Kwarakan, mengaku sangat bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah melalui program TNI ini.
“Selama ini kami belum memiliki Jamban/MCK yang layak. Alhamdulillah mendapat bantuan dari pemerintah melalui program TMMD Reguler ini,” tutur Eka Purwanto. Ia menambahkan, “Terima kasih Pak TNI, kami diberi bantuan pembuatan MCK/Jamban. Bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Semoga pengerjaan berjalan lancar dan dengan adanya MCK yang bagus di rumah kami, nantinya dapat memberi kenyamanan dalam aktivitas keluarga kami sehari-hari dan terhindar dari penyakit.”

Menurut Babinsa Sidorejo, Sertu Pardi, pembangunan MCK di rumah Eka Purwanto sudah memasuki tahap penyelesaian dinding. Pada Selasa (5/5/2026), pemasangan herbel sebagai dinding telah rampung. Pengerjaan selanjutnya meliputi pemlesteran dinding, pemasangan rangka atap, closet, buis penghancur, serta buis sepiteng.
Bati Bakti TNI Kodim 0731/Kulon Progo, Pelda Yuli Haryo Saputro, menjelaskan bahwa pemberian bantuan MCK ini merupakan bagian dari sasaran fisik Program TMMD Reguler ke-128 di Kalurahan Sidorejo.
“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan menciptakan lingkungan yang sehat,” tegas Pelda Yuli.
Total lima warga menerima bantuan serupa, yaitu Rismadi (Padukuhan Senden), Eka Purwanto (Padukuhan Kwarakan), Wakiyem (Padukuhan Senden), Poniman (Padukuhan Gerjen), dan Sumijem (Padukuhan Jurug).
Baca juga : Tim Kesehatan Kodim 0731/Kulon Progo Siaga Penuh Sebulan di TMMD ke-128
Pembangunan MCK layak diharapkan tidak hanya meningkatkan kenyamanan hidup sehari-hari, tetapi juga menjadi langkah preventif menekan penyebaran penyakit yang bersumber dari sanitasi buruk, seperti diare, typhoid, dan infeksi saluran kemih. Program seperti TMMD yang menggabungkan pendekatan gotong royong dan bantuan langsung ini menjadi contoh nyata sinergi TNI dengan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan sehat di pedesaan.
Dengan progres yang berjalan lancar, kelima unit MCK diharapkan segera dapat dimanfaatkan oleh penerima manfaat, membawa dampak positif jangka panjang bagi kesehatan keluarga di Sidorejo.
Pewarta: Lee Anno


