Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Pukulan Hukum bagi Ambisi Proteksionis: Mahkamah Agung AS Batasi Kekuasaan Ekonomi Darurat Trump

Pukulan Hukum bagi Ambisi Proteksionis: Mahkamah Agung AS Batasi Kekuasaan Ekonomi Darurat Trump

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 3 minutes read
Mahkamah Agung AS Batasi Kekuasaan Ekonomi Darurat Trump
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington — Keputusan yang mengguncang fondasi kebijakan perdagangan internasional, Mahkamah Agung Amerika Serikat baru-baru ini membatalkan wewenang Presiden Donald Trump untuk menerapkan tarif global melalui Undang-Undang Kekuasaan Ekonomi Darurat Internasional (IEEPA). Putusan ini, yang diambil dengan suara mayoritas 6-3 pada Jumat lalu, tidak hanya merusak strategi ekonomi Trump tetapi juga memicu perdebatan mendalam tentang batas-batas kekuasaan eksekutif dalam menghadapi ancaman global yang dirasakan.

Menurut Menteri Keuangan AS Scott Bessent, keputusan ini merupakan “kekalahan bagi rakyat Amerika” karena menghapuskan pengaruh instan yang dimiliki presiden melalui IEEPA. Bessent menekankan bahwa tanpa alat ini, warga AS menghadapi kemunduran signifikan dalam melindungi kepentingan ekonomi nasional dari persaingan tidak adil di pasar global. Pernyataannya ini mencerminkan kekhawatiran di kalangan pendukung kebijakan proteksionis, yang melihat IEEPA sebagai instrumen vital untuk menanggapi isu seperti dumping barang impor atau ancaman keamanan ekonomi dari negara-negara saingan.

Latar belakang putusan ini berakar pada tantangan hukum terhadap serangkaian tarif yang diberlakukan Trump sejak awal masa jabatannya yang kedua. IEEPA, yang disahkan pada 1977, awalnya dirancang untuk memberi presiden fleksibilitas dalam menangani krisis ekonomi internasional, seperti sanksi terhadap negara musuh atau pembatasan perdagangan darurat. Namun, pengadilan tertinggi AS menyimpulkan bahwa penerapan tarif secara luas oleh Trump melampaui batas undang-undang tersebut, karena tidak didasarkan pada bukti darurat yang cukup kuat. Hakim mayoritas berargumen bahwa ekspansi wewenang eksekutif semacam ini berpotensi mengikis peran Kongres dalam mengatur perdagangan, sebagaimana diamanatkan oleh Konstitusi AS.

Reaksi Trump terhadap putusan ini tajam dan langsung. Ia menyebutnya “sangat mengecewakan” serta menuduh lembaga yudikatif telah dipengaruhi oleh kepentingan asing yang bertujuan melemahkan posisi AS di panggung dunia. Meski demikian, Trump menegaskan bahwa tarif-tarif berbasis keamanan nasional lainnya tetap berlaku penuh, dan putusan ini hanya secara spesifik membatasi penggunaan IEEPA. Pernyataan ini menandakan bahwa pemerintahan Trump mungkin akan mencari jalur alternatif, seperti undang-undang keamanan nasional lain atau negosiasi bilateral, untuk mempertahankan agenda perdagangan agresifnya.

Baca juga : Gelombang Kesepakatan Dagang dan Pengawasan Pasar: Sorotan Ekonomi yang Mendefinisikan Awal 2026

Dari perspektif akademis, keputusan ini menyoroti ketegangan abadi antara cabang eksekutif dan yudikatif dalam sistem pemerintahan AS. Para ahli hukum konstitusional menilai bahwa putusan ini memperkuat prinsip pemisahan kekuasaan, mencegah presiden dari penyalahgunaan wewenang darurat untuk kebijakan rutin. Namun, kritikus berpendapat bahwa di era globalisasi yang cepat, pembatasan semacam ini bisa menghambat respons cepat terhadap ancaman ekonomi, seperti perang dagang dengan mitra besar atau disrupsi rantai pasok akibat konflik geopolitik. Analisis ekonomi lebih lanjut menunjukkan potensi dampak jangka pendek: pembatalan tarif bisa menurunkan biaya impor bagi konsumen AS, tetapi juga berisiko mengurangi leverage negosiasi Trump dalam perundingan internasional.

Secara keseluruhan, putusan ini bukan hanya pukulan pribadi bagi Trump, tetapi juga sinyal pergeseran dalam dinamika kekuasaan domestik yang bisa memengaruhi kebijakan luar negeri AS ke depan. Saat dunia menghadapi ketidakpastian ekonomi pasca-pandemi dan ketegangan geopolitik, pertanyaan besar tetap: apakah batasan ini akan memperkuat demokrasi atau justru melemahkan daya saing nasional?

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Gelombang Kesepakatan Dagang dan Pengawasan Pasar: Sorotan Ekonomi yang Mendefinisikan Awal 2026
Next: Ledakan Petasan Ilegal: Alarm Bahaya Kimia di Tengah Masyarakat Jawa Tengah

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by