RI News. Jakarta, 6 Juli 2026 — Presiden RI Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong hari ini menggelar pertemuan tahunan yang dipandang sebagai langkah strategis memperdalam kolaborasi bilateral, dengan agenda penandatanganan 26 kesepakatan penting antarkedua negara.
Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan bahwa pertemuan tersebut akan menjadi momentum bersejarah. “Pertemuan tahunan Presiden RI dan PM Singapura, juga akan ada 26 kesepakatan/MoU nanti ditandatangani,” kata Teddy Indra Wijaya dari Jakarta pada Senin.
PM Lawrence Wong telah tiba di Indonesia pada Minggu (5/7) malam dan disambut langsung oleh Menteri Luar Negeri RI Sugiono beserta jajaran Kabinet Merah Putih. Pertemuan dengan Presiden Prabowo dijadwalkan berlangsung pada siang hari ini.

Salah satu sorotan utama adalah penguatan kerja sama di bidang lingkungan hidup dan kolaborasi perdagangan karbon. Sebelumnya, pada 29 Juni 2026, Indonesia dan Singapura telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) Perlindungan Lingkungan Hidup yang ditandatangani oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) RI Moh Jumhur Hidayat dan Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup Singapura Grace Fu di Jakarta.
MoU tersebut berfungsi sebagai payung hukum bagi berbagai inisiatif konkret, mulai dari ekonomi sirkular, pengelolaan limbah, pengendalian polusi lintas batas, hingga mitigasi perubahan iklim. Kedua negara sepakat tidak hanya berhenti pada komitmen formal, melainkan mendorong implementasi nyata melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih adaptif terhadap era ekonomi rendah karbon.
“Fokus kami adalah membangun ketahanan lingkungan jangka panjang,” ujar sumber di lingkungan pemerintah yang menekankan pentingnya transfer teknologi dan inovasi bersama. Rencananya, Indonesia dan Singapura akan rutin menggelar pertukaran tenaga teknis, meluncurkan penelitian bersama, serta membangun proyek percontohan ramah lingkungan yang dapat direplikasi di kawasan.
Baca juga : Michael Olise Sang Penyihir Umpan Prancis, Dekati Rekor Assist Pele di Piala Dunia 2026
Kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperkuat hubungan diplomatik kedua negara tetangga, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi agenda keberlanjutan regional di tengah tantangan perubahan iklim global. Para pengamat menilai penandatanganan 26 MoU ini sebagai bukti komitmen konkret kedua pemimpin dalam menerjemahkan visi bersama menjadi aksi yang terukur.
Tagline: #PrabowoWong, #KerjaSamaLingkungan, #MoUIndonesiaSingapura, #EkonomiHijau, #PerubahanIklim, #DiplomasiRegional,

