Skip to content
26/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Petugas ICE di Bandara: “Bantuan” yang Mengundang Kontroversi di Tengah Krisis Shutdown

Petugas ICE di Bandara: “Bantuan” yang Mengundang Kontroversi di Tengah Krisis Shutdown

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Petugas ICE di Bandara
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington – Di tengah kekacauan antrean panjang di bandara-bandara Amerika Serikat akibat pemadaman pemerintahan parsial, ratusan petugas Immigration and Customs Enforcement (ICE) dikerahkan untuk membantu mengurai kemacetan. Namun langkah ini justru memicu perdebatan sengit: apakah kehadiran mereka benar-benar meringankan beban, atau malah menambah ketegangan baru bagi para penumpang?

Berbeda dengan penempatan petugas keamanan biasa, ICE bukanlah lembaga yang terlatih dalam keselamatan penerbangan. Mereka lebih dikenal sebagai garda terdepan penegakan hukum imigrasi yang kontroversial di era Presiden Donald Trump. Pakar industri penerbangan menilai, meski bisa membantu tugas ringan seperti mengawasi jalur keluar, petugas ICE tidak mungkin menggantikan peran inti Transportation Security Administration (TSA) dalam memeriksa bagasi dan melakukan pemeriksaan fisik.

Keith Jeffries, mantan kepala keamanan TSA di Bandara Internasional Los Angeles, menegaskan keterbatasan itu dengan tegas. “Mereka tidak memiliki pelatihan berbulan-bulan seperti petugas TSA. Mengoperasikan mesin X-ray atau pat-down bukanlah sesuatu yang bisa dipelajari dalam sekejap,” ujarnya. Menurut Jeffries, satu-satunya kontribusi realistis adalah membantu mengatur kerumunan, bukan menjadi pengganti sejati.

Zach Griff, pengamat perjalanan udara, menyambut potensi bantuan tersebut dengan catatan besar. “Saya agak optimis mereka bisa membantu, tapi ini jelas bukan solusi permanen,” katanya. Griff menambahkan bahwa pemeriksaan bagasi merupakan inti pekerjaan TSA yang membutuhkan keahlian khusus, sehingga integrasi ICE hanya bersifat sementara dan terbatas.

Di sisi lain, kehadiran petugas ICE yang biasanya bersenjata dan sering menggunakan masker saat bertugas justru dikhawatirkan memicu ketidaknyamanan publik. Trump sendiri sempat menyebut bandara sebagai “wilayah subur” untuk operasi imigrasi, meski kemudian menegaskan bahwa tugas mereka kali ini murni membantu mengurai antrean. Ia juga meminta petugas ICE melepas masker saat bertugas di bandara, berbeda dengan saat menangkap “kriminal berat”.

Kritik paling keras datang dari kubu Demokrat. Pemimpin Minoritas Senat Chuck Schumer menyatakan, “Di mana pun ICE muncul, masalah selalu ikut muncul. Bandara kemungkinan besar tidak akan menjadi pengecualian.” Demokrat menolak mendanai Departemen Keamanan Dalam Negeri sebelum ada jaminan bahwa petugas ICE tidak menggunakan masker dan tidak ditempatkan di bandara.

Baca juga : Tragedi Putumayo: Pesawat Hercules Jatuh Setelah Lepas Landas, Satu Nyawa Melayang dan 77 Tentara Terluka

Para analis menekankan bahwa penempatan ICE hanyalah tambal sulam sementara. Solusi sejati, menurut Jeffries, adalah mengakhiri kebuntuan politik di Kongres agar Departemen Keamanan Dalam Negeri kembali mendapatkan dana penuh. “Tidak ada pengganti yang sesungguhnya. Bahkan ICE sendiri pun menyadari hal itu,” pungkasnya.

Hingga kini, antrean panjang masih terjadi di sejumlah bandara besar, sementara kehadiran ICE terus menjadi sorotan: apakah mereka akan membawa ketenangan, atau justru menjadi sumber keributan baru di tengah suasana perjalanan yang sudah tegang. Situasi ini menjadi pengingat betapa rapuhnya sistem keamanan penerbangan ketika politik memasuki wilayah operasional.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Putumayo: Pesawat Hercules Jatuh Setelah Lepas Landas, Satu Nyawa Melayang dan 77 Tentara Terluka
Next: Feradi WPI Semarang Sambut Hari Spesial Ketua Umumnya yang ke-44

Related Stories

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude

Pusaran Ekstrem Terjang Departemen Aude: Puluhan Luka-Luka dan Ratusan Bangunan Rusak di Prancis Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln

AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln: Kapal Induk Baru Bergerak ke Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  • Paradigma Baru Pencegahan Karhutla: Penguatan Kapasitas Sosio-Edukologis dan Transformasi Operasional Polri
  • Dinamika Restrukturisasi Kelembagaan Polri: Rekonfigurasi Manajerial dan Rotasi Strategis Kepemimpinan di Wilayah Hukum Polres Wonogiri
  • Kegagalan Eksfiltrasi Kejahatan Lintas Wilayah: Sinergi Vigilansi Komunitas dan Efektivitas Respons Penegakan Hukum Terpadu
  • Menguji Asas Lex Specialis: Impunitas Kekuasaan dan Degradasi Hukum Adat dalam Polemik Pemberhentian Pejabat Finua Kaimer di Kota Tual
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by