Skip to content
19/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Petani Tembakau dan Cengkeh Berteriak Minta Perlindungan: Penyeragaman Kemasan Rokok Mengancam Nyawa Ekonomi Daerah

Petani Tembakau dan Cengkeh Berteriak Minta Perlindungan: Penyeragaman Kemasan Rokok Mengancam Nyawa Ekonomi Daerah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Petani Tembakau dan Cengkeh Berteriak Minta Perlindungan
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Ribuan petani tembakau dan cengkeh mendesak pemerintah untuk melindungi mata pencaharian mereka dari rancangan aturan penyeragaman kemasan rokok yang tengah digodok Kementerian Kesehatan. Mereka menilai draft Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tersebut mengabaikan realitas sosial-ekonomi di tingkat hulu yang bergantung sepenuhnya pada ekosistem pertembakauan.

Ketua Dewan Pengurus Nasional Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (DPN APTI), Agus Parmuji, secara tegas meminta agar seluruh substansi RPMK dikaji ulang. Menurutnya, upaya penyeragaman kemasan yang tercantum dalam pasal-pasal rancangan tersebut justru mempersulit keberlangsungan hidup petani.

“Tolong dikaji ulang seluruh RPMK ini,” ujar Agus di Jakarta, Kamis.

Agus menyayangkan bahwa penyusunan aturan tersebut tidak mempertimbangkan kondisi riil di lapangan. Tembakau, khususnya di Provinsi Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Nusa Tenggara Barat, telah terbukti menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan. Komoditas ini mampu memberikan Nilai Tukar Petani (NTP) yang lebih kompetitif dibandingkan tanaman lain.

“Saat ini petani sedang memasuki masa tanam. Di musim kemarau seperti sekarang, hanya tembakau yang bisa diandalkan sebagai penopang ekonomi keluarga,” tambahnya.

Senada dengan itu, Sekretaris Jenderal Asosiasi Petani Cengkeh Indonesia (APCI), I Ketut Budhyman, menyatakan penolakan keras terhadap substansi penyeragaman kemasan dalam RPMK. Ia menyoroti bahwa aturan ini mengesampingkan nasib sekitar 1,5 juta petani cengkeh yang tersebar di sepuluh provinsi di Indonesia.

“Memaksakan aturan seketat ini, pasti yang terdampak di hulu adalah petani tembakau dan petani cengkeh,” tegas Budhyman.

Budhyman menjelaskan bahwa 97 persen produksi cengkeh nasional diserap sepenuhnya oleh industri hasil tembakau, khususnya kretek. Indonesia sebagai salah satu produsen cengkeh terbesar di dunia, dengan 97-98 persen hasil panen digunakan untuk produk tembakau khas Indonesia, dinilai tidak mendapat perlindungan yang memadai.

Baca juga : Reset Hubungan Kanada-India: Era Baru di Tengah Ketegangan Global

Ia juga mengkritik pendekatan benchmarking yang digunakan Kemenkes. Menurut Budhyman, acuan yang diambil berasal dari negara-negara yang bukan produsen tembakau dan cengkeh, sehingga perbandingannya tidak sesuai (not apple to apple) dengan kondisi Indonesia yang memiliki ekosistem pertembakauan sangat kuat dan telah menjadi bagian integral dari kehidupan masyarakat.

“Rancangan aturan ini tidak berkaitan dengan ekosistem tembakau dalam negeri dan Industri Hasil Tembakau. Pemerintah seharusnya melindungi petani sebagai ujung tombak perekonomian daerah,” pungkas Budhyman.

Desakan dari kedua asosiasi ini muncul di tengah kekhawatiran meluas bahwa penyeragaman kemasan rokok berpotensi menekan permintaan produk tembakau dalam negeri, yang pada akhirnya akan berdampak langsung pada pendapatan jutaan petani di daerah penghasil utama. Para petani berharap pemerintah dapat menyeimbangkan kebijakan kesehatan dengan keberlanjutan ekonomi nasional, khususnya di sektor pertanian yang selama ini menjadi penyangga ribuan desa di Indonesia.

Pewarta: Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Reset Hubungan Kanada-India: Era Baru di Tengah Ketegangan Global
Next: Tebar Daging Kurban LDII Ngaliyan: Memperkuat Solidaritas Sosial Jelang Idul Adha

Related Stories

Prabowo Tekankan Kehadiran Nyata di Tengah Masyarakat

TNI-Polri Anak Kandung Rakyat: Prabowo Tekankan Kehadiran Nyata di Tengah Masyarakat

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Prabowo Bidik Percepatan Revolusi Tebu

Prabowo Bidik Percepatan Revolusi Tebu: Dua Tahun Selesai Peremajaan Lahan yang Terbengkalai 12 Tahun

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela

Tonggak Sejarah Energi Indonesia: Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking Proyek LNG Abadi Masela

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Residivis Sabu Ditangkap di Depan Indomaret, Satresnarkoba Padangsidimpuan Gencar Buru Jaringan Narkoba
  • Tei Ela Tinu: Ritual Sakral Manggarai yang Menyatukan Generasi di Tengah Arus Modernisasi
  • Membangun Cinta Tanah Air dari Rumah: Semangat PKK Bambankerep di Lomba Simulasi PKBN Antar-RW
  • Menuju Generasi Digital yang Bijak: Kalteng Terapkan Pengaturan Ketat Gawai di Lingkungan Sekolah
  • Polisi Sragen Jadi Ujung Tombak Eliminasi TBC: 208 Bhabinkamtibmas Diterjunkan ke Desa Buru Penularan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.