RI News. Malang, 18 Juli 2026 — Presiden Prabowo Subianto menegaskan kembali peran fundamental Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) sebagai bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat Indonesia. Dalam acara Panen Raya TNI di Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Presiden menekankan bahwa kehadiran kedua institusi ini di tengah masyarakat bukan sekadar simbol, melainkan wujud nyata komitmen dalam membangun ketahanan nasional yang holistik.
Menurut Presiden Prabowo, TNI dan Polri bukan hanya penjaga pertahanan dan keamanan negara, melainkan “anak kandung rakyat” yang harus selalu hadir di tengah-tengah masyarakat. Pernyataan ini disampaikan saat memimpin panen raya yang menunjukkan kontribusi langsung kedua lembaga dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Polri sebelumnya telah sukses melaksanakan panen raya jagung pada Mei 2026, sementara TNI melakukan panen raya untuk tanaman tebu, padi, dan kedelai.
“ Ini menunjukkan bahwa TNI dan Polri tidak hanya merupakan penjaga pertahanan dan keamanan negara. Tapi, TNI dan Polri adalah bagian yang tidak bisa dipisahkan dari rakyat Indonesia,” ujar Prabowo. Ia menambahkan bahwa TNI dan Polri harus selalu bersama rakyat, di tengah-tengah rakyat, dalam setiap aspek kehidupan sehari-hari.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyoroti tanggung jawab kolektif seluruh komponen bangsa untuk bersatu menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. “Kesulitan rakyat adalah kesulitan TNI dan Polri. Selama ada rakyat yang hidupnya susah, itu adalah kewajiban semua komponen untuk bersatu, bahu-membahu, membuat langkah-langkah yang besar, langkah-langkah yang nyata untuk mengatasi kesulitan-kesulitan rakyat itu,” tegasnya.
Pandangan Prabowo ini menggarisbawahi filosofi pertahanan yang berbasis masyarakat. Menurutnya, kekuatan pertahanan Indonesia yang sesungguhnya terletak pada rakyat yang kuat dan sejahtera. “Pertahanan terbaik adalah rakyat yang kuat dan sejahtera. Seluruh rakyat akan membela bangsa ini. Makanya dari sekarang TNI dan Polri di tengah-tengah rakyat,” pungkas Presiden.
Baca juga: Badung Wujudkan Ruang Publik Inovatif dari Aset Hibah KPK Rp26 Miliar
Acara panen raya tersebut tidak hanya menjadi simbol partisipasi militer dan kepolisian dalam sektor pertanian, tetapi juga merefleksikan strategi pemerintahan saat ini yang mengintegrasikan aspek keamanan, pertahanan, dan kesejahteraan masyarakat dalam satu kerangka pembangunan nasional yang inklusif. Pendekatan ini diharapkan dapat memperkuat kohesi sosial sekaligus meningkatkan ketahanan pangan di tengah berbagai dinamika global yang penuh ketidakpastian.
Pewarta: Muhamad Riansa
Tagline: #PrabowoSubianto, #TNI, #Polri, #KetahananPangan, #AnakKandungRakyat, #PanenRayaTNI, #PertahananRakyat, #PersatuanNasional,

