Skip to content
23/10/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Penyitaan Aset Jimmy Lai dan Ujian Kebebasan Pers di Hong Kong

Penyitaan Aset Jimmy Lai dan Ujian Kebebasan Pers di Hong Kong

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Penyitaan Aset Jimmy Lai dan Ujian Kebebasan Pers di Hong Kong
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Hong-Kong – Upaya pemerintah Hong Kong untuk menyita aset bernilai lebih dari 127 juta dolar Hong Kong dari Jimmy Lai menandai babak baru dalam dinamika penegakan hukum berbasis keamanan nasional di wilayah tersebut. Langkah ini tidak hanya menjadi persoalan hukum semata, tetapi juga memunculkan perdebatan yang lebih luas mengenai batas antara kepentingan negara dan perlindungan kebebasan sipil, khususnya kebebasan pers.

Dokumen pengadilan terbaru menunjukkan bahwa otoritas berupaya mengambil alih dana yang tersimpan dalam sejumlah rekening bank serta kepemilikan saham dalam berbagai perusahaan yang dikaitkan dengan Lai. Aset tersebut mencakup kepemilikan di Next Digital—perusahaan induk dari surat kabar Apple Daily—yang sebelumnya dikenal sebagai salah satu media paling vokal dalam mengkritik pemerintah pusat di Beijing.

Secara yuridis, dasar tindakan ini bertumpu pada rezim hukum keamanan nasional yang diberlakukan setelah gelombang ketegangan politik di Hong Kong dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah berargumen bahwa setiap aset yang memiliki keterkaitan dengan tindak pidana terhadap keamanan negara, baik sebagai alat maupun hasil, dapat disita demi mencegah penggunaan lebih lanjut yang berpotensi merugikan stabilitas nasional.

Namun demikian, pendekatan tersebut tidak lepas dari kritik. Sejumlah pengamat hukum menilai bahwa perluasan interpretasi terhadap “aset terkait kejahatan” berpotensi menimbulkan ketidakpastian hukum, terutama ketika keterkaitan antara aset dan tindak pidana tidak dijelaskan secara rinci dalam dokumen resmi. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai standar pembuktian dan prinsip due process dalam sistem peradilan Hong Kong yang sebelumnya dikenal mengadopsi tradisi hukum common law.

Di sisi lain, vonis terhadap Lai—yang dijatuhi hukuman 20 tahun penjara atas tuduhan bersekongkol dengan pihak asing dan penerbitan materi yang dianggap menghasut—dipandang sebagai preseden penting dalam penerapan hukum keamanan nasional. Pemerintah menegaskan bahwa perkara ini murni terkait dengan pelanggaran hukum, bukan aktivitas jurnalistik. Namun, kritik dari komunitas internasional dan kelompok advokasi kebebasan pers menyiratkan kekhawatiran bahwa batas antara aktivitas jurnalistik dan tindakan kriminal menjadi semakin kabur.

Dari perspektif ekonomi-politik, penyitaan aset dalam skala besar juga membawa implikasi terhadap iklim investasi dan kepercayaan publik. Langkah tersebut dapat dipersepsikan sebagai bentuk penegasan kontrol negara terhadap sumber daya ekonomi yang dianggap berpotensi mengganggu stabilitas politik. Namun, di sisi lain, hal ini juga berpotensi menimbulkan kekhawatiran di kalangan pelaku usaha mengenai keamanan kepemilikan aset dalam situasi politik yang sensitif.

Baca juga : Tragedi Tabrakan Truk di Depan Masjid At-Taqwa Giham Sukamaju: Warga yang Sedang Salurkan Dana Pembangunan Masjid Tewas di Tempat

Kasus ini pada akhirnya mencerminkan transformasi lanskap hukum dan politik Hong Kong pasca penerapan kebijakan keamanan nasional. Ketegangan antara kepentingan negara dan kebebasan individu menjadi isu sentral yang terus mengemuka. Sidang lanjutan yang dijadwalkan pada bulan Juli diperkirakan akan menjadi momentum penting untuk menguji sejauh mana prinsip-prinsip keadilan, transparansi, dan akuntabilitas dapat dipertahankan dalam sistem hukum yang sedang mengalami perubahan mendasar.

Dengan demikian, perkara penyitaan aset terhadap Jimmy Lai bukan sekadar kasus hukum individual, melainkan representasi dari pergeseran paradigma tata kelola hukum dan kebebasan sipil di Hong Kong dalam konteks geopolitik yang semakin kompleks.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Tabrakan Truk di Depan Masjid At-Taqwa Giham Sukamaju: Warga yang Sedang Salurkan Dana Pembangunan Masjid Tewas di Tempat
Next: Kontroversi Mendalam di Balik Dakwaan Federal: Apakah SPLC Menciptakan Ekstremisme yang Dinyatakan Diperanginya?

Related Stories

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Indonesia Kawal UNESCO80 Roadmap Lewat Transparansi dan Penguatan Kantor Lapangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa

Dari Benteng Tanpa Tentara ke Penjara Raksasa: Kosta Rika Berkiblat pada Model Keamanan El Salvador

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi

Jembatan Sungai Yalu Baru Akhirnya Beroperasi: Cermin Tarik-Ulur Pengaruh Beijing dan Moskow atas Pyongyang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Pompa Air Sekolah Diduga Bocor Arus Listrik, Siswa Kelas V SD di Padangsidimpuan Tewas
  2. Zulfian andesta mengenai Regenerasi Kepemimpinan di Polda Jateng: 13 Posisi Strategis Berganti, Semangat “Polisi Bersama Masyarakat” Jadi Pegangan
  3. Tukino/T.gaul mengenai Menjaga Mahkota Lumbung Pangan: Ngawi Kebut Sertifikasi Benih Padi Unggul Lokal yang Tembus 12 Ton per Hektare
  4. Warudi mengenai Gubernur Papua Pilih “Mendayung Bersama”: Tiga Transformasi Disiapkan untuk Selamatkan Fiskal Daerah yang Menyusut
  5. Yudha Purnama mengenai Ombudsman RI Petakan Kesehatan Mata Generasi Muda dari Seleksi Poltek Imipas

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Napas Sehat di Tengah Kabut Asap: GTI Bagikan Masker Gratis di Jantung Kota Manado
  • Dua Tahun Prabowo-Gibran: Fondasi Kelembagaan HAM Menguat, Ujian Sesungguhnya Ada di Lapangan
  • Hujan Buatan Jadi Andalan: Pemerintah Siasati Defisit Air Bendungan Jawa di Tengah Kemarau Ekstrem
  • Kapolres Melawi Minta Maaf, Janjikan Proses Hukum Transparan atas Dugaan Penganiayaan oleh Oknum Anggota
  • Dari Ladang Kerangan, Polisi Ikut Menuai 2 Ton Jagung Hibrida untuk Menjaga Lumbung Pangan Melawi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by