Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Penyesuaian Strategi Fiskal: Penarikan Dana Pemerintah dan Implikasinya terhadap Stimulus Ekonomi

Penyesuaian Strategi Fiskal: Penarikan Dana Pemerintah dan Implikasinya terhadap Stimulus Ekonomi

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 2 min read
Penarikan Dana Pemerintah dan Implikasinya terhadap Stimulus Ekonomi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 2 Januari 2026 – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa penarikan dana sebesar Rp75 triliun dari sistem perbankan tidak akan mengganggu stabilitas likuiditas nasional. Dana tersebut, yang merupakan bagian dari total Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang sebelumnya ditempatkan di bank-bank negara dan daerah, akan dialihkan untuk mendanai belanja rutin kementerian dan lembaga serta program pemerintah pusat maupun daerah.

Dalam wawancara singkat usai seremoni pembukaan perdagangan bursa tahun 2026 di Jakarta pada Jumat pagi, Purbaya menjelaskan mekanisme alih dana tersebut sebagai langkah strategis untuk mengoptimalkan stimulus fiskal. “Dana ditarik dari simpanan di bank, tetapi segera dibelanjakan kembali ke dalam perekonomian. Proses ini tidak mengurangi jumlah uang yang beredar, melainkan mengubah bentuknya dari simpanan pemerintah menjadi pengeluaran langsung yang lebih produktif,” ujarnya.

Menurut Purbaya, pendekatan ini justru berpotensi menghasilkan efek pengganda (multiplier effect) yang lebih kuat. Belanja pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah, diharapkan dapat mendorong aktivitas ekonomi riil, seperti konsumsi rumah tangga, investasi infrastruktur, dan penyerapan tenaga kerja. Saat ini, sisa dana yang tetap ditempatkan di perbankan mencapai Rp201 triliun, yang diharapkan terus mendukung penyaluran kredit ke sektor produktif.

Langkah ini muncul sebagai respons terhadap evaluasi kebijakan penempatan dana SAL sepanjang 2025, yang ternyata belum memberikan dampak optimal pada pertumbuhan kredit. Data menunjukkan pertumbuhan kredit perbankan hanya mencapai 7,36 persen secara tahunan pada Oktober 2025, di bawah ekspektasi awal. Purbaya mengakui adanya ketidaksinkronan sementara antara kebijakan fiskal dan moneter, yang kini telah diperbaiki melalui koordinasi intensif dengan otoritas moneter.

“Dalam beberapa minggu terakhir, dukungan kebijakan telah selaras, sehingga likuiditas perekonomian semakin longgar. Hal ini menjadi fondasi bagi akselerasi pertumbuhan pada tahun ini,” tambahnya. Purbaya menyatakan optimisme bahwa penyesuaian ini akan berkontribusi pada pencapaian target pertumbuhan ekonomi yang lebih ambisius, dengan fokus pada transmisi stimulus yang lebih langsung ke sektor riil.

Baca juga : Desa Tanggulangin, Wonogiri Gelar Koordinasi dan Pelatihan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana sekaligus Penyerahan Fasilitas Relawan

Dari perspektif akademis, kebijakan ini mencerminkan pendekatan counter-cyclical fiskal yang adaptif. Alih-alih mengandalkan sepenuhnya pada injeksi likuiditas melalui perbankan—yang rentan terhadap intermediation gap—pemerintah memilih kanal belanja langsung untuk meminimalkan leakage dan memaksimalkan dampak pengganda. Namun, keberhasilan jangka panjang bergantung pada monitoring ketat terhadap inflasi dan defisit anggaran, serta kelanjutan sinkronisasi makroekonomi antarlembaga.

Penyesuaian ini diharapkan menjadi katalis bagi pemulihan yang lebih inklusif, terutama di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Desa Tanggulangin, Wonogiri Gelar Koordinasi dan Pelatihan Kesiapsiagaan Tanggap Bencana sekaligus Penyerahan Fasilitas Relawan
Next: Ketahanan Neraca Perdagangan Indonesia di Tengah Gejolak Ekonomi Global: Peran Strategis Ekspor Nonmigas dan Perdagangan Berjangka Komoditi

Related Stories

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa
2 min read

Patriotisme Daerah sebagai Pilar Utama Kekuatan Bangsa: Presiden Prabowo Tekankan Komitmen Pimpinan DPRD di Magelang

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang
3 min read

Mafia Pangan di Balik Garis Pantai Panjang: Mentan Amran Desak Pengusutan Akar Penyelundupan Bawang dan Cabai Ilegal di Pontianak

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan
2 min read

Indonesia Bidik Talenta Global: Kolaborasi Pendidikan Tinggi dengan AS Dorong Lonjakan Inovasi Semikonduktor dan Kesehatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.