Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Pemantauan Nuklir Iran Mulai Pulih: IAEA Dorong Akses Penuh ke Situs Rusak Pasca-Serangan Juni

Pemantauan Nuklir Iran Mulai Pulih: IAEA Dorong Akses Penuh ke Situs Rusak Pasca-Serangan Juni

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 4 minutes read
IAEA Dorong Akses Penuh ke Situs Rusak Pasca-Serangan Juni
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Wina, 20 November 2025 – Direktur Jenderal Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA), Rafael Grossi, menyatakan bahwa inspektur organisasi tersebut telah memulai kembali pemantauan di beberapa fasilitas nuklir Iran yang lolos dari kerusakan akibat serangan militer Israel dan Amerika Serikat pada Juni lalu. Pernyataan ini disampaikan Grossi usai rapat Dewan Gubernur IAEA di Wina, di mana ia menekankan urgensi keterlibatan lebih lanjut untuk memastikan kepatuhan penuh terhadap Perjanjian Non-Proliferasi Nuklir (NPT).

Dalam pidato pembukaannya, Grossi mengungkapkan bahwa lebih dari selusin inspeksi telah dilakukan sejak tim IAEA kembali ke Teheran. “Kami telah berkomunikasi secara rutin dengan pihak Iran dan mendesak fasilitasi akses ke lokasi-lokasi yang rusak, termasuk yang menyimpan uranium pengayaan rendah serta tinggi, guna mengevaluasi status terkini,” ujarnya. Grossi menambahkan bahwa pemulihan inspeksi penuh harus selaras dengan ketentuan Perjanjian Pengamanan Komprehensif, meskipun tantangan keamanan masih menghambat akses ke situs-situs utama.

Serangan pada Juni, yang menargetkan fasilitas nuklir kunci Iran, memicu ketegangan internasional dan menimbulkan tuduhan pelanggaran hukum internasional, termasuk NPT serta Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa. Respons Iran saat itu adalah penangguhan kerjasama dengan IAEA atas dasar kekhawatiran keamanan, diikuti pengesahan undang-undang parlemen yang membatasi akses inspektur asing. Teheran juga mengkritik IAEA atas dugaan bias, di mana badan tersebut dianggap gagal mengutuk serangan tersebut sambil justru menyoroti dugaan pelanggaran kewajiban non-proliferasi Iran.

Upaya diplomasi sempat membuahkan kesepakatan pada 9 September di Kairo, di mana Grossi dan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menandatangani kerangka prosedur inspeksi pasca-serangan. Dokumen itu mencakup notifikasi dan implementasi pengamanan, yang diharapkan memulihkan verifikasi stok uranium. Namun, kesepakatan tersebut dinyatakan batal oleh Iran setelah negara-negara Eropa penerus perjanjian nuklir 2015 mengaktifkan mekanisme “snapback”, yang memulihkan sanksi PBB terhadap Teheran. Mekanisme ini, yang berlaku hingga Oktober 2025, dipicu atas alasan ketidakpatuhan Iran terhadap pembatasan pengayaan uranium.

Meski demikian, Teheran baru-baru ini menunjukkan tanda-tanda kelonggaran. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Esmaeil Baqaei menyatakan awal bulan ini bahwa inspektur IAEA telah diizinkan mengunjungi sejumlah lokasi, termasuk Reaktor Riset Teheran. “Selama kami tetap menjadi anggota NPT, komitmen kami terhadap inspeksi yang sah akan dipatuhi,” tegas Baqaei, meskipun menekankan bahwa akses terbatas pada fasilitas tidak terdampak.

Dari perspektif akademis, pemulihan inspeksi ini menandai babak krusial dalam dinamika verifikasi nuklir di Timur Tengah. Para pakar seperti Dr. Elena Vasquez dari Institut Studi Strategis Internasional di Madrid menilai bahwa kembalinya inspektur IAEA, meski parsial, dapat meredam kekhawatiran proliferasi senjata nuklir. “Ini bukan hanya soal stok uranium, tapi juga membangun kepercayaan antarpihak. Snapback sanksi telah menciptakan siklus eskalasi, di mana Iran merasa hak bertahan dirinya terancam, sementara Barat khawatir atas transparansi,” jelas Vasquez dalam wawancara eksklusif dengan tim redaksi.

Baca juga : Rencana Perdamaian Ukraina ala Trump: Pengakuan Internasional atas Krimea dan Donbas, Tanpa Paksaan bagi Kiev

Penelitian terbaru dari Journal of Nuclear Diplomacy menyoroti bahwa serangan Juni telah menggeser paradigma NPT, di mana negara-negara seperti Iran semakin mengandalkan “langkah-langkah protektif” untuk melindungi aset nuklir sipilnya. Studi tersebut, yang menganalisis data verifikasi IAEA hingga 2024, memproyeksikan bahwa tanpa akses penuh, stok uranium pengayaan tinggi Iran—yang dilaporkan mencapai level mendekati ambang senjata—bisa memicu resolusi Dewan Gubernur yang lebih tegas. “Keterlibatan lebih besar diperlukan untuk menghindari skenario terburuk: penarikan Iran dari NPT, yang akan merusak rezim non-proliferasi global,” tambah Vasquez.

Sementara itu, Grossi menolak gagasan resolusi baru yang bisa memperburuk kerjasama, dengan alasan hal itu “tidak logis”. Ia menegaskan bahwa IAEA tetap netral, fokus pada verifikasi faktual daripada politik. Di sisi lain, laporan rahasia IAEA yang bocor akhir pekan lalu menunjukkan bahwa stok uranium Iran masih utuh, meski verifikasi mendesak diperlukan untuk konfirmasi akhir.

Pemantauan IAEA di Iran kini menjadi ujian bagi diplomasi nuklir pasca-Juni. Dengan rapat Dewan Gubernur berlangsung hingga Jumat, harapan muncul bahwa dialog Teheran-Wina akan menghasilkan jalan tengah. Bagi komunitas internasional, keberhasilan inspeksi penuh bukan hanya soal pencegahan proliferasi, tapi juga pemulihan norma hukum yang terganggu oleh konflik regional. Seperti ditegaskan Grossi, “Pekerjaan ini harus dilakukan, demi keamanan bersama.”

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Rencana Perdamaian Ukraina ala Trump: Pengakuan Internasional atas Krimea dan Donbas, Tanpa Paksaan bagi Kiev
Next: Polda Jawa Tengah Tempatkan AKBP B di Ruang Khusus 20 Hari terkait Dugaan Pelanggaran Etik Berat

Related Stories

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa

Klaim Kecurangan Petro Ditolak Uni Eropa: Integritas Pemilu Kolombia Diuji di Tengah Ketegangan Politik

Jurnalis RI News Portal Posted on 18 jam ago 0
Malam Berdarah di Ukraina

Malam Berdarah di Ukraina: Eskalasi Serangan Rusia Menguji Ketahanan Sipil di Tengah Kekurangan Pertahanan

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Rapuhnya Gencatan Senjata

Rapuhnya Gencatan Senjata: Serangan Drone Israel Kembali Menghantam Lebanon di Tengah Upaya Diplomasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 19 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Siap Kawal Arus Mobilitas Tinggi: Polda Jateng Matangkan Operasi Patuh Candi 2026 dengan Pendekatan Humanis
  • Sindikat Suap Imigrasi Terbongkar: KPK Tangkap Belasan Orang Termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakbar
  • Empat Prajurit TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara atas Penganiayaan Berencana terhadap Aktivis KontraS
  • INACA Dorong Pajak Nol Persen Spare Part Pesawat: Langkah Strategis Pulihkan Efisiensi dan Konektivitas Nasional
  • KSP Intensif Awasi 17 Program Prioritas Nasional: 81 Verifikasi Lapangan Dilakukan dalam Lima Bulan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.