Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Pasca Banjir di Desa Lemeu: Keluhan Warga atas Penyaluran Bantuan yang Dianggap Tidak Adil

Pasca Banjir di Desa Lemeu: Keluhan Warga atas Penyaluran Bantuan yang Dianggap Tidak Adil

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Keluhan Warga atas Penyaluran Bantuan yang Dianggap Tidak Adil
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Bengkulu – Beberapa hari setelah banjir besar melanda wilayah Kabupaten Lebong, Bengkulu, pada awal April 2026, masyarakat Desa Lemeu, Kecamatan Uram Jaya, masih bergulat dengan dampak kerusakan rumah dan harta benda mereka. Namun, yang lebih memprihatinkan adalah munculnya keluhan keras terkait penyaluran bantuan pasca-bencana yang dinilai minim, tidak tepat sasaran, serta kurang transparan.

Dua warga setempat, berinisial SN dan MK, menyampaikan protes mereka atas proses pendataan dan distribusi bantuan korban banjir. Menurut mereka, penyaluran tersebut tidak dilakukan secara seksama dan masih terasa aroma politik lama yang memengaruhi prioritas penerima.

“Kita secara pribadi tidak keberatan tidak mendapat bantuan meskipun rumah kami dan isinya tergolong parah terendam banjir kemarin. Tapi mengapa bantuan justru banyak mengalir ke daerah seberang jembatan, pemukiman dekat rumah kepala desa yang secara kasat mata lebih tinggi dan tidak separah deretan rumah kami?” ujar SN dengan nada kesal, seperti dikutip dari pernyataan mereka.

Keluhan serupa juga disampaikan MK yang menilai pendataan korban banjir dilakukan secara tidak cermat, sehingga menimbulkan kesan diskriminatif dan jauh dari prinsip keadilan.

Sorotan terhadap persoalan ini semakin tajam setelah mendapat perhatian dari Dr. Mirzon Daheri, M.A.Pd., seorang tokoh pemuda asal Uram Jaya yang juga berprofesi sebagai akademisi. Beliau menjabat sebagai Ketua Program Studi PPG sekaligus dosen di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Rejang Lebong, Curup.

“Miris melihat saudara-saudara kita di Desa Lemeu hanya menjadi penonton atas ketidakadilan yang ditunjukkan oleh pemimpin mereka, yaitu kepala desa beserta jajarannya,” ungkap Mirzon Daheri.

Ia menekankan pentingnya pemimpin desa dan daerah untuk kembali pada komitmen dasar sebagai pelayan rakyat. Menurutnya, sumpah jabatan yang diucapkan di atas Al-Qur’an Karim seharusnya menjadi pengingat kuat untuk memprioritaskan kepentingan masyarakat luas di atas kepentingan pribadi, keluarga, atau golongan.

“Kita berharap para pemangku kebijakan hadir membawa harapan kesejahteraan di tengah masyarakat, memastikan rasa aman, nyaman, serta terwujudnya azas keadilan bagi seluruh warga tanpa terkecuali,” tambahnya.

Baca juga : Bantaran Kali Mati di Jakpus Bertransformasi: Dari Sarang Miras dan Kejahatan Menjadi Ruang Hijau Produktif

Mirzon Daheri juga menyayangkan jika setiap kebijakan pasca-bencana masih dibayangi praktik lama yang penuh noda, seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme. Ia mengingatkan bahwa penanggulangan bencana, termasuk penyaluran bantuan, harus mengacu pada Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana. Undang-undang tersebut menegaskan bahwa upaya penanggulangan harus dilakukan secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh, baik pada tahap pra-bencana, tanggap darurat, maupun pasca-bencana.

Sebagai dosen yang berdarah asli Rejang Lebong, khususnya dari wilayah Uram Jaya dan Kerinci, Mirzon Daheri berharap musibah banjir ini tidak hanya menjadi ujian alam, tetapi juga momentum untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan desa yang lebih akuntabel dan berkeadilan.

Hingga berita ini disusun, Kepala Desa Lemeu yang akrab disapa Abing belum memberikan respons atas upaya konfirmasi yang dilakukan melalui pesan singkat. Pria yang kerap tampil dengan penampilan khas rambut gondrong dan berkacamata hitam ini juga tidak menyampaikan klarifikasi terkait tudingan warga.

Iklan C.I.A Official

Banjir yang melanda Desa Lemeu dan beberapa wilayah lain di Kecamatan Uram Jaya pada awal April lalu disebabkan hujan deras yang memicu luapan Sungai Uram. Ratusan rumah terendam, dengan tingkat kerusakan yang cukup signifikan di beberapa titik pemukiman dekat sungai.

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi seluruh pemangku kepentingan di tingkat desa hingga kabupaten untuk memastikan bahwa bantuan pasca-bencana benar-benar sampai kepada yang berhak, tanpa intervensi kepentingan yang menyimpang. Kehadiran pemerintah yang responsif dan berkeadilan bukan hanya kewajiban hukum, tetapi juga wujud nyata pengabdian kepada masyarakat yang tengah berduka.

Pewarta: Firdaus

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bantaran Kali Mati di Jakpus Bertransformasi: Dari Sarang Miras dan Kejahatan Menjadi Ruang Hijau Produktif
Next: Bus Gratis untuk Persembahyangan: Inisiatif Bupati Jembrana yang Menggabungkan Bhakti dan Kesejahteraan Warga

Related Stories

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 jam ago 0
Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan

Revitalisasi Swakelola Irigasi Pedesaan: Mengurai Potensi Ketahanan Pangan Berkelanjutan di Desa Jatipurwo

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by