Skip to content
15/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Paru-paru Hijau Batangtoru di Ujung Tanduk: Degradasi Ekosistem Mengancam Kehidupan Manusia dan Satwa Langka

Paru-paru Hijau Batangtoru di Ujung Tanduk: Degradasi Ekosistem Mengancam Kehidupan Manusia dan Satwa Langka

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 min read
Paru-paru Hijau Batangtoru di Ujung Tanduk
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Tapanuli Selatan, 1 Maret 2026 – Bentang alam Batangtoru di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, yang selama ini dikenal sebagai salah satu kawasan hutan paling berharga di pulau Sumatera, kini berada pada kondisi kritis. Hutan primer yang menjadi penyangga ekosistem regional terus menyusut akibat tekanan aktivitas ekstraktif, termasuk pertambangan emas, pembangunan pembangkit listrik tenaga air (PLTA), serta ekspansi perkebunan kelapa sawit. Ditambah maraknya alih fungsi lahan dan penebangan liar, degradasi ini tidak hanya merusak daratan, tetapi juga merembet ke sistem hidrologi, menjadikan Sungai Batangtoru yang dulu jernih kini berubah menjadi alur air yang keruh, penuh sedimen, dan tercemar.

Pantauan terkini menunjukkan hilangnya vegetasi hutan di wilayah penyangga secara signifikan. Penurunan tutupan hijau ini menyebabkan kapasitas tanah menyerap air hujan menurun tajam. Saat musim hujan intens, debit sungai melonjak membawa lumpur, sisa kayu, dan sampah organik, sementara di musim kemarau, aliran air menjadi dangkal dan berlumpur pekat. Fenomena ini memperburuk risiko banjir bandang dan erosi, yang baru-baru ini kembali mengancam infrastruktur vital masyarakat setempat.

“Kondisi Batangtoru saat ini sangat memprihatinkan. Dulu kawasan ini dikenal dengan kelestarian hutan dan Sungai Batangtoru yang seperti cermin alam, kini telah banyak berubah. Hutan hilang, sungai kumuh, dan ancaman bencana ekologi terus mengintai masyarakat,” ujar Hendra Hasibuan, Ketua DPW Sarekat Hijau Indonesia (SHI) Sumatera Utara, yang juga aktif sebagai Koordinator Jaringan Advokasi Masyarakat Marjinal (JAMM).

Ekosistem hutan Batangtoru bukan sekadar lanskap alam, melainkan sumber kehidupan bagi ribuan penduduk dari hulu hingga hilir. Kawasan ini juga merupakan habitat unik bagi dua satwa endemik yang terancam punah: Orangutan Tapanuli (Pongo tapanuliensis) dan Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae). Populasi orangutan Tapanuli, yang jumlahnya kurang dari 800 individu di alam liar, semakin terdesak oleh fragmentasi habitat akibat pembukaan lahan dan gangguan ekologis.

Sepanjang aliran sungai, tumpukan sampah pasca-banjir bandang masih berserakan di tepian, diperparah oleh pembuangan limbah dari aktivitas pengolahan pertambangan emas di sekitar wilayah tersebut. Kontaminasi ini menciptakan kontras menyedihkan dengan keindahan masa lalu sungai yang pernah menjadi sumber air bersih dan keanekaragaman hayati. Hilangnya pepohonan riparian mempercepat proses erosi tebing, mengancam pemukiman warga, lahan pertanian, dan infrastruktur penting.

Baca juga : Buka Puasa Bersama Santri TPA: LDII Ngaliyan Perkuat Pembinaan Karakter di Tengah Ramadan

Salah satu kekhawatiran terbesar saat ini adalah kondisi Jembatan Trikora, akses utama yang menghubungkan mobilitas ekonomi, pendidikan, dan sosial masyarakat di kawasan tersebut. Dampak erosi pasca-hujan deras baru-baru ini telah menggerus bantaran sungai, membuat penopang jembatan rentan roboh. “Yang paling dikhawatirkan adalah Jembatan Trikora terancam putus akibat erosi berkelanjutan. Jika hujan lebat kembali datang, sungai bisa membesar dan mengikis lebih dalam, berpotensi menghancurkan struktur jembatan,” tambah Hendra Hasibuan.

Masyarakat setempat mendesak pemerintah daerah dan instansi terkait segera melakukan peninjauan lapangan, penguatan tebing dengan bronjong atau krib, serta normalisasi sungai sebelum musim hujan intens berikutnya tiba. Jembatan ini bukan hanya infrastruktur biasa, melainkan simbol sejarah dan satu-satunya jalur vital bagi kehidupan sehari-hari warga di Kabupaten Tapanuli Selatan.

Hingga kini, belum ada tanggapan resmi dari pihak perusahaan pertambangan emas yang beroperasi di wilayah Batangtoru terkait isu pencemaran dan kontribusi terhadap degradasi ekosistem.

Pewarta: Adi Tanjoeng

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Buka Puasa Bersama Santri TPA: LDII Ngaliyan Perkuat Pembinaan Karakter di Tengah Ramadan
Next: Satpol PP Padang Gelar Razia Malam: Tempat Hiburan yang Nekat Beroperasi Ditegur Keras di Awal Ramadan

Related Stories

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Kepastian Hukum Lahan KITB Batang untuk Percepat Investasi Strategis Nasional
2 min read

Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Kepastian Hukum Lahan KITB Batang untuk Percepat Investasi Strategis Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
DPRK Subulussalam Gulirkan Hak Angket Usut Defisit
3 min read

Potret Ironi di Tanoh Metuah: DPRK Subulussalam Gulirkan Hak Angket Usut Defisit, Sementara Anggaran Pokir Melonjak Fantastis

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Menuju Eliminasi TBC dalam Tiga Tahun
2 min read

Menuju Eliminasi TBC dalam Tiga Tahun: Kolaborasi Lintas Sektor dan Keterbukaan Data Jadi Kunci Utama

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Gubernur Ahmad Luthfi Dorong Kepastian Hukum Lahan KITB Batang untuk Percepat Investasi Strategis Nasional
  • Potret Ironi di Tanoh Metuah: DPRK Subulussalam Gulirkan Hak Angket Usut Defisit, Sementara Anggaran Pokir Melonjak Fantastis
  • Menuju Eliminasi TBC dalam Tiga Tahun: Kolaborasi Lintas Sektor dan Keterbukaan Data Jadi Kunci Utama
  • SBY Ingatkan TNI-Polri: Tetap Netral, Jadi Milik Seluruh Rakyat, dan Jangan Terseret Politik Praktis
  • Dialog Damai di Rumah Dinas Bupati Putuskan Aksi Unjuk Rasa Ratusan Nakes Honorer Pesisir Selatan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.