RI News. Karanganyar, 18 Juli 2026 — Panglima Kodam IV/Diponegoro, Mayjen TNI Achiruddin, memimpin langsung panen raya padi di hamparan sawah Desa Gaum, Kecamatan Tasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan Panen Raya Serentak Bersama TNI yang digelar secara nasional di 43 daerah untuk mempercepat swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan Indonesia.
Kedatangan Pangdam disambut hangat oleh Bupati Karanganyar Rober Christanto beserta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat, termasuk Danrem 074/Warastratama Kolonel Inf M. Arry Yudistira, Dandim 0727/Karanganyar Letkol Kav Dhanang Prasetyo Kurniawan, serta Kapolres Karanganyar AKBP Arman Sahti. Rangkaian acara diawali dengan penyerahan bantuan satu unit combine harvester berukuran besar kepada kelompok tani lokal. Bantuan alat mesin pertanian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi proses panen, meminimalkan penyusutan hasil panen, serta mendorong percepatan modernisasi di sektor pertanian.
Selanjutnya, Pangdam Achiruddin bersama Bupati Rober Christanto melakukan uji coba panen menggunakan combine harvester di lahan persawahan Desa Gaum. Penggunaan teknologi panen modern ini dinilai mampu mempercepat proses pemanenan sekaligus mengurangi ketergantungan pada tenaga kerja manual di musim panen raya.

Dalam kesempatan tersebut, Mayjen TNI Achiruddin menegaskan komitmen TNI mendukung program pemerintah mewujudkan swasembada pangan nasional. “Ketahanan pangan merupakan bagian krusial dari ketahanan negara, sehingga memerlukan sinergi lintas elemen bangsa mulai dari pemerintah, TNI, hingga masyarakat petani,” ujarnya.
“Panen raya ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dalam meningkatkan produksi pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional,” tambah Pangdam.
Usai panen lapangan, Pangdam, Bupati, serta seluruh Forkopimda mengikuti secara virtual Panen Raya Nasional yang dipimpin langsung Presiden RI Prabowo Subianto dari Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Panen serentak ini melibatkan tiga matra TNI: TNI Angkatan Darat mendampingi panen padi di 31 lokasi, TNI Angkatan Udara mendampingi panen tebu di delapan lokasi, dan TNI Angkatan Laut mendampingi panen kedelai di empat lokasi.
Baca juga: Guru Menulis Bangkit: Peluncuran Tiga Buku Inspiratif dan Gerakan Antikorupsi di Klaten
Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya menekankan bahwa ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab satu kementerian, melainkan gerakan nasional yang melibatkan seluruh komponen bangsa. “Ketahanan pangan bukan hanya urusan Kementerian Pertanian, tetapi merupakan gerakan nasional yang melibatkan seluruh kekuatan bangsa,” tegas Presiden.
Sementara itu, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menjelaskan bahwa Panen Raya Terintegrasi ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden untuk memperkuat ketahanan pangan melalui pendampingan komoditas strategis oleh masing-masing matra TNI.
Bupati Karanganyar Rober Christanto menyambut positif kolaborasi ini. Menurutnya, pemanfaatan alsintan modern akan meningkatkan produktivitas sekaligus menekan biaya operasional petani. “Pertanian merupakan sektor strategis yang harus terus diperkuat. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami optimistis Karanganyar dapat terus berkontribusi dalam mendukung swasembada pangan nasional,” kata Rober.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum penguatan kerjasama antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung kesejahteraan petani serta mewujudkan kedaulatan pangan Indonesia yang lebih mandiri.
Pewarta: Naomi JUstine Nevada
Tagline: #SwasembadaPangan, #PanenRayaSerentak, #TNIUntukPetani, #KetahananPanganNasional, #ModernisasiPertanian, #KodamIVDiponegoro,

