RI News. Klaten, 18 Juli 2026 — Pusat Pelatihan Guru Menulis Klaten (PPGMK) sukses menggelar peluncuran sekaligus bedah tiga judul buku karya para pendidik di Inspektorat Klaten, Kamis (15/7/2026). Kegiatan yang memadukan semangat literasi dengan edukasi antikorupsi ini menjadi momentum penting bagi para guru untuk terus berkarya dan menularkan nilai-nilai integritas kepada generasi muda.
Ketua PPGMK, Moch Shidiq, mengungkapkan bahwa komunitas ini telah berjalan selama enam bulan dan kini diikuti 87 guru yang aktif menulis. “PPGMK menjadi wadah bagi para fasilitator, guru SD dan SMP, hingga pengawas SMK untuk membangkitkan semangat literasi terutama dari kalangan pendidik,” ujar Shidiq saat ditemui di sela acara.
Ketiga buku yang diluncurkan merupakan hasil karya nyata para guru. Dua di antaranya berupa antologi kumpulan tulisan, sementara satu buku merupakan karya tunggal Moch Shidiq berjudul Guru Menulis Deep Learning Mengalir. Dua judul lainnya adalah Gairah Mengajarku dan Tips dan Trik Menulis di Kompasiana. Proses penyusunan ketiga buku tersebut memakan waktu sekitar tiga bulan.

Selain peluncuran buku, acara juga diisi sosialisasi Pariwara Antikorupsi yang digagas Inspektorat Klaten. Shidiq berharap kegiatan ini memicu lahirnya karya-karya tulis baru dari para guru tentang edukasi antikorupsi bagi pelajar.
Budaya Antikorupsi dari Bangku Sekolah
Inspektur Inspektorat Klaten, Agus Suprapto, menekankan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang pencegahannya harus dilakukan secara terus-menerus. Menurutnya, upaya pencegahan bukan hanya soal penegakan hukum, melainkan pembentukan karakter dan integritas sejak dini.
“Salah satu strategi pencegahan korupsi itu diawali dari pendidikan karakter sejak dini. Oleh karena itu, pencegahan harus dimulai melalui pendidikan. Guru memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, disiplin, dan kepedulian kepada peserta didik,” tegas Agus.
Agus berharap melalui PPGMK, para guru dapat berkolaborasi lebih erat dengan Inspektorat dalam menyebarkan gerakan antikorupsi. Ia juga menyebut Pariwara Antikorupsi yang sedang digulirkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di seluruh kabupaten/kota sebagai bagian penting dari upaya tersebut.
Baca juga: TNI-Polri Anak Kandung Rakyat: Prabowo Tekankan Kehadiran Nyata di Tengah Masyarakat
Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Widya Dharma (Unwidha) Klaten, Prof. Bambang Putut Setiyadi, turut mengapresiasi inisiatif para guru yang kini aktif menjadi penulis kreatif. Ia berharap gerakan literasi ini dapat menular kepada siswa-siswa sehingga budaya menulis dan membaca semakin mengakar di kalangan generasi muda.
Kegiatan ini menunjukkan sinergi yang kuat antara dunia pendidikan, literasi, dan pemberantasan korupsi di tingkat lokal, sekaligus menjadi inspirasi bagi komunitas pendidik di daerah lain untuk terus berkarya.
Pewarta: Rendro P
Tagline: #LiterasiGuruKlaten, #PPGMK, #PariwaraAntikorupsi, #PendidikanAntikorupsi, #BukuGuruMenulis,

