RI News. Wonogiri,15 Juli 2026. – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) kembali menunjukkan peran strategisnya dalam memperkuat fondasi pembangunan daerah. Kali ini, TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2026 resmi dibuka di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan desa yang lebih maju dan sejahtera melalui pendekatan kolaboratif yang berkelanjutan.
Wakil Bupati Wonogiri Imron Rizkyarno secara resmi membuka upacara pembukaan tersebut pada Rabu (15/7/2026). Dalam sambutannya, Imron menekankan bahwa pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III di Kabupaten Wonogiri merupakan bagian integral dari rangkaian program TMMD yang akan digelar sebanyak empat kali sepanjang tahun. Menurutnya, banyak tantangan pembangunan yang membutuhkan perhatian serius pemerintah, sehingga langkah-langkah strategis harus dilakukan secara terintegrasi dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat.
“Pelaksanaan TMMD ini menjadi satu program yang terintegrasi, dan memberikan kontribusi nyata seluruh wilayah Kabupaten Wonogiri yang semakin baik, menembus titik-titik pelosok wilayah, untuk menjadikan Wonogiri semakin berdaya saing, maju dan sejahtera, dalam satu konsep pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Wakil Bupati.

Lebih lanjut, Imron Rizkyarno menyoroti semangat kemanunggalan TNI dengan segenap elemen rakyat. Menurutnya, program ini bukan sekadar kegiatan fisik, melainkan wujud nyata kegotongroyongan yang mampu membangun desa secara komprehensif serta memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dandim 072/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, selaku Dansatgas TMMD, menambahkan bahwa kegiatan ini mewujudkan sinergi kuat antara Pemerintah Kabupaten Wonogiri, Pemerintah Provinsi, TNI, dan masyarakat. “Kebersamaan seperti ini kita harapkan akan mampu mempererat tali persaudaraan dan kesatuan, serta rasa gotong royong di antara kita yang tentunya akan membawa kemajuan khususnya di Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto,” katanya.
Dandim juga menegaskan dampak positif yang telah dirasakan masyarakat dari tahun ke tahun, baik melalui TMMD Reguler maupun Sengkuyung. “Dampak nyata dari TMMD ini sudah kita rasakan setiap tahun. Masyarakat sangat merasakan dampaknya dalam segi pembangunan sehingga masyarakat menerima dengan baik kegiatan TMMD ini,” pungkasnya.
Baca juga: Rieke Dorong KemenHAM Fokus pada Dampak Nyata HAM, Bukan Hanya Serapan Anggaran
Dari waktu ke waktu, pelaksanaan Program TMMD baik Reguler maupun Sengkuyung terbukti efektif dalam merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan antara unsur pemerintah, TNI-Polri, dan segenap masyarakat. Semangat ini diharapkan terus menjadi pendorong utama keberhasilan program, sehingga target pembangunan yang telah ditetapkan dapat tercapai secara optimal.
Pewarta: Nandar Suyadi
Tagline: #TMMD, #GotongRoyong, #SinergiTNI Rakyat, #PembangunanDesa, #WonogiriMaju, #KemanunggalanTNI,

