Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Menteri Kehutanan Dorong Integrasi Data Nasional untuk Optimalisasi Pertukaran Satwa di Lembaga Konservasi

Menteri Kehutanan Dorong Integrasi Data Nasional untuk Optimalisasi Pertukaran Satwa di Lembaga Konservasi

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 2 minutes read
Optimalisasi Pertukaran Satwa di Lembaga Konservasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 6 Januari 2026 – Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menekankan perlunya penguatan mekanisme pertukaran satwa antar-lembaga konservasi sebagai strategi utama dalam mencegah inbreeding dan menjaga keberlanjutan populasi satwa liar di Indonesia. Langkah ini dinilai krusial mengingat satwa dalam penangkaran ex situ merupakan aset negara yang harus dikelola secara kolektif untuk kepentingan jangka panjang pelestarian biodiversitas.

Dalam pernyataannya pada Selasa (6/1), Menhut Raja Juli Antoni menyatakan, “Satwa di lembaga konservasi adalah barang milik negara yang harus dikelola bersama untuk kepentingan keberlanjutan dan peningkatan populasi.” Pernyataan tersebut disampaikan pasca-pertemuan dengan Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, serta pengelola Taman Margasatwa Ragunan pada Senin (5/1) lalu.

Fokus utama kebijakan ini adalah pembangunan pusat data nasional yang terintegrasi, mencakup inventarisasi jumlah individu satwa beserta profil genetik dan kebutuhan spesifik setiap lembaga. Database semacam ini diharapkan memungkinkan identifikasi lembaga dengan surplus populasi dan yang memerlukan infus genetik baru, sehingga pertukaran dapat direncanakan secara sistematis melalui koordinasi antar-lembaga sebelum melibatkan pihak eksternal.

Menurut Antoni, pendekatan berbasis data ini secara langsung menargetkan risiko penurunan keragaman genetik akibat perkawinan sedarah, yang sering terjadi pada populasi terisolasi di fasilitas konservasi. “Dengan data yang terintegrasi, kita bisa tahu lembaga mana yang surplus dan mana yang membutuhkan fresh blood,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa pengaturan populasi harus selalu memprioritaskan kesejahteraan satwa (animal welfare).

Lebih lanjut, setiap proses pertukaran atau pelepasliaran satwa ke alam liar wajib didasarkan pada kajian ilmiah mendalam, termasuk analisis DNA untuk memastikan kompatibilitas genetik serta evaluasi kelayakan habitat penerima. “Animal welfare tetap menjadi prioritas. Setiap rilis atau pertukaran harus berbasis kajian ilmiah dan genetik yang ketat,” tegas Antoni.

Baca juga : Stabilitas Inflasi Indonesia: Capaian 2025 dan Prospek Jangka Menengah

Inisiatif ini juga diarahkan untuk memperkuat sinergi antara konservasi ex situ (di luar habitat alami) dan in situ (di habitat alami), sehingga membentuk ekosistem pelestarian yang holistik. Para ahli konservasi menyambut baik pendekatan ini, mengingat tantangan global seperti fragmentasi habitat dan perdagangan ilegal yang semakin mengancam keragaman genetik spesies endemik Indonesia.

Dengan demikian, penguatan kolaborasi antar-lembaga konservasi diharapkan tidak hanya meningkatkan viabilitas populasi satwa di penangkaran, tetapi juga berkontribusi pada target nasional pelestarian biodiversitas di tengah tekanan perubahan iklim dan hilangnya habitat.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Stabilitas Inflasi Indonesia: Capaian 2025 dan Prospek Jangka Menengah
Next: Revitalisasi Ruang Terbuka Hijau di Jakarta Selatan: Taman Bendera Pusaka Siap Diresmikan Februari 2026

Related Stories

Menteri Purbaya Yudhi Sadewa

Menteri Purbaya Yudhi Sadewa: Penegakan Ketat DHE SDA Siap Suntik Likuiditas Valas dan Pulihkan Rupiah

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Dudung Abdurachman

Dudung Abdurachman: Pencopotan Kepala BGN adalah Langkah Presiden Bersihkan Program Makan Bergizi Gratis dari Celah Korupsi

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Prabowo Perintahkan Penyelidikan Dugaan Penyelewengan di Badan Gizi Nasional

Prabowo Perintahkan Penyelidikan Dugaan Penyelewengan di Badan Gizi Nasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20
  • Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat: Polres Melawi Rutin Tadarus Surah Yasin Setiap Kamis
  • Skandal Korupsi Imigrasi Mengguncang: Wakil Menteri Silmy Karim Resmi Ditahan KPK
  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.