Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Masyarakat Adat Guci Ambil Inisiatif Pelestarian Hutan Lereng Slamet di Tengah Ketidakhadiran Pemerintah

Masyarakat Adat Guci Ambil Inisiatif Pelestarian Hutan Lereng Slamet di Tengah Ketidakhadiran Pemerintah

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 2 min read
Masyarakat Adat Guci Ambil Inisiatif Pelestarian Hutan Lereng Slamet di Tengah Ketidakhadiran Pemerintah
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Tegal, Jawa Tengah – Di saat kerusakan lingkungan di kawasan lereng Gunung Slamet diperkirakan telah mencapai hampir separuh dari luas hutan aslinya, masyarakat adat dan aliansi warga Desa Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, menunjukkan langkah nyata melalui penanaman seribu pohon kaliandra. Aksi ini tidak hanya bertujuan memulihkan tutupan lahan, tetapi juga menjadi kritik terbuka terhadap minimnya keterlibatan pemerintah daerah dalam upaya konservasi jangka panjang.

Penanaman yang dilakukan pada Rabu, 14 Januari 2024, melibatkan warga dari Desa Guci dan Desa Pekandangan. Pohon kaliandra dipilih karena kemampuannya bertahan di lahan kritis sekaligus berfungsi sebagai penahan erosi dan sumber pakan ternak, yang sesuai dengan kebutuhan ekologis dan ekonomi masyarakat setempat.

Sesepuh adat Desa Guci, Mbah Birin, menyatakan bahwa kerusakan hutan saat ini telah melampaui tahap ancaman biasa dan memasuki kondisi kritis. “Jika tidak ada intervensi serius dari pihak berwenang, bencana ekologis bukan lagi kemungkinan, melainkan kepastian yang hanya menunggu waktu,” katanya di sela-sela kegiatan.

Mbah Birin menilai bahwa selama ini respons pemerintah daerah terhadap pelestarian kawasan Guci masih terbatas pada retorika tanpa diikuti kebijakan konkret atau alokasi sumber daya yang memadai. Padahal, hutan di lereng Gunung Slamet berperan strategis sebagai penyangga hidrologis, pengatur iklim mikro, dan benteng alami terhadap bencana hidrometeorologi.

Aksi ini juga membawa memori kolektif akan banjir bandang yang pernah menghantam kawasan tersebut. Tokoh adat Raden Tumenggung Romo Bhasuki Rahmat menyebut peristiwa itu sebagai konsekuensi langsung dari degradasi hutan yang berkepanjangan. “Bencana tersebut bukan sekadar fenomena alam, melainkan manifestasi dari ketidakseimbangan ekosistem akibat pengelolaan yang lalai,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa gerakan penghijauan masyarakat tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial. Tanpa dukungan pengawasan ketat, penegakan hukum lingkungan, dan prioritas anggaran dari pemerintah, proses pemulihan akan tetap parsial dan rentan gagal.

Baca juga : Tantangan Lokasi Hambat Percepatan Koperasi Desa Merah Putih di Wonogiri

Dampak kerusakan lingkungan turut menyasar sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal. H. Pambudi, pengelola destinasi wisata Guciku, mengungkapkan bahwa pasca-banjir bandang, kunjungan wisatawan menurun tajam sehingga mengancam mata pencaharian ribuan warga.

“Degradasi alam tidak hanya merusak ekosistem, tetapi juga menghancurkan basis ekonomi masyarakat yang bergantung pada keindahan dan keamanan kawasan Guci,” katanya. Ia berharap aksi penanaman ini menjadi momentum perubahan sikap semua pihak, khususnya pemerintah, agar tidak lagi bersikap pasif.

Inisiatif masyarakat adat Guci ini mencerminkan pola yang semakin sering muncul di berbagai wilayah Indonesia: ketika institusi formal lambat bertindak, komunitas lokal mengambil peran vanguard dalam pelestarian lingkungan. Namun, keberlanjutan upaya tersebut tetap bergantung pada komitmen bersama, terutama dari otoritas yang memiliki kewenangan dan sumber daya lebih besar.

Pewarta: Ikhwanudin

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tantangan Lokasi Hambat Percepatan Koperasi Desa Merah Putih di Wonogiri
Next: KPK Dorong Penetapan Standar Impor Ketat untuk Mitigasi Risiko Korupsi pada Penugasan Strategis Energi dan Aviasi

Related Stories

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional
2 min read

Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
2 min read

Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.