Skip to content
19/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Lonjakan Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat: Ancaman Baru terhadap Solusi Dua Negara

Lonjakan Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat: Ancaman Baru terhadap Solusi Dua Negara

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 min read
Lonjakan Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Ramallah/Jerusalem, 21 November 2025 – Gelombang kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di Tepi Barat mencapai titik kritis pada November 2025, memaksa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggelar rapat darurat kabinet keamanan pada Kamis malam (20/11). Pertemuan tertutup itu melibatkan pucuk pimpinan militer, Shin Bet, dan kepolisian nasional untuk membahas strategi penanganan yang semakin mendesak.

Data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menunjukkan bahwa Oktober 2025 menjadi bulan dengan jumlah serangan pemukim tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 2006, yaitu lebih dari 260 insiden yang mengakibatkan korban luka dan kerusakan harta benda. Jika ditotal hingga akhir September, jumlah serangan sepanjang 2025 telah melampaui 2.660 kasus, angka yang menunjukkan eskalasi sistematis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Para pengamat politik menilai bahwa meningkatnya frekuensi dan intensitas serangan tidak dapat dilepaskan dari komposisi koalisi pemerintahan Netanyahu saat ini, yang memberikan posisi strategis kepada dua tokoh sayap kanan paling berpengaruh dalam gerakan pemukim: Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yang merangkap sebagai menteri tambahan di Kementerian Pertahanan dan berwenang menetapkan kebijakan pemukiman, serta Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, yang mengendalikan kepolisian nasional. Kedua figur ini secara terbuka menentang pembatasan aktivitas pemukim dan kerap membela tindakan kelompok-kelompok radikal.

Di lapangan, eskalasi juga ditandai dengan pengumuman Administrasi Sipil Israel pada 19 November 2025 yang akan menyita sekitar 1.800 dunam (450 hektar) lahan di kawasan Sebastia, situs arkeologi Palestina yang dilindungi. Peace Now menyebut langkah ini sebagai pengambilalihan tanah bersejarah terluas dalam beberapa dekade terakhir.

Sementara itu, pendirian pos pemukiman ilegal baru di dekat Betlehem pada pekan ini dirayakan secara terbuka oleh kelompok pemukim, menunjukkan rasa impunitas yang semakin kuat di kalangan pelaku.

Tekanan internasional kini datang dari arah yang tidak biasa. Singapura, negara yang jarang mengambil sikap tegas terhadap konflik Israel-Palestina, pada Jumat (21/11) mengumumkan sanksi finansial dan larangan masuk terhadap empat aktivis pemukim terkemuka: Meir Ettinger (cucu Rabbi Meir Kahane), Elisha Yered (tokoh Hilltop Youth), Ben-Zion Gopstein (pemimpin Lehava), dan Baruch Marzel (mantan ajud Kahane). Langkah Singapura ini menyusul sanksi serupa yang sebelumnya diberlakukan Uni Eropa dan Inggris, namun dicabut oleh pemerintahan Donald Trump sejak kembali berkuasa pada Januari 2025.

Baca juga : Menkum RI Tekankan Digitalisasi Legislasi Daerah sebagai Solusi Atasi Obesitas Regulasi dan Disharmoni Pusat-Daerah

Para pakar hubungan internasional menilai bahwa melonjaknya kekerasan pemukim tidak hanya mencerminkan kegagalan penegakan hukum domestik Israel, tetapi juga mengancam kredibilitas rencana perdamaian Gaza yang baru-baru ini disahkan Dewan Keamanan PBB. Rencana tersebut mengandalkan stabilitas di Tepi Barat sebagai prasyarat keberhasilan penempatan pasukan internasional dan pembukaan kembali jalur diplomasi menuju solusi dua negara.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyatakan pada Jumat malam bahwa Washington “sangat prihatin” dengan perkembangan tersebut dan terus mendesak Israel untuk mengambil tu kas konkret guna menghentikan kekerasan serta menegakkan supremasi hukum. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada indikasi bahwa pemerintah Israel akan mengambil langkah disiplin terhadap menteri-menteri senior yang secara ideologis mendukung perluasan pemukiman.

Situasi di Tepi Barat kini berada pada titik rawan yang dapat menentukan arah konflik dalam beberapa tahun mendatang: apakah akan terjadi de-eskalasi melalui penegakan hukum yang kredibel, atau justru konsolidasi lebih lanjut dari proyek aneksasi de facto yang didorong oleh elemen paling radikal dalam pemerintahan Israel saat ini.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Menkum RI Tekankan Digitalisasi Legislasi Daerah sebagai Solusi Atasi Obesitas Regulasi dan Disharmoni Pusat-Daerah
Next: Seluruh Penumpang dan Awak Cessna PK-WMP Selamat Usai Pendaratan Darurat di Sawah Karawang

Related Stories

Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas
2 min read

Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Tragedi Penembakan Massal di Kyiv
2 min read

Tragedi Penembakan Massal di Kyiv: Pelaku Ditembak Mati Setelah Sandera Warga di Supermarket

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika
3 min read

Paus Leo XIV di Angola: Seruan Kuat Memutus Lingkaran Eksploitasi demi Keadilan bagi Afrika

Jurnalis RI News Portal Posted on 23 jam ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.