Skip to content
04/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Lonjakan Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat: Ancaman Baru terhadap Solusi Dua Negara

Lonjakan Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat: Ancaman Baru terhadap Solusi Dua Negara

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 bulan ago 3 minutes read
Lonjakan Kekerasan Pemukim Israel di Tepi Barat
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Ramallah/Jerusalem, 21 November 2025 – Gelombang kekerasan yang dilakukan pemukim Israel di Tepi Barat mencapai titik kritis pada November 2025, memaksa Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menggelar rapat darurat kabinet keamanan pada Kamis malam (20/11). Pertemuan tertutup itu melibatkan pucuk pimpinan militer, Shin Bet, dan kepolisian nasional untuk membahas strategi penanganan yang semakin mendesak.

Data Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menunjukkan bahwa Oktober 2025 menjadi bulan dengan jumlah serangan pemukim tertinggi sejak pencatatan dimulai pada 2006, yaitu lebih dari 260 insiden yang mengakibatkan korban luka dan kerusakan harta benda. Jika ditotal hingga akhir September, jumlah serangan sepanjang 2025 telah melampaui 2.660 kasus, angka yang menunjukkan eskalasi sistematis dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Para pengamat politik menilai bahwa meningkatnya frekuensi dan intensitas serangan tidak dapat dilepaskan dari komposisi koalisi pemerintahan Netanyahu saat ini, yang memberikan posisi strategis kepada dua tokoh sayap kanan paling berpengaruh dalam gerakan pemukim: Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, yang merangkap sebagai menteri tambahan di Kementerian Pertahanan dan berwenang menetapkan kebijakan pemukiman, serta Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir, yang mengendalikan kepolisian nasional. Kedua figur ini secara terbuka menentang pembatasan aktivitas pemukim dan kerap membela tindakan kelompok-kelompok radikal.

Di lapangan, eskalasi juga ditandai dengan pengumuman Administrasi Sipil Israel pada 19 November 2025 yang akan menyita sekitar 1.800 dunam (450 hektar) lahan di kawasan Sebastia, situs arkeologi Palestina yang dilindungi. Peace Now menyebut langkah ini sebagai pengambilalihan tanah bersejarah terluas dalam beberapa dekade terakhir.

Sementara itu, pendirian pos pemukiman ilegal baru di dekat Betlehem pada pekan ini dirayakan secara terbuka oleh kelompok pemukim, menunjukkan rasa impunitas yang semakin kuat di kalangan pelaku.

Tekanan internasional kini datang dari arah yang tidak biasa. Singapura, negara yang jarang mengambil sikap tegas terhadap konflik Israel-Palestina, pada Jumat (21/11) mengumumkan sanksi finansial dan larangan masuk terhadap empat aktivis pemukim terkemuka: Meir Ettinger (cucu Rabbi Meir Kahane), Elisha Yered (tokoh Hilltop Youth), Ben-Zion Gopstein (pemimpin Lehava), dan Baruch Marzel (mantan ajud Kahane). Langkah Singapura ini menyusul sanksi serupa yang sebelumnya diberlakukan Uni Eropa dan Inggris, namun dicabut oleh pemerintahan Donald Trump sejak kembali berkuasa pada Januari 2025.

Baca juga : Menkum RI Tekankan Digitalisasi Legislasi Daerah sebagai Solusi Atasi Obesitas Regulasi dan Disharmoni Pusat-Daerah

Para pakar hubungan internasional menilai bahwa melonjaknya kekerasan pemukim tidak hanya mencerminkan kegagalan penegakan hukum domestik Israel, tetapi juga mengancam kredibilitas rencana perdamaian Gaza yang baru-baru ini disahkan Dewan Keamanan PBB. Rencana tersebut mengandalkan stabilitas di Tepi Barat sebagai prasyarat keberhasilan penempatan pasukan internasional dan pembukaan kembali jalur diplomasi menuju solusi dua negara.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS menyatakan pada Jumat malam bahwa Washington “sangat prihatin” dengan perkembangan tersebut dan terus mendesak Israel untuk mengambil tu kas konkret guna menghentikan kekerasan serta menegakkan supremasi hukum. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada indikasi bahwa pemerintah Israel akan mengambil langkah disiplin terhadap menteri-menteri senior yang secara ideologis mendukung perluasan pemukiman.

Situasi di Tepi Barat kini berada pada titik rawan yang dapat menentukan arah konflik dalam beberapa tahun mendatang: apakah akan terjadi de-eskalasi melalui penegakan hukum yang kredibel, atau justru konsolidasi lebih lanjut dari proyek aneksasi de facto yang didorong oleh elemen paling radikal dalam pemerintahan Israel saat ini.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Menkum RI Tekankan Digitalisasi Legislasi Daerah sebagai Solusi Atasi Obesitas Regulasi dan Disharmoni Pusat-Daerah
Next: Seluruh Penumpang dan Awak Cessna PK-WMP Selamat Usai Pendaratan Darurat di Sawah Karawang

Related Stories

Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield

Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield

Jurnalis RI News Portal Posted on 31 menit ago 0
Proyek Mega Kushner di Albania

Proyek Mega Kushner di Albania: Antara Ambisi Pariwisata dan Perlawanan Lingkungan

Jurnalis RI News Portal Posted on 55 menit ago 0
Korea Utara Perkuat Produksi Bahan Nuklir Secara Eksponensial

Korea Utara Perkuat Produksi Bahan Nuklir Secara Eksponensial: Langkah Berisiko di Tengah Ketegangan Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield
  • Transisi Kepemimpinan Mulai Bergulir: Awaluddin Dipercaya Pimpin Disperindagkop UKM Subulussalam
  • Proyek Mega Kushner di Albania: Antara Ambisi Pariwisata dan Perlawanan Lingkungan
  • Korea Utara Perkuat Produksi Bahan Nuklir Secara Eksponensial: Langkah Berisiko di Tengah Ketegangan Regional
  • Dokter Spesialis RSUD Pasaman Barat Kembali Bertugas Penuh, Bupati Yulianto Temukan Titik Temu Lewat Insentif
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.