Skip to content
21/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Ketegangan Transatlantik: Pertemuan Trump-Rutte di Tengah Ancaman Keluar dari NATO dan Masa Depan Keamanan Energi Global

Ketegangan Transatlantik: Pertemuan Trump-Rutte di Tengah Ancaman Keluar dari NATO dan Masa Depan Keamanan Energi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago 4 minutes read
Pertemuan Trump-Rutte di Tengah Ancaman Keluar dari NATO dan Masa Depan Keamanan Energi Global
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Washington, 9 April 2026 – Pertemuan tertutup antara Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte pada Rabu (8 April) menjadi sorotan utama dalam diplomasi internasional. Diskusi tersebut berlangsung di tengah ketegangan yang meningkat akibat perang AS-Iran dan penutupan Selat Hormuz, jalur vital yang mengangkut sekitar seperlima pasokan minyak dunia.

Pertemuan ini diperkirakan membahas dua isu krusial: upaya pembukaan kembali Selat Hormuz pasca-gencatan senjata sementara antara AS dan Iran, serta upaya meredakan kemarahan Trump terhadap negara-negara anggota NATO yang dianggap kurang mendukung posisi Washington dalam konflik tersebut.

Gencatan senjata dua minggu yang disepakati pada akhir Selasa malam muncul setelah Trump mengeluarkan ancaman keras, termasuk serangan terhadap infrastruktur vital Iran. Pernyataan presiden yang menyebut “seluruh peradaban akan mati malam ini” mencerminkan pendekatan tekanan maksimal yang menjadi ciri kebijakan luar negerinya. Meski demikian, Gedung Putih belum merilis rincian hasil pertemuan dengan Rutte.

Trump telah lama menjadi kritikus vokal terhadap NATO, aliansi pertahanan yang didirikan pada 1949 untuk menghadapi ancaman Soviet selama Perang Dingin. Kali ini, ketidakpuasannya semakin dalam karena beberapa negara anggota, termasuk Spanyol dan Prancis, membatasi akses wilayah udara atau fasilitas militer bagi operasi AS di perang Iran. Trump berargumen bahwa pengamanan Selat Hormuz seharusnya menjadi tanggung jawab negara-negara yang bergantung pada aliran minyak dari kawasan itu, bukan beban utama Amerika Serikat.

“Saya rasa ini adalah sesuatu yang akan dibahas Presiden dalam beberapa jam ke depan dengan Sekretaris Jenderal Rutte,” ujar Juru Bicara Gedung Putih Karoline Leavitt, mengonfirmasi bahwa kemungkinan penarikan AS dari NATO turut dibahas.

Secara hukum, Kongres AS pada 2023 telah mengesahkan undang-undang yang mengharuskan persetujuan legislatif jika presiden ingin menarik diri dari aliansi. Undang-undang ini didukung oleh Marco Rubio, yang kini menjabat sebagai Menteri Luar Negeri. Rubio sendiri sempat bertemu Rutte lebih awal di Departemen Luar Negeri untuk membahas perang Iran, upaya penyelesaian konflik Rusia-Ukraina, serta pembagian beban pertahanan yang lebih adil di dalam NATO.

Baca juga : Atletico Madrid Bekuk Barcelona 2-0 di Camp Nou, Kubur Harapan Blaugrana di Leg Pertama

Senator Mitch McConnell dari Partai Republik menekankan pentingnya solidaritas aliansi. Ia mengingatkan bahwa pasca-serangan 11 September 2001, negara-negara NATO aktif mendukung AS di Afghanistan dan Irak. “Tidaklah bijaksana jika Amerika lebih banyak menghabiskan waktu untuk dendam terhadap sekutu yang memiliki kepentingan sama, daripada fokus mencegah ancaman dari musuh bersama,” kata McConnell.

Meski demikian, Trump tetap menyoroti bahwa NATO hanya sekali mengaktifkan Pasal 5 (klasul pertahanan kolektif) sejak berdiri, yaitu untuk mendukung AS setelah serangan 2001. Ia berpendapat aliansi tersebut gagal menunjukkan komitmen serupa ketika AS terlibat dalam konflik di Timur Tengah.

Pertemuan ini juga terjadi di tengah dinamika yang lebih luas. Sejak Trump kembali berkuasa, dukungan militer AS terhadap Ukraina telah berkurang, sementara ancaman terhadap Denmark soal Greenland sempat mengguncang kepercayaan sekutu Eropa. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, yang juga menjadi sasaran kritik Trump, dijadwalkan berkunjung ke kawasan Teluk untuk mendukung gencatan senjata dan merancang skema keamanan pasca-konflik di Selat Hormuz.

Dari perspektif strategis, pertemuan Trump-Rutte menguji ketahanan NATO di era di mana ancaman keamanan energi global semakin terhubung dengan dinamika kekuatan besar. Selat Hormuz bukan sekadar jalur perdagangan; ia menjadi simbol kerapuhan rantai pasok energi dunia. Penutupannya telah menyebabkan lonjakan harga gas yang dirasakan secara global, termasuk di Eropa dan Asia.

Para analis mencatat bahwa meskipun hubungan pribadi Trump dengan Rutte relatif hangat, perbedaan pandangan mendasar tentang “burden sharing” (pembagian beban) dan prioritas keamanan tetap menjadi batu sandungan. Apakah pertemuan ini akan menghasilkan komitmen baru dari sekutu Eropa, atau justru memperlebar jurang di dalam aliansi, masih menjadi pertanyaan terbuka.

Sementara gencatan senjata dengan Iran masih rapuh — terutama dengan adanya laporan ketegangan lanjutan di Lebanon — dunia internasional menyaksikan bagaimana diplomasi tingkat tinggi antara Washington dan markas NATO berusaha menyeimbangkan kepentingan nasional AS dengan stabilitas kolektif transatlantik.

Situasi ini mengingatkan bahwa di abad ke-21, keamanan tidak lagi bersifat regional semata, melainkan saling terkait antar-benua, dari Eropa hingga Timur Tengah dan jalur energi global.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Atletico Madrid Bekuk Barcelona 2-0 di Camp Nou, Kubur Harapan Blaugrana di Leg Pertama
Next: Empati Nyata di Tengah Karst: Forkopimda Gunungkidul Salurkan Kursi Roda untuk Korban Kecelakaan di Ponjong

Related Stories

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total

Flotilla Sumud Global Dihentikan Total: Israel Kembali Ladeni Kapal Bantuan Gaza di Perairan Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 20 jam ago 0
Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag

Iran Gugat AS di Mahkamah Arbitrase Den Haag: Tuduhan Agresi dan Pelanggaran Hukum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029

Timor Leste Siap Pimpin ASEAN 2029: Bukti Evolusi Komunitas yang Semakin Inklusif

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kodim 0731/Kulon Progo Matangkan Persiapan Upacara Penutupan TMMD Reguler ke-128 di Sidorejo
  • Korem 072/Pamungkas Perkuat Benteng Moral Prajurit Hadapi Ancaman Narkoba
  • Revitalisasi Terminal Bus Tipe C Subulussalam: Mengembalikan Wajah Kota dari Kondisi Kumuh ke Pusat Ekonomi Tertata
  • Polisi Jateng Gelar Apel Pengamanan Humanis Jelang Aksi Demo Komunitas Transportasi Online di Semarang
  • Ribuan Personel Polri Siaga Amankan Aksi Aspirasi Komunitas Transportasi Online di Semarang
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.