Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Kerusakan Lingkungan di Hulu Sungai Ancam Keberlanjutan Balai Benih Ikan Sengersing, Subulussalam

Kerusakan Lingkungan di Hulu Sungai Ancam Keberlanjutan Balai Benih Ikan Sengersing, Subulussalam

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 bulan ago 3 minutes read
Kerusakan Lingkungan di Hulu Sungai Ancam Keberlanjutan Balai Benih Ikan Sengersing
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Subulussalam, 23 Desember 2025 – Fasilitas Balai Benih Ikan (BBI) Sengersing di Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh, yang dibangun dengan investasi negara mencapai puluhan miliar rupiah, kini menghadapi ancaman serius akibat kerusakan lingkungan yang berkelanjutan. Kolam pembenihan dan infrastruktur pendukungnya mengalami pendangkalan cepat serta pencemaran lumpur, yang diduga berasal dari aktivitas pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah hulu daerah tangkapan air (DTA).

BBI Sengersing dirancang sebagai pusat produksi benih ikan air tawar untuk mendukung program ketahanan pangan lokal melalui sektor perikanan budidaya. Namun, masuknya sedimen lumpur secara masif telah menurunkan kualitas air, membuat kolam cepat dangkal dan keruh. Hal ini tidak hanya meningkatkan biaya operasional pemeliharaan, tetapi juga berpotensi menghentikan aktivitas pembenihan secara permanen jika tidak segera ditangani.

“Sejumlah kolam mengalami penurunan kedalaman signifikan akibat endapan lumpur, sementara kualitas air tidak lagi optimal untuk budidaya benih ikan,” kata seorang pengamat lingkungan setempat yang memilih anonim demi keamanan. Kerusakan ini bukan fenomena mendadak, melainkan akumulasi dari perambahan lahan di hulu sungai yang mengalir ke fasilitas BBI. Vegetasi alami yang semula berfungsi sebagai penahan erosi tanah dan pengatur aliran air telah hilang, digantikan oleh lahan terbuka yang rentan terhadap pengikisan saat musim hujan.

Aktivitas pembukaan lahan perkebunan kelapa sawit secara intensif di wilayah hulu diduga menjadi pemicu utama. Perubahan tutupan lahan dari hutan atau semak menjadi monokultur sawit tanpa pengendalian erosi yang memadai telah mempercepat proses sedimentasi di sungai downstream. Beberapa sumber lokal menyebut bahwa ekspansi lahan tersebut, yang mencapai ratusan hektare, tidak selalu disertai dengan pemenuhan standar lingkungan, termasuk perlindungan sempadan sungai dan analisis dampak lingkungan (AMDAL) yang ketat.

Dari perspektif ekologis, hilangnya fungsi penyangga vegetasi di daerah aliran sungai (DAS) menyebabkan peningkatan laju erosi tanah dan banjir bandang musiman, yang akhirnya membawa material sedimen ke kolam BBI. Kondisi ini mengancam tidak hanya aset infrastruktur negara, tetapi juga program ketahanan pangan daerah yang bergantung pada pasokan benih ikan berkualitas untuk petani budidaya.

Secara hukum, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup menekankan kewajiban pelaku usaha untuk menjaga keseimbangan ekosistem, terutama di wilayah sensitif seperti hulu DAS. Pembukaan lahan tanpa mekanisme pengendalian dampak yang efektif dapat diklasifikasikan sebagai pelanggaran prinsip pembangunan berkelanjutan, dengan potensi tanggung jawab administratif hingga pidana lingkungan.

Baca juga : Wakil Presiden Hadiri Perayaan Natal GPdI di Bitung: Simbol Toleransi dan Solidaritas Nasional di Tengah Musim Liburan

Jika dibiarkan, investasi besar negara di BBI Sengersing berisiko sia-sia, sementara masyarakat lokal kehilangan akses terhadap benih ikan yang esensial untuk pengembangan ekonomi perikanan. Para pengamat dan komunitas lingkungan mendesak otoritas terkait untuk melakukan audit independen terhadap aktivitas perkebunan di hulu, termasuk verifikasi kepatuhan izin dan implementasi mitigasi erosi. Peninjauan ulang tata kelola lahan di wilayah kritis juga dianggap mendesak guna melindungi aset publik dan ekosistem sungai.

Kasus ini mencerminkan tantangan lebih luas dalam pengelolaan sumber daya alam di Aceh, di mana ekspansi sektor perkebunan harus diseimbangkan dengan perlindungan fungsi ekologis untuk keberlanjutan jangka panjang.

Pewarta: Jaulim Saran

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Wakil Presiden Hadiri Perayaan Natal GPdI di Bitung: Simbol Toleransi dan Solidaritas Nasional di Tengah Musim Liburan
Next: Pemerintah Desa Gadog Perluas Bantuan Pendidikan bagi Anak dari Keluarga Kurang Mampu dan Yatim Piatu

Related Stories

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan

Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial

Jurnalis RI News Portal Posted on 53 menit ago 0
Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja

Langkah Bersejarah Penyerapan Tenaga Kerja: Mandailing Natal Inisiasi Bursa Kerja Perdana 2026

Jurnalis RI News Portal Posted on 9 jam ago 0
Mitigasi Keracunan MBG

Mitigasi Keracunan MBG, Pemkab Klaten Petakan Langkah Pengawasan Terpadu di Tingkat Kecamatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Polsek Ella Hilir Salurkan Sembako untuk Warga Terdampak ISPA
  • Tradisi Lubuk Larangan Padangsidimpuan: Menyemai Konservasi Sungai, Memanen Kepedulian Sosial
  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by