Skip to content
08/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Kegagalan Sistematis Peradilan Prancis Terungkap: Kasus Lyhanna Mengguncang Kepercayaan Publik

Kegagalan Sistematis Peradilan Prancis Terungkap: Kasus Lyhanna Mengguncang Kepercayaan Publik

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Kegagalan Sistematis Peradilan Prancis Terungkap
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Paris – Menteri Kehakiman Prancis Gérald Darmanin menegaskan tidak akan mengundurkan diri meski gelombang kemarahan publik terus meningkat atas dugaan kelalaian sistem peradilan dalam kasus pembunuhan Lyhanna, gadis berusia 11 tahun. Darmanin justru meminta maaf secara terbuka dan memerintahkan peninjauan ulang massal terhadap puluhan ribu kasus kekerasan terhadap anak di seluruh negeri.

Mayat Lyhanna ditemukan pekan lalu di wilayah barat daya Prancis, beberapa hari setelah hilang pada 29 Mei di sekitar kota Fleurance. Kasus ini dengan cepat menjadi sorotan nasional setelah terungkap bahwa tersangka utama, Jérôme B. (41 tahun), ayah dari salah satu teman sekolah korban, memiliki riwayat tuduhan serius terhadap anak di bawah umur.

Menurut catatan penyelidikan, Jérôme B. pernah dua kali secara resmi didakwa melakukan pemerkosaan terhadap anak. Pengaduan terakhir yang masuk pada Agustus tahun lalu ternyata tidak ditindaklanjuti dengan cepat. Hingga sembilan bulan kemudian, polisi belum sempat memeriksa tersangka saat Lyhanna menghilang. Darmanin menyebut penanganan kasus ini sebagai “kegagalan besar”.

Dalam konferensi pers, Darmanin menyatakan, “Pertanyaan tentang kelanjutan jabatan saya hanya akan muncul jika saya tidak mengambil tanggung jawab.” Ia juga menekankan pentingnya mencari kebenaran secara menyeluruh: apakah kasus Lyhanna merupakan kegagalan tunggal atau mencerminkan masalah yang lebih sistemik di tubuh peradilan Prancis.

Sebagai respons konkret, Darmanin meminta jaksa penuntut umum di seluruh Prancis untuk segera meninjau ulang sekitar 70.000 kasus tertunda yang melibatkan dugaan kejahatan terhadap anak. Langkah ini memicu kekhawatiran bahwa kasus serupa mungkin jauh lebih banyak dari yang terlihat.

Kasus ini mempertajam kritik publik terhadap sistem peradilan Prancis yang selama ini kerap dianggap lambat, kekurangan sumber daya, dan kurang responsif terhadap kasus kekerasan seksual terhadap anak. Ludovic Friat, ketua serikat hakim, dalam suratnya kepada Darmanin menyoroti beban kerja jaksa yang sudah sangat berat. Prancis tercatat memiliki jumlah jaksa jauh di bawah rata-rata negara-negara Eropa lainnya.

Baca juga: Perang Regional: Israel dan Iran Uji Ketahanan Gencatan Senjata di Tengah Krisis Global

Data dari Komisi Independen CIIVISE menunjukkan angka yang mengkhawatirkan: hanya sekitar 7 persen pengaduan pelecehan seksual terhadap anak yang berakhir dengan vonis pengadilan. Angka ini memperkuat persepsi adanya kegagalan institusional yang mendalam dalam melindungi kelompok rentan.

Presiden Emmanuel Macron sendiri mengakui adanya “kegagalan yang jelas” dan menyatakan situasi ini “tidak dapat diterima”. Sementara itu, partai oposisi, termasuk National Rally yang dipimpin Jordan Bardella, memanfaatkan momentum ini untuk menyerang pemerintah, dengan menyatakan bahwa tragedi Lyhanna seharusnya dapat dicegah.

Ratusan warga setempat menggelar arak-arakan diam di Fleurance akhir pekan lalu untuk mengenang Lyhanna. Aksi tersebut tidak hanya mencerminkan duka mendalam, tetapi juga kemarahan publik yang semakin meluas terhadap institusi negara.

Kasus ini kini menjadi simbol penting menjelang Pemilihan Presiden Prancis mendatang. Tekanan terhadap Darmanin semakin besar untuk tidak hanya memberikan penjelasan, tetapi juga mendorong reformasi nyata dalam sistem peradilan, khususnya dalam penanganan kasus kekerasan terhadap anak.

Pewarta : Setiawan Wibisono

Tagline : #KegagalanPeradilan, #KasusLyhanna, #PerlindunganAnak, #Darmanin, #KeadilanPrancis, #ReformasiHukum, #KekerasanAnak,

Kedaulatan Kognitif Anak
Internasional World

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal
02/09/2026 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik
Internasional World

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal
30/08/2026 0
JSDF Kirim Kapal Tempur
Internasional World

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal
28/08/2026 0
Banjir Bandang Nepal
Internasional World

Banjir Bandang Nepal: 10.000 Keluarga Terancam Kehilangan Rumah, IFRC Panggil Situasi Sebagai Katastropik

Jurnalis RI News Portal
28/08/2026 0

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...
Tags: #Darmanin #KasusLyhanna #KeadilanPrancis #KegagalanPeradilan #KekerasanAnak #PerlindunganAnak #ReformasiHukum

Post navigation

Previous: Perang Regional: Israel dan Iran Uji Ketahanan Gencatan Senjata di Tengah Krisis Global
Next: Putin Kirim Harimau Amur ke Kazakhstan: Langkah Strategis Pulihkan Predator Puncak Asia Tengah

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Transformasi Tata Kelola Publik Berbasis Partisipasi Lingkungan di Nagari Tluk Amplu
  • Humanisme Kepolisian dan Inklusi Sosial: Peringatan Hari Jadi Polwan ke-78 di SLB Negeri Padangsidimpuan
  • Sinergi Lintas Sektor dan Pendekatan Komunitas dalam Mitigasi Kebakaran Hutan dan Lahan di Kabupaten Melawi
  • Krisis Penelantaran Anak di Pancung Soal: Potret Buram Tanggung Jawab Moral dan Perlindungan Hukum Hak Anak
  • Dugaan PETI Huta Bargot dan Naga Juang Bergulir, Kades Beringin Jaya Layangkan Sikap Diam atas Surat Konfirmasi
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by