Skip to content
22/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Jurnalis di Era Banjir Informasi: Kebenaran Tetap yang Utama, Bukan Kecepatan

Jurnalis di Era Banjir Informasi: Kebenaran Tetap yang Utama, Bukan Kecepatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Jurnalis di Era Banjir Informasi
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Di tengah derasnya arus informasi digital yang sering kali melampaui proses verifikasi, Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan peran strategis jurnalis sebagai penjaga kebenaran. Pernyataan ini disampaikan dalam peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia 2026 di Jakarta Pusat, Minggu.

Menurut Meutya, tantangan utama saat ini bukan lagi keterbatasan akses informasi, melainkan melimpahnya konten yang beredar tanpa filter memadai. “Ini era di mana informasi sangat cepat dan sangat banyak, serta banyak yang belum melalui verifikasi yang baik karena orang berkejar-kejaran dengan waktu,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa kecepatan produksi berita tidak boleh mengorbankan akurasi. Jurnalis, kata Meutya, dituntut untuk tetap berpegang pada nilai-nilai jurnalistik yang berorientasi pada kepentingan publik luas. “Pada dasarnya kita membuat berita untuk manfaat banyak orang, bukan untuk mudarat orang banyak,” tegasnya.

Lebih jauh, Meutya menghubungkan tanggung jawab ini dengan landasan konstitusional. Penyampaian informasi yang benar, menurutnya, merupakan amanat Pasal 28 Undang-Undang Dasar 1945. Pemerintah dan insan pers, kata dia, memiliki tanggung jawab bersama untuk menjaga kualitas informasi di ruang publik.

“Informasi adalah bagian dari hak asasi manusia. Namun, undang-undang tidak menyebut informasi yang tidak benar atau misinformasi. Yang dimaksud sebagai bagian dari HAM adalah informasi yang benar,” jelas Meutya.

Ia juga mengingatkan risiko praktik siaran langsung yang semakin marak, baik di media konvensional maupun kanal-kanal baru. “Kami menitipkan kepada pihak yang menyampaikan pernyataan secara cepat untuk tetap menjaga semangat menyampaikan hal-hal yang benar,” imbuhnya.

Senada dengan itu, Ketua Dewan Pers Komarudin Hidayat menilai ledakan informasi justru memicu kesadaran baru di masyarakat. Alih-alih tenggelam dalam banjir konten, publik kini semakin selektif dalam mencari sumber informasi yang kredibel.

“Ketika terjadi ledakan informasi, itu memang suatu hal yang tidak bisa ditolak. Namun, kebutuhan masyarakat terhadap pers yang berkualitas saat ini semakin dirasakan,” kata Komarudin.

Baca juga : Suara Keras Jurnalis Perempuan Jambi: Di Balik Peringatan Hari Kebebasan Pers yang Semakin Suram

Ia mengamati adanya pergeseran perilaku konsumsi informasi. Masyarakat mulai menyeimbangkan hiburan ringan di media sosial dengan kebutuhan akan berita yang dapat dipertanggungjawabkan. “Ada kesadaran antara kebutuhan menikmati media sosial dan kesadaran mencari berita yang berkualitas yang kini semakin muncul,” tambahnya.

Komarudin mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus meningkatkan standar kualitas pers nasional. Menurutnya, kebebasan pers yang bertanggung jawab bukan hanya hak, melainkan kebutuhan mendesak masyarakat Indonesia di era digital saat ini.

Peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini menjadi momentum refleksi bersama tentang bagaimana pers dapat tetap relevan dan dipercaya ketika teknologi terus mempercepat penyebaran informasi. Di tengah tantangan tersebut, komitmen menjaga akurasi dan etika jurnalistik menjadi pondasi utama bagi keberlanjutan demokrasi informasi di Indonesia.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Suara Keras Jurnalis Perempuan Jambi: Di Balik Peringatan Hari Kebebasan Pers yang Semakin Suram
Next: Polresta Pati Siapkan Pendekatan Humanis untuk Aksi Nelayan: Dari Pengamanan Menuju Pelayanan Aspirasi

Related Stories

Indonesian-American Games

Duta Besar Indroyono Soesilo: Indonesian-American Games, Jembatan Persatuan Diaspora di Tanah Paman Sam

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Indonesia Unggul di Panggung Global

Indonesia Unggul di Panggung Global: Pertumbuhan Ekonomi 5,61 Persen Bukti Ketangguhan di Tengah Gejolak Dunia

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Boni Hargens

Boni Hargens: Pelibatan Polri di Jabatan Sipil adalah Keniscayaan Demokrasi yang Matang

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  2. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  3. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  4. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda
  5. Wisnu mengenai Ning Nuri: Srikandi PKB Ngawi yang Siap Merajut Kekuatan untuk Pemilu 2029

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Relawan MBG/SPPG Trenggalek Suarakan Tuntutan Ekonomi Lokal ke DPRD, Diterima dan Akan Diteruskan ke DPR RI
  • Klarifikasi Resmi Insiden Mandiri Jogja Marathon 2026: Bukan Pelanggaran, Hanya Kesalahpahaman Teknis di Lintasan
  • Semangat Kemandirian di Lereng Gunung: Ribuan Peserta Padati 5K Soekarno RUN Wonogiri
  • Polres Wonogiri Tebar 1 Ton Benih Ikan di Waduk Gajah Mungkur Jelang Hari Bhayangkara ke-80
  • Kapolda Jateng Cup 2026 Tutup dengan Gemilang: Polrestabes Semarang dan Polresta Magelang Dominasi Arena Mobile Legends
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .