Skip to content
21/07/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Jejak Santo Agustinus di Tanah Afrika: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Tengah Badai Geopolitik Global

Jejak Santo Agustinus di Tanah Afrika: Paus Leo XIV Serukan Perdamaian di Tengah Badai Geopolitik Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 4 minutes read
Jejak Santo Agustinus di Tanah Afrika
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Algiers, Algeria. 14 April 2026 — Dalam kunjungan apostolik pertamanya ke Aljazair, Paus Leo XIV menegaskan kembali komitmen Gereja Katolik terhadap perdamaian yang berkeadilan, sekaligus menandai babak baru dialog antaragama di negara mayoritas Muslim. Kunjungan bersejarah ini berlangsung di tengah ketegangan internasional yang semakin memanas, termasuk kritik terbuka dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap sikap paus yang menentang perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran.

Sebagai paus pertama kelahiran Amerika Serikat dan anggota Ordo Santo Agustinus, Leo XIV memulai tur 11 hari ke empat negara Afrika — Aljazair, Kamerun, Angola, dan Guinea Khatulistiwa — dengan pesan yang kuat tentang perlunya mengakhiri “kecenderungan neokolonial” dalam tatanan dunia saat ini. Di Monumen Para Martir Algiers, di hadapan ribuan warga, ia menyatakan bahwa perdamaian sejati bukan sekadar absennya konflik, melainkan perwujudan nyata dari keadilan dan martabat manusia.

“Kita diingatkan bahwa Tuhan menghendaki perdamaian bagi setiap bangsa, sebuah perdamaian yang lahir dari penghormatan terhadap martabat setiap manusia,” ujar paus dalam pidatonya. Pernyataan ini ia hubungkan dengan perjuangan kemerdekaan Aljazair dari Prancis pada 1962, yang meninggalkan luka mendalam akibat kekerasan dan pelanggaran hak asasi manusia.

Kunjungan ini juga sarat makna teologis dan historis. Leo XIV, yang sering menyebut dirinya sebagai “putra Santo Agustinus”, datang untuk menghormati santo pelindung spiritualnya yang lahir di wilayah yang kini menjadi Aljazair pada abad ke-5. Pada Selasa (15 April), ia dijadwalkan mengunjungi Annaba (dahulu Hippo Regius), tempat Santo Agustinus menjabat sebagai uskup selama tiga dekade. Langkah ini melambangkan kelanjutan warisan pemikiran Agustinus yang mendalam terhadap teologi dan filsafat Barat.

Di tengah perselisihan dengan Presiden Trump, yang menilai sikap paus terlalu “condong ke kiri radikal” dan kurang tegas terhadap isu perang Iran, Leo XIV menjawab dengan tenang namun tegas. Ia menyatakan bahwa seruannya untuk rekonsiliasi dan perdamaian berakar langsung pada ajaran Injil, bukan agenda politik. “Saya tidak takut terhadap pemerintahan mana pun. Tugas kami adalah menyuarakan pesan para pembawa damai,” katanya kepada awak media dalam perjalanan menuju Algiers.

Pertemuan dengan Presiden Abdelmadjid Tebboune semakin memperkuat nuansa dialog. Paus memuji semangat solidaritas masyarakat Aljazair yang dapat menjadi teladan di tengah ketidakseimbangan kekuasaan global. Sementara itu, Tebboune menyambut kunjungan ini sebagai momen bersejarah dan kebanggaan nasional atas warisan Santo Agustinus sebagai “putra kesayangan tanah ini”.

Baca juga : Ancaman yang Belum Usai: Warga Bambankerep Desak Pengawasan Ketat Pasca-Robohnya Tembok Pagar Saffana Tour Umroh

Kunjungan ke Masjid Raya Algiers menjadi salah satu sorotan utama. Paus berdiri dalam keheningan doa di ruang suci tersebut dan menekankan pentingnya saling menghormati serta mencari kebenaran bersama sebagai fondasi kehidupan harmonis antarumat beragama. “Melalui doa, pencarian ilmu, dan pengakuan atas martabat manusia, kita dapat membangun dunia yang damai,” ujarnya secara spontan.

Di balik sambutan hangat tersebut, terdapat realitas kompleks masyarakat Aljazair. Komunitas Katolik di negara ini sangat kecil — hanya sekitar 9.000 jiwa di tengah populasi 47 juta jiwa yang mayoritas Muslim Sunni. Meski demikian, kunjungan ini mendapat perhatian besar dari media lokal, yang menyebut Aljazair sebagai “negeri perdamaian dan kebersamaan” yang kini menjadi pusat perhatian dunia.

Leo XIV juga menyempatkan diri mengenang para martir iman dari era “dekade hitam” Aljazair pada 1990-an, termasuk 19 umat Katolik yang dibunuh, di antaranya tujuh biarawan Trappist dari Biara Tibhirine dan dua biarawati Agustinus. Para martir ini dibeatifikasi pada 2018 dalam upacara bersejarah pertama di dunia Muslim. Paus mengunjungi para biarawati Agustinus yang masih aktif melayani masyarakat lintas agama melalui proyek sosial di Basilika Bunda Maria Afrika.

Analis hubungan antaragama melihat kunjungan ini sebagai upaya strategis Gereja Katolik untuk memperkuat jembatan dialog di tengah konflik global yang semakin rumit. Dengan latar belakang sebagai misionaris di Peru dan pemimpin Dicastery for Bishops di bawah Paus Fransiskus, Leo XIV dikenal membawa pendekatan yang menggabungkan warisan Agustinus — yakni perdamaian tanpa senjata yang “melucuti” permusuhan — dengan realitas kontemporer.

Kunjungan ini tidak hanya bernilai simbolis bagi pertumbuhan Gereja di Afrika, yang kini menjadi pusat vitalitas Katolik dunia, tetapi juga menjadi pengingat bahwa di era ketegangan geopolitik, suara perdamaian berbasis martabat manusia tetap relevan dan mendesak.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Ancaman yang Belum Usai: Warga Bambankerep Desak Pengawasan Ketat Pasca-Robohnya Tembok Pagar Saffana Tour Umroh
Next: Blokade Selat Hormuz: Eskalasi Baru AS-Iran yang Mengancam Stabilitas Ekonomi Global

Related Stories

Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Ancaman Ekologis Besar: Kebakaran Hutan Terparah di Castilla-La Mancha Hanguskan Ribuan Hektar Warisan Alam Spanyol

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Iran Terbuka Terima Usulan Mediator di Tengah Eskalasi Konflik dengan AS

Jurnalis RI News Portal Posted on 8 jam ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dandim 0730/Gunungkidul Pimpin Semangat Pancasila bagi Generasi Muda Gunungkidul
  • Bantah Tuduhan Lambat, DPR Izinkan Pembahasan RUU Perampasan Aset Berlanjut di Masa Reses
  • Spanyol yang Baru: Juara Piala Dunia 2026 yang Menyatukan Keindahan Permainan dan Keberagaman
  • Gubernur NTB Iqbal Terkejut Berat, OTT Bupati Lombok Barat Harus Jadi Pelajaran Akhir
  • Danrem 072/Pamungkas dan Ribuan Jamaah Kobarkan Semangat Persatuan di Harlah Ponpes Ora Aji
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.