RI News. Jakarta – Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) memastikan pembangunan 324 unit hunian bagi warga bantaran rel kereta api di kawasan Senen, Jakarta Pusat, telah mencapai penyelesaian 100 persen. Hunian tersebut kini siap dihuni dan menandai langkah konkret dalam penataan kawasan padat penduduk yang selama ini rawan risiko.
Kepala BP BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Indonesia, Dony Oskaria, menyampaikan bahwa penyelesaian proyek ini merupakan bagian penting dari upaya pemerintah menata kawasan bantaran rel yang kerap menjadi sorotan karena tingginya potensi kecelakaan. Proyek ini juga menjadi tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menciptakan lingkungan yang lebih aman dan tertata.
“Progres fisik sudah 100 persen. Sekarang kita pastikan tahapan akhir pemanfaatan, kesiapan fasilitas pendukung, dan koordinasi lintas instansi,” ujar Dony Oskaria dalam keterangan pers di Jakarta, Rabu.

Menurut Dony, keberhasilan pembangunan ini tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor yang solid. Ia menekankan pentingnya memastikan hunian baru tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga memberikan lingkungan yang aman, nyaman, dan lebih manusiawi bagi warga.
“Ini bukan cuma soal rumah. Tapi tentang keselamatan warga dan peningkatan kualitas hidup. Arahan Pak Prabowo harus clear,” tegasnya.
Hunian baru tersebut dilengkapi berbagai fasilitas pendukung yang komprehensif, antara lain masjid, taman bermain anak, toilet umum, dapur komunal, fasilitas umum lainnya, serta tandon air bersih. Kehadiran hunian ini diharapkan mampu mengurangi risiko kecelakaan kereta api sekaligus mengubah wajah kawasan bantaran rel yang semula kumuh menjadi lingkungan yang lebih rapi dan layak huni.
Dony menambahkan, “Kami ingin warga senang dan aman. Ini prioritas kami.”
Baca juga : Ebola Bangkit Lagi di Timur Kongo: Konflik Bersenjata dan Skeptisisme Warga Hambat Upaya Penyelamatan
Untuk memastikan kesiapan operasional, Dony bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi serta menggelar rapat koordinasi lintas instansi. Langkah ini bertujuan agar seluruh aspek pemanfaatan hunian dapat berjalan sesuai rencana, mulai dari penyerahan unit hingga pengelolaan fasilitas bersama.
Pembangunan hunian rel di Senen menjadi contoh konkret bagaimana kebijakan penataan kawasan perkotaan dapat menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan keselamatan publik di tengah kepadatan penduduk Jakarta.
Pewarta : Yogi Hilmawan
Tagline : #HunianSenen, #PenataanBantaranRel, #BPBUMN, #KeselamatanWarga, #ProgramPrabowo, #HunianLayak, #JakartaTertata,

