Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Harapan di Tengah Badai: Paus Leo XIV Serukan Dialog Perdamaian dalam Misa Paskah Pertamanya di Tengah Konflik Global

Harapan di Tengah Badai: Paus Leo XIV Serukan Dialog Perdamaian dalam Misa Paskah Pertamanya di Tengah Konflik Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Harapan di Tengah Badai
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Vatican City — Paus Leo XIV, pontifex maximus pertama yang lahir di Amerika Serikat, menyampaikan pesan harapan dan perdamaian yang kuat saat memimpin Misa Paskah pertamanya pada Minggu (5 April 2026). Dari loggia Basilika Santo Petrus, ia mengajak seluruh umat manusia meletakkan senjata dan memilih jalan dialog, bukan dominasi, di tengah eskalasi konflik bersenjata yang terus melanda berbagai wilayah.

Dalam homilinya, Paus Leo XIV menekankan makna kebangkitan Yesus Kristus sebagai simbol transformasi hati manusia. “Marilah kita biarkan hati kita diubah oleh kasih-Nya yang tak terukur. Hendaknya mereka yang memegang senjata meletakkannya. Hendaknya mereka yang berkuasa memicu perang memilih perdamaian—bukan perdamaian yang dipaksakan oleh kekerasan, melainkan yang dibangun melalui dialog tulus,” serunya.

Berbeda dengan tradisi Urbi et Orbi yang biasanya menyebutkan secara eksplisit berbagai penderitaan dunia, Paus Leo XIV kali ini menghindari pendekatan itu. Ia hanya menggarisbawahi sikap acuh tak acuh umat manusia terhadap korban jiwa, dampak kebencian, serta kerugian ekonomi dan sosial akibat konflik. Ia mengutip mendiang Paus Fransiskus yang pernah menyebut “dahaga besar akan kematian dan pembunuhan” yang disaksikan setiap hari.

Perayaan Paskah tahun ini berlangsung di bawah bayang-bayang dua konflik besar: operasi militer Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang memasuki bulan kedua, serta invasi Rusia di Ukraina yang masih berlanjut. Pembatasan keamanan ketat di Yerusalem dan sekitarnya akibat ancaman serangan rudal telah membuat perayaan di Gereja Makam Suci menjadi lebih sederhana. Upacara tradisional dikurangi, sementara perayaan keagamaan lain seperti Ramadan, Idul Fitri, dan Passover Yahudi juga terdampak.

Di Gaza, komunitas Katolik kecil tetap menggelar Misa Paskah di Gereja Holy Family dengan penuh sukacita sederhana. Umat berbaris untuk mencium gambar Yesus sambil bernyanyi, meski setelah hampir tiga tahun penderitaan. “Ada kelegaan besar setelah gencatan senjata. Kami akhirnya bisa merayakan hari suci dengan lebih tenang,” ujar George Anton, warga Gaza City.

Sementara itu, di Teheran, umat Kristen Armenia berusaha mempertahankan rasa normalitas di tengah serangan udara harian. Di Katedral St. Sarkis, keluarga saling berpelukan dan anak-anak bertukar telur Paskah berwarna. Juanita Arakel, seorang guru bahasa Inggris berusia 40 tahun, mengatakan, “Anak-anak kami tidak memahami kompleksitas politik. Mereka hanya butuh merasa aman dan normal.”

Baca juga : Akhir Era Factbook: Ketika Pengetahuan Global yang Dulu Terbuka Kini Menjadi Tantangan Baru di Abad Informasi

Paus Leo XIV juga menghidupkan kembali beberapa tradisi yang sempat ditinggalkan, seperti menyapa umat dalam 10 bahasa termasuk Arab, Mandarin, dan Latin, serta mengumumkan vigil doa khusus untuk perdamaian pada 11 April mendatang. Ia juga memimpin ritual mencuci kaki imam pada Kamis Putih dan memikul salib penuh selama Jalan Salib pada Jumat Agung—sebuah gestur yang menunjukkan kedekatannya dengan warisan pastoral.

Sebagai paus pertama dari Amerika Serikat (lahir di Chicago dengan nama Robert Francis Prevost), latar belakangnya sebagai misionaris di Peru selama puluhan tahun memberinya perspektif yang unik tentang penderitaan masyarakat pinggiran dan pentingnya solidaritas lintas budaya. Pesan perdamaiannya kali ini mencerminkan keprihatinan mendalam atas bagaimana konflik bersenjata tidak hanya merenggut nyawa, tetapi juga merusak fondasi kemanusiaan dan kehidupan beragama.

Analisis para pengamat Vatikan menyebut bahwa pendekatan Paus Leo XIV yang lebih reflektif—tanpa menyebut konflik secara spesifik—merupakan upaya strategis untuk menjaga netralitas moral sekaligus mendorong semua pihak terlibat dalam dialog yang substantif. Di tengah dunia yang semakin terpecah, seruannya menjadi pengingat bahwa kebangkitan Paskah bukan sekadar ritual, melainkan panggilan nyata untuk membangun perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Perayaan Paskah tahun ini sekaligus menjadi pengingat bahwa, meski diwarnai pembatasan dan penderitaan, semangat harapan dan ketahanan iman tetap hidup di berbagai belahan dunia—dari Gaza yang luka hingga Teheran yang diguncang, hingga Lapangan Santo Petrus yang dipenuhi puluhan ribu umat.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Akhir Era Factbook: Ketika Pengetahuan Global yang Dulu Terbuka Kini Menjadi Tantangan Baru di Abad Informasi
Next: Fenomena Super Mario Galaxy Movie: Ketika Kritik Profesional Kalah dari Antusiasme Penonton Keluarga

Related Stories

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv

Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv: Malam Paling Mengerikan dalam Empat Tahun Perang

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Rubio di New Delhi

Rubio di New Delhi: Upaya Perbaikan Hubungan AS-India di Tengah Arus Ketegangan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.