Skip to content
20/04/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • DKI Jakarta
  • Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Minta Penindakan Tegas atas Dugaan Perbuatan Tidak Senonoh WNA di Blok M

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Minta Penindakan Tegas atas Dugaan Perbuatan Tidak Senonoh WNA di Blok M

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 min read
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Minta Penindakan Tegas atas Dugaan Perbuatan Tidak Senonoh WNA di Blok M
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News Portal. Jakarta, 11 Januari 2026 – Gubernur Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, Pramono Anung, menyerukan penegakan hukum yang tegas terhadap seorang warga negara asing (WNA) yang diduga melakukan perbuatan cabul dengan mengumbar alat kelaminnya kepada dua wanita di kawasan Blok M, Jakarta Selatan. Pernyataan ini muncul di tengah maraknya perbincangan publik mengenai keamanan ruang kota metropolitan, di mana insiden semacam ini menyoroti kerentanan perempuan terhadap pelecehan di tempat umum.

Dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Minggu, Pramono menekankan urgensi tindakan hukum untuk mencegah kejadian serupa berulang. “Ya kalau itu dilakukan, tertangkap, dihukum seberat-beratnya,” ujarnya kepada para wartawan. Respons ini mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban sosial, terutama di area komersial padat seperti Blok M yang sering menjadi pusat aktivitas warga dan wisatawan. Secara akademis, pernyataan Pramono dapat dilihat sebagai upaya mengintegrasikan pendekatan hukum pidana dengan pencegahan berbasis komunitas, di mana penegakan aturan tidak hanya bersifat reaktif tetapi juga deterensif terhadap pelaku potensial.

Insiden tersebut terekam dalam sebuah video yang menjadi viral di kalangan masyarakat, menunjukkan konfrontasi antara WNA bersangkutan dengan warga setempat dan petugas keamanan. Dalam rekaman itu, seorang wanita yang menjadi korban dugaan pelecehan menyampaikan keluhannya secara langsung. “Orang kaya’ gitu bahaya Pak. Dia manggil-manggil tadi, terus tunjukan alat kelaminnya. Kurang ajar lo ya,” katanya sambil menunjuk ke arah pria tersebut. Adegan ini menggambarkan ketegangan yang meningkat, di mana korban berupaya mencari keadilan seketika di lokasi kejadian.

Saat diinterogasi oleh petugas keamanan Blok M, WNA tersebut berusaha membela diri dengan menjelaskan versinya, bahkan sambil mempraktikkan gerakan yang diduga menjadi sumber masalah. Ia menyebut salah satu wanita pelapor sebagai “She is crazy, stupid” (Dia gila, bodoh), yang diterjemahkan sebagai upaya merendahkan kredibilitas korban. Namun, ia juga berusaha meyakinkan petugas bahwa tindakannya tidak seperti yang digambarkan, meskipun rekaman menunjukkan perdebatan yang berlarut-larut tanpa resolusi jelas. Hingga saat ini, identitas kewarganegaraan pria tersebut belum terungkap, yang menambah kompleksitas penyelidikan karena melibatkan aspek diplomasi internasional.

Dari perspektif jurnalistik akademis, kasus ini menyoroti dinamika kekuasaan di ruang publik urban, di mana perempuan sering menjadi target pelecehan seksual yang bersifat eksplisit. Berdasarkan kerangka hukum Indonesia, perbuatan cabul di tempat umum dapat dikategorikan sebagai pelanggaran Pasal 281 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), yang mengancam pidana penjara hingga 2 tahun 8 bulan atau denda. Lebih lanjut, dalam konteks revisi KUHP yang sedang berlangsung, insiden semacam ini mendorong diskusi tentang penguatan sanksi terhadap pelaku asing untuk menjaga kedaulatan hukum nasional. Analisis ini juga menggarisbawahi perlunya pendidikan kesetaraan gender di kalangan wisatawan, agar kota seperti Jakarta tetap menjadi destinasi aman bagi semua pihak.

Baca juga : Implikasi Multikultural dalam Reformasi Hukum Pidana Indonesia

Pihak berwenang di Jakarta Selatan belum memberikan keterangan resmi mengenai status penyelidikan, tetapi desakan dari Gubernur Pramono diharapkan mempercepat proses. Masyarakat diimbau untuk melaporkan kejadian serupa melalui saluran resmi, guna memperkuat jaringan pengawasan komunal di tengah pertumbuhan kota yang pesat. Kasus ini tidak hanya menjadi catatan hitam bagi citra Jakarta sebagai ibu kota modern, tetapi juga peluang untuk mereformasi sistem keamanan publik yang lebih inklusif.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Implikasi Multikultural dalam Reformasi Hukum Pidana Indonesia
Next: Menteri Koordinator Bidang Pangan Pantau Langsung Penurunan Harga Kebutuhan Pokok di Pasar Tradisional Kabupaten Semarang

Related Stories

Pesan Damai Pramono Anung
3 min read

Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional

Jurnalis RI News Portal Posted on 14 jam ago 0
Bantaran Kali Mati di Jakpus Bertransformasi
2 min read

Bantaran Kali Mati di Jakpus Bertransformasi: Dari Sarang Miras dan Kejahatan Menjadi Ruang Hijau Produktif

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Berpulang Akibat Serangan Jantung
2 min read

Duka Mendalam di Dunia Pers: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Berpulang Akibat Serangan Jantung

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. Mayang Sari mengenai Sinergi Pengawasan untuk Pembangunan Berkualitas: Pemprov Sumbar Gandeng BPKP Evaluasi Perencanaan dan Penganggaran 2026
  2. Sammy Sandinata mengenai Merawat Akar Kebaikan: Khofifah Ajak Muslimat NU Perkuat Gotong Royong di Tengah Arus Modernitas
  3. Adi tanjoeng mengenai Ancaman Emas Hitam: Mengapa Pertambangan Ilegal Luput dari Debat Pemilu Peru 2026
  4. Yudha Puma Purnama mengenai Stabilitas Nasional Terjaga: Pemerintah Prabowo Pertahankan Harga BBM Subsidi di Tengah Gejolak Global
  5. Sugeng Rudianto mengenai Bupati Mandailing Natal Jajaki Kolaborasi Strategis dengan BUMN Sawit untuk Dongkrak PAD melalui Pengelolaan Profesional

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Bay Tat Resmi Jadi Warisan Budaya Tak Benda Nasional: Pemkot Bengkulu Raih Penghargaan dari Kementerian Kebudayaan
  • Dari Monas, Pesan Damai Pramono Anung: Kedamaian Lahir dari Hati Setiap Warga, Bukan Hanya Forum Internasional
  • Semangat Olahraga dan Kearifan Lokal Menyatu Jelang Bersih Desa Sumbergedong Trenggalek
  • Langkah Bersejarah Prancis: Mengembalikan Warisan Budaya yang Dirampas, Menuju Rekonsiliasi dengan Masa Lalu Kolonial
  • Cinema: Lee Cronin Hadirkan Versi Horor Gelap ‘The Mummy’, Keluarga Berduka vs Kejahatan Kuno yang Menjijikkan
Copyright © RI News Production | PT. Virnanda Creator Productions | Editor IT. Setiawan Wibisono.