RI News. Jakarta, Rabu 4 November 2026 – Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Sultan Bahtiar Najamudin, menawarkan cara pandang baru tentang demokrasi kepada para calon pemimpin nasional melalui gagasan Green Democracy. Gagasan itu ia sampaikan dalam kuliah umum pada Senin (3/11/2026) di Aula Gajah Mada, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Jakarta, sebagai bagian dari rangkaian Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXX.
Kuliah umum tersebut dihadiri Gubernur Lemhannas RI, Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily, M.Si., yang mendampingi jalannya kegiatan. Forum ini mempertemukan para peserta P4N, yakni calon pemimpin tingkat nasional yang tengah dimatangkan wawasan kebangsaan dan kepemimpinannya, dengan gagasan strategis dari salah satu pimpinan lembaga tinggi negara.

Dalam paparannya, Green Democracy mengajak peserta memperluas perspektif tentang demokrasi. Ukuran kualitas demokrasi tidak lagi berhenti pada aspek politik, seperti proses pemilihan dan kelembagaan. Keberlanjutan lingkungan hidup juga ditempatkan sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masa depan bangsa. Dengan demikian, kebijakan publik yang lahir dari proses demokrasi dituntut memperhitungkan dampak ekologisnya.
Konsep ini juga menegaskan bahwa pembangunan demokrasi yang sejahtera dan berkeadilan harus berjalan seiring dengan upaya menjaga kelestarian alam. Kemajuan yang dicapai saat ini semestinya tidak dibayar dengan hilangnya hak dan kesejahteraan generasi mendatang. Prinsip keadilan antargenerasi menjadi fondasi utama dalam kerangka pemikiran tersebut.
Dari sudut pandang kajian kepemimpinan, gagasan ini relevan bagi peserta P4N yang kelak akan mengambil keputusan strategis di berbagai sektor. Pemimpin nasional diharapkan mampu menyeimbangkan kepentingan politik, pertumbuhan ekonomi, dan daya dukung lingkungan secara bersamaan. Pendekatan tersebut sejalan dengan fungsi Lemhannas dalam memperkuat ketahanan nasional yang bertumpu pada ketangguhan ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, dan lingkungan.
Baca juga: Kapolri Larang Seluruh Anggota Polri Gunakan Rokok Elektronik, Aturan Berlaku Sejak 30 Oktober 2026
Melalui kuliah umum ini, para peserta diharapkan membawa pulang kesadaran bahwa demokrasi yang matang adalah demokrasi yang tidak hanya melayani warga hari ini, tetapi juga menjaga keberlangsungan hidup warga di masa depan.
Pewarta: Sami.S
Tagline: #GreenDemocracy, #DPDRI, #Lemhannas, #P4NLXX, #SultanBahtiarNajamudin, #DemokrasiBerkelanjutan, #KepemimpinanNasional, #LingkunganHidup,

