RI News, Wonogiri — Camat Jatisrono Danang Sugiyatmoko S.ST., M.M. secara resmi membuka rangkaian acara Grebeg Suro 2026 pada Selasa (30/6/2026) malam. Gelaran tahunan yang telah memasuki edisi keenam ini kembali menjadi panggung kebudayaan lokal yang memadukan seni tradisional dengan semangat kekinian di Kecamatan Jatisrono, Kabupaten Wonogiri.
Dalam pidato pembukaannya, Danang Sugiyatmoko menekankan makna mendalam di balik penyelenggaraan Grebeg Suro yang digelar di lapangan sepak bola Desa Gunungsari. “Acara ini bukan sekadar perayaan, melainkan upaya kita melestarikan warisan leluhur sekaligus mendorong partisipasi generasi muda dalam seni budaya,” ujarnya.
Selain lomba tretek kentongan berebut Piala Bupati Wonogiri, malam pembukaan juga dimeriahkan dengan penampilan tari-tarian tradisional dan pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh dalang Eko Sunarsono S.Sn. Puncak acara pada hari keempat ditandai dengan arak-arakan gunungan apem yang diikuti pengajian akbar sebagai penutupan.

Eko Sunarsono, yang ditemui usai pentas, menjelaskan bahwa wayang kulit senantiasa hadir dalam setiap Grebeg Suro di Jatisrono. “Wayang kulit berakar dari epik Mahabharata dan Ramayana yang berasal dari India, namun telah lama diakulturasi dengan nilai-nilai luhur masyarakat Jawa,” paparnya. Ia menambahkan bahwa pertunjukan wayang telah ada sejak era kerajaan, diperkirakan mulai zaman Raja Airlangga di Jawa Timur pada abad ke-9 hingga ke-15.
Lebih dari sekadar hiburan, Grebeg Suro menjadi wadah bagi pemuda setempat untuk menampilkan bakat seni tradisional maupun kolaborasi kreatif. Mereka menyajikan seni tradisional modern yang tetap setia pada pakem asli, sehingga gerak dan ekspresi khas Jawa tetap terjaga keasliannya. Kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar melalui kehadiran lapak-lapak UMKM. Tak ketinggalan, pemuda Karang Tanuna Desa Gunungsari turut memanfaatkan momentum dengan mengelola lahan parkir selama acara berlangsung.
Baca juga : Sinergi TNI-Polri di Wonogiri: Kebersamaan yang Menguatkan Fondasi Kesejahteraan Masyarakat
Keberhasilan penyelenggaraan Grebeg Suro edisi keenam ini memperkuat posisi Jatisrono sebagai salah satu kawasan yang konsisten merawat tradisi budaya Jawa di tengah arus modernisasi.
Pewarta : Nandar Suyadi
Tagline: #GrebegSuro2026, #BudayaJatisrono, #PelestarianTradisi, #WayangKulitJawa, #UMKMWonogiri, #DanangSugiyatmoko,

