RI News. Wonogiri – Ribuan warga Desa Brenggolo, Kecamatan Jatiroto, Kabupaten Wonogiri, kini bisa bernapas lega setelah tim relawan Cabang Muhammadiyah Jatiroto mengirimkan bantuan air bersih berupa ratusan galon air yang telah didistribusikan langsung ke lapangan. Kegiatan sosial ini menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak kekeringan ekstrem di wilayah pegunungan tersebut, di mana sumber air tanah dan sungai kini hampir habis akibat musim kemarau yang panjang.
Kegiatan pengiriman bantuan air bersih dipimpin Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Kecamatan Jatiroto, Bapak Susilo S.Ag. Dalam pidato pembukaan di lapangan, beliau menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar bantuan sementara, melainkan ladang amal yang dapat meringankan beban jutaan warga di wilayah pegunungan. “Semoga air yang kami bawa ini membawa berkah dan menjadi amal jariyah bagi semua pihak yang terlibat,” ujarnya sambil melepas tim relawan yang diberangkatkan langsung.
Tim penyaluran yang dikomandani Yato selaku Komandan KOKAM Kecamatan Jatiroto beserta anggota relawan lainnya berangkat menggunakan kendaraan truk biasa. Mereka membawa pasokan air bersih dalam bentuk galon-galong yang siap dicetak langsung kepada warga tanpa perlu instalasi peralatan tambahan. Kedatangan tim disambut antusias oleh warga Desa Brenggolo. Para ibu-ibu dan anak-anak berlarian menyambut dengan senyum lebar, sementara pria-pria setempat langsung membantu memuat galon-galon ke rumah-rumah warga yang selama ini kesulitan mengakses air bersih.

Camat Jatiroto, Miran S.Sos.MM, melalui Suyanto selaku Koordinator Pemetaan Wilayah Terdampak Kekeringan, menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim Muhammadiyah. “Pihak ini selalu memantau agar bantuan penyaluran air bersih dari berbagai unsur lapisan komunitas dan relawan tetap merata dan benar-benar bermanfaat bagi kebutuhan dasar warga,” katanya.
Sugiyanto, yang akrab dipanggil Ghin, Sekretaris Muhammadiyah Cabang Kecamatan Jatiroto, menjelaskan lebih lanjut saat ditemui di kantor cabang pada Sabtu, 19 September 2026. “Cabang Muhammadiyah Kecamatan Jatiroto setiap kemauan panjang selalu melakukan kegiatan penyaluran air bersih kepada wilayah yang terdampak kekeringan di wilayah Wonogiri dan sekitarnya,” ungkapnya. Menurut Ghin, cara yang dipilih sangat efisien: “Kami lebih memilih menggunakan galon dan jerigen. Lebih praktis, bisa dimuat dengan mobil truk biasa, tidak melibatkan mobil tangki yang merepotkan,” tambahnya.
Baca juga : Kejati Sulut Tetapkan Elisabeth Laluyan Tersangka Korupsi Pertambangan HWR Bukan Karena Sentimen Publik
Dari perspektif jurnalistik, kegiatan ini mencerminkan peran Muhammadiyah sebagai organisasi yang aktif dalam menyelesaikan isu kemanusiaan di tengah perubahan iklim dan pola musim kemarau yang semakin ekstrem di Jawa Tengah. Bantuan yang dilakukan secara berganda oleh berbagai elemen masyarakat menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, komunitas, dan relawan. Di sisi lain, tantangan besar tetap ada: bagaimana menjaga keberlanjutan pasokan air bersih jika kekeringan berulang terjadi di masa depan.
Pewarta: Nandar Suyadi.
Tagline: #KepedulianMuhammadiyah, #AirBersihBrenggolo, #KekeringanWonogiri, #AmalJariyah, #SinergiKomunitas,
