RI News. Padangsidimpuan, 3 Agustus 2026- Turnamen futsal antar pelajar tingkat SMA yang digelar di Kota Padangsidimpuan resmi ditutup oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh. Acara penutupan dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan yang diwakili Asisten III Sekretaris Daerah M. Ary Junaidi Lubis, Kapolres Padangsidimpuan yang diwakili Kasi Humas AKP Ida Meri, serta sejumlah tokoh olahraga dan pemerintahan daerah. Kehadiran Ketua KONI Padangsidimpuan yang diwakili Wakil Ketua Ali Akbar, Ketua Pengurus Kota (Pengko) Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Kota Padangsidimpuan Faisal Ashabi, Ketua Panitia Riza Riski Utami Hasibuan, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padangsidimpuan Ali Imron, anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, dan penggagas turnamen Marini Yuliana Hutabarat menegaskan dukungan kolektif terhadap pembinaan olahraga usia dini.
Dalam laga final yang berlangsung intens dan dipimpin Wasit I Angga bersama Wasit II Husni Ashari Siregar, SMAN 5 Padangsidimpuan menunjukkan dominasi penuh dengan mengalahkan SMAN 1 Padangsidimpuan skor 7-1. Kemenangan telak tersebut mengukuhkan SMAN 5 sebagai juara MY CUP II. Posisi runner-up ditempati SMAN 1 Padangsidimpuan, sementara juara ketiga diraih bersama oleh SMAN 3 Padangsidimpuan dan SMAS IT yang tampil konsisten sepanjang kompetisi. Panitia turut memberikan penghargaan individu: Dwi Alif Mora sebagai Best Goalkeeper, Yusrizal sebagai Best Player, dan Jamil Alfarizi sebagai Top Scorer kategori SMA.
Penutupan turnamen diwarnai suasana meriah melalui penampilan drumband Porprop Padangsidimpuan, marching band, hiburan musik, serta pengundian doorprize berupa kulkas dan sepeda gunung yang menambah antusiasme peserta maupun masyarakat. Momentum ini tidak sekadar menjadi ajang kompetisi, melainkan ruang pembentukan karakter dan penanaman nilai sportivitas di kalangan pelajar.

Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Srifitrah Munawaroh dalam sambutannya mengapresiasi keberhasilan MY CUP II sebagai wadah pembinaan karakter sekaligus pengembangan bakat olahraga. “Saya mengucapkan selamat kepada seluruh juara dan peserta yang telah menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan. Kemenangan memang menjadi tujuan, namun yang lebih penting adalah semangat disiplin, kerja sama, dan persaudaraan yang tumbuh melalui olahraga,” ujarnya. Ia menekankan pentingnya dukungan berkelanjutan terhadap turnamen semacam ini karena mampu menjadi ruang positif yang menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif, termasuk penyalahgunaan narkoba. Srifitrah berharap MY CUP II berkembang menjadi agenda rutin yang menghasilkan atlet futsal berprestasi di tingkat provinsi maupun nasional, sekaligus memperkuat sinergi seluruh pemangku kepentingan dalam pembinaan olahraga usia dini.
Asisten III Sekretaris Daerah M. Ary Junaidi Lubis yang mewakili Wali Kota Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi Pemerintah Kota terhadap penyelenggaraan turnamen sebagai sarana pembentukan karakter pelajar. “MY Cup II menjadi bukti bahwa olahraga mampu menjadi ruang positif bagi pelajar untuk berprestasi. Semoga turnamen ini terus melahirkan atlet-atlet muda berbakat dan generasi yang sehat, berkarakter, serta bebas dari narkoba,” jelasnya.
Wakil Ketua KONI Padangsidimpuan Ali Akbar juga memberikan apresiasi serupa. Ia berharap turnamen seperti MY CUP II digelar secara berkelanjutan sebagai sarana melahirkan bibit atlet futsal yang mampu mengharumkan nama Kota Padangsidimpuan di level yang lebih tinggi.
Baca juga: Sinergi Masyarakat dan Aparat Bongkar Jaringan Sabu Lewat Bus Antarkota di Jawa Tengah
Penggagas turnamen sekaligus Ketua Asosiasi Futsal Kota Padangsidimpuan Marini Yuliana Hutabarat menegaskan bahwa MY CUP II tidak hanya berorientasi pada juara, melainkan pembentukan karakter generasi muda melalui olahraga. “Kami ingin olahraga menjadi benteng bagi generasi muda. Turnamen ini mengusung motto ‘Ukir Prestasi, Usir Narkoba’ sebagai komitmen bersama menciptakan pelajar yang sehat, berprestasi dan bebas dari narkoba,” tegas anggota fraksi Golkar DPRD Kota Padangsidimpuan tersebut. Ia menambahkan bahwa berakhirnya turnamen diharapkan menjadi momentum penguatan pembinaan olahraga pelajar di Kota Padangsidimpuan, sehingga mampu menghasilkan atlet berprestasi sekaligus generasi muda yang sportif, disiplin, dan berkarakter.
Penyelenggaraan MY CUP II memperlihatkan bahwa olahraga pelajar dapat berfungsi sebagai instrumen sosial yang efektif dalam membangun integritas, kedisiplinan, dan ketahanan terhadap pengaruh negatif. Sinergi antara lembaga legislatif, eksekutif, kepolisian, organisasi olahraga, dan masyarakat sipil menjadi fondasi penting agar pembinaan atlet usia dini di Kota Padangsidimpuan terus berlanjut dan berdampak jangka panjang.
Pewarta: Indra Saputra
Tagline: #MYCupII, #FutsalPelajar, #UkirPrestasiUsirNarkoba, #Padangsidimpuan, #PembinaanAtletMuda, #GenerasiBerkarakter,

