Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Gencatan Senjata Rapuh AS-Iran: Selat Hormuz dan Ketidakpastian Nuklir Mengancam Stabilitas Timur Tengah

Gencatan Senjata Rapuh AS-Iran: Selat Hormuz dan Ketidakpastian Nuklir Mengancam Stabilitas Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 4 minutes read
Gencatan Senjata Rapuh AS-Iran
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Perjanjian gencatan senjata sementara antara Amerika Serikat dan Iran yang diumumkan baru-baru ini tampaknya berada dalam kondisi sangat rentan. Hanya beberapa jam setelah kesepakatan dua minggu itu mulai berlaku, Iran kembali menutup Selat Hormuz sebagai respons terhadap serangan Israel yang berlanjut di Lebanon. Langkah ini langsung memicu reaksi keras dari Washington dan menimbulkan kekhawatiran baru terhadap stabilitas keamanan energi global.

Kesepakatan tersebut dicapai melalui diplomasi intensif yang melibatkan Pakistan sebagai mediator. Kedua pihak mengklaim kemenangan: AS menyatakan telah mencapai tujuan militer utamanya, sementara Iran menyebut pihaknya berhasil memaksa lawan menerima sebagian syarat yang diajukan. Namun, perbedaan interpretasi yang tajam tentang isi perjanjian membuat banyak pengamat mempertanyakan daya tahan kesepakatan ini.

Wakil Presiden AS JD Vance menyebut gencatan senjata sebagai “rapuh” dan menekankan perlunya negosiasi dengan itikad baik. Gedung Putih menuntut agar Selat Hormuz segera dibuka kembali, sementara juru bicara pemerintah AS menegaskan bahwa penutupan jalur vital tersebut “sama sekali tidak dapat diterima”. Selat Hormuz merupakan arteri utama perdagangan minyak dunia, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas alam global melewati jalur tersebut di masa damai. Penutupannya berpotensi mengganggu rantai pasok energi internasional dan memicu lonjakan harga komoditas.

Di tengah gencatan senjata dengan Iran, Israel justru memperketat operasi militernya terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon. Serangan tanpa peringatan di kawasan Beirut telah menewaskan sedikitnya 112 orang dan melukai ratusan lainnya dalam salah satu hari paling berdarah sejak eskalasi terbaru. Pemerintah Lebanon mengutuk aksi tersebut sebagai “biadab”, sementara Liga Arab menuduh Israel sengaja berupaya menyabotase proses perdamaian dengan Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa penghentian kekerasan di Lebanon harus menjadi bagian integral dari kesepakatan. Sebaliknya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa gencatan senjata tidak mencakup front Lebanon. Perbedaan pandangan ini menjadi salah satu titik rawan utama.

Isu program nuklir dan rudal Iran juga masih menjadi pusat ketidakpastian. Amerika Serikat dan Israel menganggap penghancuran kemampuan nuklir Iran sebagai tujuan utama perang. Trump menyatakan kesediaan bekerja sama dengan Iran untuk mengeluarkan uranium yang diperkaya dari lokasi yang telah diserang. Namun, Iran belum mengonfirmasi hal tersebut, dan munculnya versi rencana dalam bahasa Farsi yang berbeda memicu tuduhan pemalsuan dari pihak AS.

Baca juga : Tragedi Mendadak di Pinggir Jalan: Pria 66 Tahun Asal Jakarta Selatan Meninggal di SPBU Jatisrono Wonogiri

Pembicaraan lanjutan untuk mencapai kesepakatan permanen dijadwalkan berlangsung di Islamabad, Pakistan, dengan Vance memimpin tim negosiasi Amerika. Iran menuntut penarikan pasukan AS dari kawasan, pencabutan sanksi, serta pembebasan aset yang dibekukan. Sementara itu, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth menyatakan bahwa militer Iran sudah tidak lagi menjadi ancaman signifikan bagi kepentingan AS dan kawasan setelah serangkaian serangan bersama.

Analis geopolitik memperingatkan bahwa meskipun serangan AS-Israel telah melemahkan infrastruktur Iran, ancaman dari program rudal balistik dan jaringan proxy regional seperti Hizbullah belum sepenuhnya hilang. Potensi pemungutan biaya pelayaran di Selat Hormuz oleh Iran dan Oman juga menjadi isu kontroversial yang dapat mengubah tatanan maritim internasional selama puluhan tahun.

Di lapangan, korban jiwa terus bertambah. Lebih dari 1.900 orang dilaporkan tewas di Iran, lebih dari 1.500 di Lebanon, serta puluhan korban di Israel, negara-negara Teluk, dan personel militer AS. Lebih dari satu juta warga Lebanon terpaksa mengungsi akibat konflik ini.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres telah mengirim utusan khusus ke Iran untuk membahas langkah ke depan. Namun, dengan ancaman Israel yang siap melanjutkan operasi kapan saja dan sikap keras kedua belah pihak, proses menuju perdamaian permanen masih penuh tantangan.

Perkembangan ini tidak hanya memengaruhi stabilitas Timur Tengah, tetapi juga ekonomi global yang masih rapuh pasca-pandemi. Para pemimpin dunia kini menyaksikan dengan cermat apakah diplomasi dapat mengalahkan logika kekerasan, atau apakah kawasan ini akan kembali terjerumus ke dalam siklus konflik yang lebih destruktif.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Tragedi Mendadak di Pinggir Jalan: Pria 66 Tahun Asal Jakarta Selatan Meninggal di SPBU Jatisrono Wonogiri
Next: Serangan Mendadak Israel di Jantung Beirut: Eskalasi Berbahaya di Tengah Harapan Gencatan Senjata Regional

Related Stories

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Delapan Negara Arab dan Islam Kutuk Penghinaan Ben-Gvir terhadap Aktivis Flotilla Global Sumud

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv

Ledakan Hipersonik di Langit Kyiv: Malam Paling Mengerikan dalam Empat Tahun Perang

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Rubio di New Delhi

Rubio di New Delhi: Upaya Perbaikan Hubungan AS-India di Tengah Arus Ketegangan Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Prabowo Gelorakan Swasembada Protein: Tambak Udang Modern Jadi Andalan Ketahanan Pangan Indonesia
  • Ahli Waris Berusia 87 Tahun Tempuh Jalur Hukum atas Sengketa Tanah Turun-Temurun di Kendal
  • Harapan Baru dari Sungai Sesayap: Hiu Gangga yang Nyaris Punah Ditemukan Kembali di Kalimantan
  • Miliaran Rupiah untuk Makan-Minuman Rapat DPRD Padangsidimpuan Dipertanyakan, Ketua WIB: Segera Diaudit !
  • Revitalisasi SMPN 2 Angkola Selatan: Dugaan Pemborosan APBN dan Ancaman Keselamatan Siswa di Balik Campuran Rangka Kayu Lapuk
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.