Skip to content
25/08/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Gencatan Senjata Jelang Idul Fitri: Pakistan-Afghanistan Hentikan Api Perang di Tengah Tragedi Rumah Sakit Kabul

Gencatan Senjata Jelang Idul Fitri: Pakistan-Afghanistan Hentikan Api Perang di Tengah Tragedi Rumah Sakit Kabul

Jurnalis RI News Portal Posted on 5 bulan ago 3 minutes read
Gencatan Senjata Jelang Idul Fitri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Kabul, Afghanistan — Pakistan dan Afghanistan secara resmi mengumumkan penghentian sementara pertempuran lintas batas pada Rabu malam. Keputusan ini diambil hanya dua hari setelah Kabul menuding Islamabad bertanggung jawab atas serangan udara yang menghancurkan rumah sakit rehabilitasi narkoba di ibu kota Afghanistan, menewaskan ratusan orang.

Kedua negara sepakat menangguhkan aksi militer menjelang Hari Raya Idul Fitri, yang menjadi penanda berakhirnya bulan Ramadan. Penghentian ini juga merupakan respons langsung atas permintaan mediasi dari Arab Saudi, Turki, dan Qatar—tiga negara yang sejak Februari lalu aktif berupaya meredam eskalasi konflik yang telah berulang kali melanggar perbatasan kedua negara.

Pengumuman damai sementara ini disampaikan hanya beberapa jam setelah Kabul menggelar pemakaman massal bagi puluhan korban yang jenazahnya tak teridentifikasi. Buldozer menggali lubang-lubang baru di pemakaman ibu kota saat hujan gerimis membasahi barisan ambulans yang mengangkut peti-peti kayu sederhana. Beberapa peti bahkan memuat sisa jenazah lebih dari satu orang, menggambarkan betapa dahsyatnya dampak serangan yang terjadi Senin malam lalu.

Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar menegaskan bahwa penangguhan serangan akan mulai berlaku pada tengah malam Rabu dan berlangsung hingga tengah malam Senin mendatang. “Pakistan memberikan isyarat ini dengan itikad baik dan sesuai ajaran Islam,” ujar Tarar dalam pernyataan resminya. Namun, ia menambahkan syarat tegas: jika terjadi serangan balik, serangan drone, atau aksi teror di wilayah Pakistan, operasi militer akan langsung dilanjutkan dengan kekuatan penuh.

Di pihak Afghanistan, juru bicara pemerintah Zabihullah Mujahid tidak menyebut batas waktu pasti, tetapi menegaskan sikap tegas negaranya. “Kami akan merespons dengan berani setiap bentuk ancaman atau agresi,” katanya. Meski demikian, kedua belah pihak tampaknya sedang memberi ruang bagi diplomasi di tengah tekanan internasional yang semakin kuat.

Pakistan dengan tegas membantah tuduhan bahwa serangan mereka menargetkan Rumah Sakit Omid, fasilitas rehabilitasi kecanduan narkoba berkapasitas 2.000 tempat tidur yang terletak dekat Bandara Internasional Kabul. Islamabad bersikeras bahwa targetnya hanya fasilitas militer dan depot amunisi. Klaim Afghanistan yang menyebut 408 orang tewas dan 265 luka-luka pun disebut sebagai propaganda.

Baca juga : Bayang Krisis Energi Global: Israel Habisi Menteri Intelijen Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Dramatis

Serangan Senin malam itu menjadi yang paling mematikan sejak konflik lintas batas kembali memanas akhir Februari lalu. Rumah sakit yang baru saja diperluas itu dulunya adalah pusat pengobatan biasa; kini menjadi simbol upaya Taliban memberantas kecanduan narkoba di tengah ladang opium yang masih menjadi sumber heroin dunia. Kebakaran hebat menyusul ledakan, dan tim penyelamat bekerja hingga larut malam menyisir puing-puing dengan senter.

Dalam wawancara sebelum pengumuman gencatan senjata, Tarar menjelaskan bahwa Pakistan hanya menyasar “infrastruktur teroris” yang mendukung kelompok militan, termasuk Taliban Pakistan yang dianggap mendapat perlindungan di Afghanistan. “Kami memberikan pilihan jelas kepada Kabul: bersama Pakistan atau bersama teroris,” tegasnya.

Konflik ini telah mengganggu gencatan senjata yang sempat dicapai Oktober lalu melalui mediasi Qatar. Kini, dengan jutaan warga kedua negara yang sedang mempersiapkan Idul Fitri, harapan kecil muncul bahwa jeda ini bisa menjadi pintu masuk bagi dialog yang lebih permanen—sebelum militan lain seperti al-Qaida dan ISIS memanfaatkan kekacauan untuk bangkit kembali.

Di tengah hujan ringan dan suasana duka di pemakaman Kabul, satu hal menjadi jelas: perang tetangga ini tak hanya menyisakan puing fisik, tetapi juga luka mendalam bagi masyarakat sipil yang paling rentan.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bayang Krisis Energi Global: Israel Habisi Menteri Intelijen Iran, Harga Minyak Dunia Melonjak Dramatis
Next: Trump Longgarkan Sanksi Minyak Venezuela: Langkah Strategis Redam Krisis Energi Global di Tengah Perang Iran

Related Stories

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Dua Pemberontak di Mali Menerbitkan Komentar Langsung terhadap Misi Perjanjian Damai PBB

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln

AS Tangani Persoalan Kesehatan Mental dan Pasokan di USS Abraham Lincoln: Kapal Induk Baru Bergerak ke Timur Tengah

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 minggu ago 0
Gelombang Panas Ekstrem Jepang

Gelombang Panas Ekstrem Jepang: Suhu 40 Derajat Celsius Mengancam 41 Prefektur

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 bulan ago
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
iklan
iklan
iklan
Iklan
Berita Video

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Soliditas Polri-Kejaksaan Agung Tak Tergoyahkan oleh Kasus Korupsi Internal
  2. Wisnu mengenai Mengawal Libur Sekolah: Bandung Kerahkan 350 Petugas Gabungan Cegah Lonjakan Kejahatan Remaja
  3. Sultan Liwa mengenai Kemenko Polkam Perkuat Sinergi Lintas Lembaga Hadapi Ancaman Geopolitik Multipolar
  4. Sammy Sandinata mengenai Delapan Pejuang Papua Kembali ke Pangkuan NKRI: Bendera Merah Putih Dikecup, Senjata Diserahkan di Pegunungan Bintang
  5. Sugeng Rudianto mengenai Menelusuri Jejak Pangeran Sambernyawa: Wonogiri Historical Trip Kobarkan Semangat Sejarah Generasi Muda

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Melintasi Batas Dusun: Kebersamaan Warga Sambirejo dalam Nuansa Budaya dan Edukasi Keselamatan di Peringatan HUT ke-81 RI
  • Bencana Ekologis di Sungai Batang Ayumi: Kehancuran Tradisi Lubuk Larangan dan Kerentanan Sosio-Ekonomi Masyarakat Padangsidimpuan
  • Integrasi Modernisasi Transportasi Kerakyatan dan Ekosistem Kebudayaan Pesantren menjelang Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama
  • Jejak Sabu Lintas Wilayah: Kasus AAP Membuka Tabir Jaringan Pengedar Ranap-Tapsel
  • Eksaserbasi Kekecewaan Penyintas Gempa Lamba Leda: Potret Rapuhnya Manajemen Informasi dan Koordinasi Respon Kebencanaan
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by