Skip to content
12/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Eskalasi di Selat Hormuz: Bagaimana Serangan Balasan Iran Mengubah Lanskap Keamanan Energi Global

Eskalasi di Selat Hormuz: Bagaimana Serangan Balasan Iran Mengubah Lanskap Keamanan Energi Global

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Eskalasi di Selat Hormuz
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Dubai, United Arab Emirates — Konflik yang meletus pada akhir Februari 2026 antara koalisi Amerika Serikat-Israel melawan Iran telah memasuki fase kritis pada pekan kedua. Serangan balasan Teheran tidak lagi terbatas pada wilayah Israel, melainkan meluas ke negara-negara Teluk, menciptakan ancaman langsung terhadap stabilitas pasokan energi dunia.

Pada 10 Maret, otoritas Bahrain melaporkan serangan drone Iran menghantam kawasan pemukiman di Manama, menewaskan satu warga sipil dan melukai beberapa lainnya. Arab Saudi berhasil mencegat drone di wilayah timur yang kaya minyak, sementara Kuwait mengklaim menembak jatuh enam unit tak berawak. Di Uni Emirat Arab, kebakaran melanda zona industri Ruwais—pusat petrokimia penting—akibat serangan drone, meski tanpa korban jiwa. Di sisi lain, sirene peringatan meraung di Yerusalem dan Tel Aviv saat sistem pertahanan udara Israel berupaya menghalau rentetan rudal dan drone dari Iran.

Dari perspektif militer, pernyataan Menteri Pertahanan AS menandai hari itu sebagai puncak intensitas serangan koalisi: jumlah pesawat tempur dan bomber terbanyak, didukung intelijen yang semakin akurat. Target utama mencakup penghancuran kemampuan rudal balistik dan drone Iran, pelemahan angkatan laut untuk menjaga kebebasan navigasi di Selat Hormuz, serta penetrasi lebih dalam ke infrastruktur militer dan industri Teheran. Data lapangan menunjukkan lebih dari ribuan target telah dihantam sejak awal operasi.

Di pihak Iran, retorika tetap tegas. Pimpinan parlemen menyatakan bahwa Teheran tidak mencari gencatan senjata, melainkan ingin memberikan “pelajaran keras” kepada pihak yang dianggap sebagai agresor. Ancaman serupa muncul dari pejabat senior lain, menegaskan ketahanan rezim meski menghadapi tekanan luar biasa. Iran juga mengklaim telah menekan volume peluncuran rudal dalam 24 jam terakhir—sebuah indikasi kemungkinan degradasi kapasitas akibat serangan balik koalisi.

Dimensi paling mengkhawatirkan adalah gangguan di Selat Hormuz. Jalur vital yang mengangkut sekitar seperlima minyak dan gas dunia kini nyaris lumpuh. Iran secara efektif menghentikan lalu lintas kapal tanker melalui ancaman serangan dan aksi langsung terhadap kapal dagang. Beberapa insiden telah menewaskan pelaut, sementara kapten kapal melaporkan ledakan di dekat perairan UAE. Akibatnya, harga minyak Brent sempat melonjak mendekati $120 per barel sebelum stabil di kisaran $90—kenaikan hampir seperempat sejak konflik dimulai.

Perusahaan minyak besar di kawasan Teluk mengalihkan rute tanker dan memaksimalkan kapasitas pipa alternatif menuju Laut Merah. Namun, analis memperingatkan bahwa pasokan yang semakin ketat berpotensi mendorong harga energi global lebih tinggi lagi, memicu inflasi bahan bakar dan gangguan rantai pasok dunia. Dampak jangka panjang bisa meluas ke ekonomi global jika krisis berlarut.

Baca juga : Wakapolda DIY Tinjau Langsung Kesiapan Tol Purwomartani, Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026

Secara paralel, front Lebanon tetap panas. Israel melancarkan serangan intensif terhadap Hizbullah, yang membalas dengan rudal ke wilayah utara Israel. Milisi pro-Iran di Irak juga aktif menyerang basis AS. Korban jiwa terus bertambah: lebih dari seribu di Iran, ratusan di Lebanon, serta korban di Israel dan personel militer AS.

Di tengah eskalasi ini, muncul sinyal kemanusiaan kecil namun bermakna: lima pemain sepak bola wanita Iran yang sedang bertanding di Australia memperoleh suaka setelah turnamen mereka berakhir. Keputusan ini mencerminkan ketegangan antara solidaritas internasional dan realitas geopolitik yang semakin rumit.

Konflik ini bukan sekadar pertarungan militer bilateral, melainkan ujian bagi arsitektur keamanan Timur Tengah dan ketahanan pasar energi global. Dengan Selat Hormuz sebagai titik rawan utama, dunia kini menanti apakah tekanan ekonomi yang dihasilkan akan memaksa de-eskalasi atau justru memperpanjang spiral kekerasan yang merugikan semua pihak.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Wakapolda DIY Tinjau Langsung Kesiapan Tol Purwomartani, Antisipasi Lonjakan Pemudik Lebaran 2026
Next: Rekaman Baru Menguatkan Dugaan Rudal AS Hantam Sekolah di Minab: Bukti Tomahawk dan Bayang-Bayang Pelanggaran Hukum Perang

Related Stories

Ketegangan Pasca-Gencatan Senjata

Ketegangan Pasca-Gencatan Senjata: Dua Penjaga Perdamaian Malaysia Terluka dalam Serangan di Lebanon Selatan

Jurnalis RI News Portal Posted on 21 menit ago 0
Pragmatisme Eropa vs Nilai Kemanusiaan

Pragmatisme Eropa vs Nilai Kemanusiaan: Mengapa Brussel Memilih Berunding dengan Taliban?

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Vonis Mati Dua Warga Uighur di Thailand

Vonis Mati Dua Warga Uighur di Thailand: Keadilan atau Bayang-Bayang Politik?

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Pemerintah Siap Perkuat Efisiensi Anggaran 2027: Prioritas Belanja Produktif dan Perlindungan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran
  2. Sugeng Rudianto mengenai Pemerintah Siap Perkuat Efisiensi Anggaran 2027: Prioritas Belanja Produktif dan Perlindungan Sosial yang Lebih Tepat Sasaran
  3. Sammy Sandinata mengenai Prabowo Perkuat Fondasi Ekonomi: Luhut dan Chatib Basri Bertemu di Istana
  4. Adi tanjoeng mengenai Komnas HAM Dalami Tragedi Kembru: 12 Nyawa Melayang, Ribuan Warga Mengungsi di Papua Tengah
  5. Sammy Sandinata mengenai Komnas HAM Dalami Tragedi Kembru: 12 Nyawa Melayang, Ribuan Warga Mengungsi di Papua Tengah

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Shinjiro Koizumi Kunjungi Indonesia: Memperdalam Kemitraan Pertahanan di Jalur Laut Strategis
  • Ketegangan Pasca-Gencatan Senjata: Dua Penjaga Perdamaian Malaysia Terluka dalam Serangan di Lebanon Selatan
  • Sudewo Mulai Babak Baru di Rutan Semarang: Tekanan Darah Tinggi Hambat Kunjungan Keluarga
  • Memperkuat Benteng Digital Indonesia: ADIGSI Gandeng CREST International Hadapi Ancaman Siber yang Semakin Canggih
  • Indonesia Menembus Hollywood: Film Pendek Berjaya di Panggung Internasional di Tengah Disparitas Ekonomi Kreatif Global
Copyright © RI News Production | Editor IT by Setiawan Wibisono S.Th | PT. Virnanda Creator Productions .