Skip to content
05/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Diplomasi di Tengah Ancaman: Iran Tutup Sementara Selat Hormuz untuk Latihan Militer Saat Perundingan Nuklir dengan AS Berlangsung di Jenewa

Diplomasi di Tengah Ancaman: Iran Tutup Sementara Selat Hormuz untuk Latihan Militer Saat Perundingan Nuklir dengan AS Berlangsung di Jenewa

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 bulan ago 4 minutes read
Iran Tutup Sementara Selat Hormuz untuk Latihan Militer Saat Perundingan Nuklir dengan AS Berlangsung di Jenewa
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Geneva, 18 Februari 2026 — Dalam suasana tegang yang memadukan demonstrasi kekuatan militer dan upaya diplomatik, Iran melakukan penutupan sementara sebagian Selat Hormuz pada Selasa (17/2) waktu setempat untuk melaksanakan latihan tembak langsung oleh Pasukan Garda Revolusi (IRGC). Langkah ini bertepatan dengan putaran kedua perundingan tidak langsung mengenai program nuklir Teheran yang digelar di Jenewa, Swiss, dengan mediasi Oman.

Penutupan jalur maritim strategis tersebut—yang menjadi lintasan sekitar seperlima pasokan minyak dunia—dilaporkan berlangsung beberapa jam dengan alasan “keamanan pelayaran dan kepentingan maritim”. Media negara Iran melaporkan bahwa rudal tembak langsung ditembakkan dari daratan dan pesisir menuju target di selat tersebut sebagai bagian dari latihan “Smart Control of the Strait of Hormuz”. Ini merupakan kali pertama sejak ancaman militer AS meningkat akhir-akhir ini Iran secara terbuka mengumumkan penutupan semacam itu, meskipun latihan serupa pernah digelar beberapa minggu sebelumnya tanpa penutupan resmi.

Langkah Tehran ini dipandang sebagai sinyal kuat kepada komunitas internasional, khususnya Washington, bahwa setiap tindakan agresif terhadap Iran berpotensi mengganggu stabilitas energi global. Pakar keamanan regional menilai pengumuman penutupan ini sebagai pesan bahwa dampak serangan terhadap Iran tidak akan terbatas pada wilayahnya saja, melainkan bisa menciptakan efek riak ekonomi dunia.

Sementara itu, perundingan di kediaman utusan Oman di Jenewa berlangsung selama sekitar tiga setengah jam. Delegasi AS dipimpin oleh utusan khusus Steve Witkoff dan menantu Presiden Donald Trump, Jared Kushner. Pihak Iran dipimpin Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, yang kemudian menyatakan bahwa kedua belah pihak telah mencapai pemahaman atas “prinsip-prinsip panduan utama” untuk kesepakatan potensial.

“Diskusi berlangsung serius, konstruktif, dan positif. Kami berhasil mencapai kesepakatan umum atas sejumlah prinsip panduan, yang menjadi dasar untuk melangkah ke penyusunan kesepakatan lebih lanjut,” ujar Araghchi kepada media negara setelah pertemuan. Ia menekankan bahwa jalur menuju kesepakatan telah dimulai, meskipun masih banyak detail teknis yang perlu diselesaikan. Delegasi Iran berencana menyampaikan proposal lebih rinci dalam dua minggu ke depan guna mempersempit perbedaan posisi.

Di sisi lain, pejabat AS yang berbicara tanpa menyebut nama menyatakan bahwa kemajuan memang tercapai, tetapi “masih banyak detail yang harus dibahas”. Oman, sebagai mediator, menyebut pertemuan berakhir dengan “kemajuan baik dalam mengidentifikasi tujuan bersama dan isu teknis terkait”, serta langkah-langkah jelas ke depan.

Baca juga : Pangkogabwilhan I Tekankan Mitigasi Megathrust di Wilayah Rawan Gempa Bengkulu

Pernyataan optimis dari Araghchi kontras dengan nada keras dari Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei. Ia memperingatkan bahwa “tentara terkuat di dunia bisa mendapat tamparan yang membuatnya tak bisa bangkit lagi”, merujuk pada kehadiran militer AS yang diperkuat di kawasan, termasuk pengiriman kapal induk USS Gerald R. Ford untuk bergabung dengan USS Abraham Lincoln beserta armada pendukungnya.

Presiden Trump, yang secara tidak langsung terlibat dalam perundingan, menyatakan keyakinannya bahwa Teheran “ingin mencapai kesepakatan” demi menghindari konsekuensi lebih lanjut. Ia telah berulang kali mengancam penggunaan kekuatan jika program nuklir Iran tidak dibatasi, terutama setelah pemboman situs nuklir Iran oleh AS pada Juni tahun lalu yang menghancurkan banyak sentrifugal pengaya uranium.

Iran menegaskan bahwa program nuklirnya bersifat damai dan tidak mengejar senjata nuklir, serta bersedia membuka verifikasi lebih lanjut. Namun, Teheran menolak tuntutan untuk menghentikan pengayaan uranium di wilayahnya atau menyerahkan stok uranium tingkat tinggi. Sebelum insiden Juni lalu, Iran telah mengaya uranium hingga kemurnian 60 persen—hanya selangkah teknis dari tingkat senjata.

Meskipun perundingan menunjukkan tanda kemajuan, ketegangan tetap tinggi di tengah pembangunan militer AS dan kekhawatiran negara-negara Teluk akan eskalasi menjadi konflik regional baru. Harga minyak dunia sempat berfluktuasi, dengan penurunan setelah perundingan usai, mencerminkan harapan pasar terhadap kemungkinan kesepakatan yang dapat menstabilkan pasokan energi global.

Perkembangan ini menandai fase kritis dalam diplomasi AS-Iran pasca-kegagalan kesepakatan 2015 dan serangkaian konfrontasi militer baru-baru ini. Hasil akhir dari proses ini tidak hanya akan menentukan masa depan program nuklir Iran, tetapi juga stabilitas Timur Tengah dan keseimbangan kekuatan global.

Pewarta : Setiawan Wibisono

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Pangkogabwilhan I Tekankan Mitigasi Megathrust di Wilayah Rawan Gempa Bengkulu
Next: Pertahanan Laut China Selatan Makin Kokoh: AS Siapkan Penempatan Rudal Mutakhir Tambahan di Filipina

Related Stories

Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield

Veteran Angkatan Darat AS Tewas Ditembak FBI Usai Sandera Pegawai Sekolah selama 16 Jam di Bakersfield

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Proyek Mega Kushner di Albania

Proyek Mega Kushner di Albania: Antara Ambisi Pariwisata dan Perlawanan Lingkungan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Korea Utara Perkuat Produksi Bahan Nuklir Secara Eksponensial

Korea Utara Perkuat Produksi Bahan Nuklir Secara Eksponensial: Langkah Berisiko di Tengah Ketegangan Regional

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Nasib Buruh PT BENSULI yang Terombang-Ambing di Tengah Penghentian Operasional Mendadak
  • Vonis Berat Korupsi Alih Hak Tanah Negara di Bolaang Mongondow: Mantan Pengurus Puskud Sulut Divonis Penjara hingga 12 Tahun
  • Polisi dan Masyarakat Gotong Royong Perbaiki Bahu Jalan Rawan Kecelakaan di Padangsidimpuan
  • Bangka Belitung Berjaya di Reformasi Hukum Nasional: Raih Predikat Istimewa IRH 2025 dengan Skor 96,20
  • Memperkuat Jiwa Pengayom Masyarakat: Polres Melawi Rutin Tadarus Surah Yasin Setiap Kamis
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.