Skip to content
01/06/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Deportasi Massal Fotografer Asing: Pelajaran Ketat dari Industri Kreatif Berbayar di Jakarta

Deportasi Massal Fotografer Asing: Pelajaran Ketat dari Industri Kreatif Berbayar di Jakarta

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Deportasi Massal Fotografer Asing
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Jakarta Selatan baru saja mengeksekusi deportasi terhadap 13 warga negara asing (WNA) asal China. Mereka terlibat dalam penyelenggaraan acara pemotretan berbayar bertajuk “Celebrity Portrait Event by Luxuravision.id” yang digelar di sebuah restoran di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Tindakan ini tidak hanya menyoroti kerentanan regulasi izin tinggal bagi pekerja asing di sektor seni visual, tetapi juga menggarisbawahi komitmen pemerintah dalam menegakkan hukum keimigrasian di era digital di mana acara-acara seperti ini sering kali dipromosikan secara daring.

Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Selatan, Winarko, menyatakan bahwa deportasi ini merupakan respons administratif yang tegas terhadap pelanggaran yang terbukti. “Kami telah melakukan tindakan administratif keimigrasian berupa deportasi dan penangkalan terhadap ke-13 warga negara asing asal China tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” ujarnya dalam pernyataan resmi di Jakarta pada hari Sabtu. Pernyataan ini mencerminkan pendekatan yang lebih proaktif dari otoritas imigrasi dalam memantau kegiatan ekonomi berbasis kreatif yang melibatkan partisipan internasional, di mana batas antara wisata dan pekerjaan sering kali kabur.

Kronologi kejadian dimulai pada Senin, 26 Januari 2026, sekitar pukul 13.00 WIB, ketika petugas imigrasi melakukan pemantauan rutin di lokasi acara. Acara tersebut, yang berlangsung dari 21 hingga 28 Januari 2026, menawarkan sesi pemotretan berkonsep selebriti dengan mekanisme pendaftaran berbayar. Informasi yang diperoleh di tempat mengungkap bahwa para WNA ini berperan aktif sebagai fotografer, penata rias, penata gaya, dan anggota panitia. Pemantauan dilakukan dengan cara persuasif dan humanis, sesuai prosedur standar, tanpa mengganggu jalannya kegiatan secara langsung.

Sebagai langkah lanjutan, ke-13 WNA tersebut dipanggil ke kantor imigrasi untuk klarifikasi dan pemeriksaan administratif mendalam. Hasilnya menunjukkan adanya penyalahgunaan izin tinggal, yang melanggar ketentuan hukum keimigrasian Indonesia. Pada Kamis, 12 Februari 2026, deportasi akhirnya dieksekusi, lengkap dengan larangan masuk kembali ke wilayah Indonesia untuk periode tertentu. Kasus ini menambah daftar panjang pelanggaran serupa di sektor industri kreatif, di mana pekerja asing sering kali memanfaatkan visa turis untuk aktivitas komersial, sebuah praktik yang semakin umum di tengah booming konten visual berbasis online.

Baca juga : Revitalisasi Bayang-Bayang Leluhur: Dukungan Kementerian Kebudayaan untuk Peringatan Hari Wayang Dunia 2026

Dari perspektif akademis, insiden ini mengilustrasikan tantangan dalam mengatur migrasi tenaga kerja di era globalisasi digital. Hukum keimigrasian Indonesia, yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian, menekankan bahwa izin tinggal harus sesuai dengan tujuan kunjungan. Pelanggaran seperti ini tidak hanya berpotensi merugikan pekerja lokal di industri fotografi dan fashion, tetapi juga menimbulkan risiko keamanan nasional jika tidak diawasi ketat. Penelitian dari lembaga seperti Pusat Studi Migrasi Universitas Indonesia menunjukkan bahwa kasus penyalahgunaan visa di sektor kreatif telah meningkat 15% dalam dua tahun terakhir, didorong oleh kemudahan akses informasi dan kolaborasi lintas batas.

Kantor Imigrasi Jakarta Selatan menegaskan bahwa tindakan ini dilakukan secara profesional, proporsional, dan adil, sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga ketertiban keimigrasian. Winarko juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dengan melaporkan aktivitas mencurigakan terkait WNA. “Kami terus berkomitmen melaksanakan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan orang asing sebagai bagian dari upaya menjaga ketertiban serta kepatuhan terhadap peraturan keimigrasian di daerah ini,” tambahnya.

Kasus deportasi ini menjadi pengingat bagi penyelenggara acara internasional untuk memastikan kepatuhan regulasi, terutama di tengah pertumbuhan industri kreatif yang bergantung pada kolaborasi global. Bagi Indonesia, ini adalah langkah menuju penguatan ekosistem yang lebih inklusif namun terkendali, di mana inovasi tidak mengorbankan kedaulatan hukum.

Pewarta : Yogi Hilmawan

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Revitalisasi Bayang-Bayang Leluhur: Dukungan Kementerian Kebudayaan untuk Peringatan Hari Wayang Dunia 2026
Next: Operasi Senyap: Polda Jateng Gagalkan Gelombang Bahaya Petasan Jelang Ramadhan

Related Stories

Ribuan Umat Buddha Gelar Sujud Tiga Langkah di Candi Sojiwan

Ribuan Umat Buddha Gelar Sujud Tiga Langkah di Candi Sojiwan, Serukan Perdamaian dan Kepemimpinan Bijaksana

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Lonjakan Karhutla di Sumatera Selatan

Lonjakan Karhutla di Sumatera Selatan: Awal Tahun 2026 Catat 182 Hektare Lahan Terbakar

Jurnalis RI News Portal Posted on 6 jam ago 0
Pemprov Jawa Barat Bangun Ekosistem Syariah di Kawasan Industri

Pemprov Jawa Barat Bangun Ekosistem Syariah di Kawasan Industri: Responsif Hadapi Dominasi Pekerja Muslim

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Nyata dari Desa: Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tanam Jagung Hibrida Demi Ketahanan Pangan Nasional
  • Polri Tanam Jagung Hibrida di Melawi: Wujud Nyata Komitmen Ketahanan Pangan Nasional
  • Polisi Melawi Sigap Bubarkan Balapan Liar di Jembatan Melawi, Tekankan Keselamatan sebagai Prioritas Utama
  • Olivia Rodrigo Hadirkan Ledakan Emosi Cinta yang Rapuh dalam Single “Drop Dead”
  • Ribuan Umat Buddha Gelar Sujud Tiga Langkah di Candi Sojiwan, Serukan Perdamaian dan Kepemimpinan Bijaksana
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.