Skip to content
06/09/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • World
  • Bayang-Bayang Lakurawa: Ancaman Militan yang Makin Meluas di Nigeria

Bayang-Bayang Lakurawa: Ancaman Militan yang Makin Meluas di Nigeria

Jurnalis RI News Portal Posted on 7 bulan ago 4 minutes read
Ancaman Militan yang Makin Meluas di Nigeria
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Abuja, Nigeria — Krisis keamanan yang semakin kompleks di Nigeria, kelompok militan Lakurawa kembali menjadi sorotan setelah serangkaian serangan mematikan di wilayah barat laut negara itu. Setidaknya 34 orang tewas dalam serangan terkoordinasi terhadap desa-desa di negara bagian Kebbi pada Selasa lalu, menurut laporan keamanan yang dilihat oleh wartawan internasional. Insiden ini tidak hanya menambah daftar panjang korban jiwa, tetapi juga menandai perluasan pengaruh kelompok yang dikenal dengan campuran antara ideologi Islam militan dan praktik kriminal seperti pemerasan dan penculikan.

Lakurawa, yang nama asalnya berasal dari istilah Hausa yang berarti “para rekrutan” dan dipengaruhi oleh bahasa Prancis, pertama kali muncul pada 2017 sebagai kelompok vigilante yang melindungi komunitas dari bandit di negara bagian Sokoto. Namun, sejak akhir 2024, kelompok ini bertransformasi menjadi kekuatan destruktif yang menggabungkan pemerintahan Islam ketat dengan aktivitas bandit, termasuk pungutan paksa yang mereka sebut sebagai zakat atau kewajiban agama. Pemerintah Nigeria secara resmi menyatakan Lakurawa sebagai organisasi teroris pada 2025, setelah serangkaian serangan yang menewaskan ratusan orang, termasuk warga sipil, bandit saingan, dan pasukan keamanan.

Asal-usul Lakurawa masih menjadi perdebatan di kalangan analis keamanan. Beberapa ahli percaya kelompok ini lahir dari gabungan antara pejuang Fulani dari Mali yang terkait dengan Front Pembebasan Macina—yang kemudian bergabung dengan kelompok militan lain—dan milisi pertahanan diri dari Niger. Yang jelas, Lakurawa telah menjalin hubungan dengan cabang Provinsi Sahel dari kelompok militan global, yang memungkinkan mereka beroperasi di wilayah perbatasan Niger-Nigeria. Hutan-hutan lebat di perbatasan ini menjadi basis ideal untuk perdagangan senjata ilegal, penyelundupan, dan pergerakan militan, mempersulit upaya pemberantasan oleh pasukan keamanan setempat.

Serangan terbaru di Kebbi bukanlah yang pertama. Pada awal Februari 2026, militan yang diduga terkait Lakurawa menyerbu desa-desa di negara bagian Kwara, menewaskan lebih dari 160 orang dalam salah satu pembantaian terburuk dalam beberapa bulan terakhir. Meskipun beberapa pejabat menyalahkan kelompok militan lain seperti Boko Haram, analis independen menunjukkan pola Lakurawa dalam penegakan hukum Islam yang ketat, di mana warga desa yang menolak versi syariah mereka menjadi target. Serangan ini sering melibatkan pembakaran bangunan, penculikan, dan pembunuhan massal, meninggalkan komunitas dalam ketakutan permanen. Di Sokoto dan Kebbi, Lakurawa telah memperluas operasinya sejak 2024, dengan serangan mendadak terhadap pasukan keamanan dan pemaksaan aturan agama yang menghukum pelanggaran seperti minum alkohol atau pelanggaran norma sosial.

Baca juga : Bayang-Bayang Nuklir di Gurun: Saudi Arabia Merangkul Teknologi Pengayaan Uranium di Tengah Ketegangan Regional

Yang lebih mengkhawatirkan adalah ikatan Lakurawa dengan jaringan militan yang lebih luas. Kelompok ini berfungsi sebagai penghubung strategis antara cabang militan di Sahel dan Afrika Barat, memfasilitasi rekrutmen, logistik, dan dukungan operasional. Ada bukti bahwa anggota Lakurawa telah mengunjungi kamp-kamp militan di negara bagian Borno sejak 2023, memperkuat kolaborasi dengan kelompok seperti Boko Haram dan splinter-nya. Hibrida antara terorisme dan kriminalitas ini—di mana pemerasan dan penculikan menjadi sumber pendanaan—membuat Lakurawa sulit dibedakan dari bandit biasa, sehingga mempersulit respons keamanan Nigeria yang sudah terpecah belah antara konflik di timur laut dan barat laut.

Keterlibatan internasional semakin menonjol dalam menghadapi ancaman ini. Amerika Serikat telah melakukan serangan udara terhadap kamp Lakurawa di Sokoto pada Hari Natal 2025, dengan persetujuan Presiden Nigeria Bola Tinubu. Serangan ini diduga terkait dengan penculikan seorang misionaris Amerika di Niger pada Oktober 2025, meskipun skala Lakurawa masih lebih kecil dibandingkan kelompok militan lain di kawasan. Selain itu, AS telah mengirim penasihat militer untuk melatih pasukan Nigeria, menandai pemulihan kerjasama keamanan setelah ketegangan diplomatik sebelumnya. Namun, analis memperingatkan bahwa intervensi semacam ini bisa memperburuk situasi jika tidak disertai reformasi tata kelola lokal, seperti mengatasi kekosongan keamanan di perbatasan dan kemiskinan yang menjadi akar rekrutmen militan.

Implikasi jangka panjang bagi Nigeria sangat serius. Dengan operasi yang meluas ke Kebbi dan potensi ke Benin, Lakurawa berisiko menutup celah teritorial antara zona militan di Sahel dan Afrika Barat, memperluas pengaruh kelompok global. Krisis ini tidak hanya mengancam stabilitas regional, tetapi juga memperburuk penderitaan warga sipil yang terjebak antara militan, bandit, dan respons militer yang kadang berlebihan. Tanpa pendekatan holistik yang menggabungkan keamanan, pembangunan ekonomi, dan dialog komunitas, bayang-bayang Lakurawa akan terus menghantui Nigeria, mengubah wilayah barat laut menjadi medan perang baru yang tak terduga.

Pewarta : Anjar Bramantyo

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bayang-Bayang Nuklir di Gurun: Saudi Arabia Merangkul Teknologi Pengayaan Uranium di Tengah Ketegangan Regional
Next: Penggerebekan Beras Subsidi di NTB: Wujud Ketegasan Melawan Manipulasi Pasar Pangan

Related Stories

Kedaulatan Kognitif Anak

Kedaulatan Kognitif Anak: Polandia Memulai Era Sekolah Bebas Ponsel

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 hari ago 0
Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik

Misi Historis Penanggulangan Bencana Pasifik: Kapal Angkut Militer Jepang Bertolak Padamkan Karhutla Kalimantan

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
JSDF Kirim Kapal Tempur

JSDF Kirim Kapal Tempur & Helikopter ke Indonesia: Jepang Dukung Pemadam Karhutla dengan 600 Personel

Jurnalis RI News Portal Posted on 1 minggu ago 0
Trimakasih untuk Jurnalis RI News Lee Anno Yogyakarta, yang selalu mengawal kegiatan Kodim 073/Kulon Progo
Kepala MTsN 3 Klaten, Mukarom Faisal Rosidin, S.Pd.I., M.Si.
Iklan Kemerdekaan RI Ke-81
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video

Komentar

  1. A mengenai Dinamika Mobilisasi Komando Operasional: Penguatan Rayonisasi Taktis Brimob Polri dalam Mitigasi Ekologis Karhutla di Kabupaten Melawi
  2. Zulfian andesta mengenai Restorasi Pusat Niaga Slogohimo: Reaktualisasi Infrastruktur Ekonomi Pasar Tradisional Berbasis Akuntabilitas Publik
  3. A mengenai Petaka Petang di Tawangsari: Refleksi Kasus Laka Lantas Remaja dan Ancaman Keselamatan Jalan
  4. Tukino mengenai Pengungkapan Pencurian Dua Alat Utama di Padangsidimpuan: Tersangka AFS Ditangkap, Kerugian Rp2,5 Juta
  5. Tukino mengenai Harapan Daun Tembaga: Penambahan Dana Rp34,3 Miliar dan Kemajuan Pembayaran TPP ASN di Subulussalam

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Rafa Jadi Pahlawan, Melati Jaya FC Amankan Kemenangan Perdana di Turnamen Peduli Sepak Bola Padangsidimpuan 2026
  • Respon Cepat Karhutla: Polsek Nanga Pinoh Tembus Medan Terjal Padamkan Api di Lahan Mineral Melawi
  • Respon Cepat Karhutla Melawi: Pelajaran Penting dari Responsifitas Lapangan dan Tantangan Geografis Nanga Mancur
  • Respon Darurat Karhutla: Pendekatan Humanis Kepolisian Meringankan Beban Warga Melawi
  • Merajut Kemanunggalan di Ruang Publik: Perspektif Sosiologis dan Kesehatan Masyarakat pada TNI Run 2026
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.

Powered by
►
Necessary cookies enable essential site features like secure log-ins and consent preference adjustments. They do not store personal data.
None
►
Functional cookies support features like content sharing on social media, collecting feedback, and enabling third-party tools.
None
►
Analytical cookies track visitor interactions, providing insights on metrics like visitor count, bounce rate, and traffic sources.
None
►
Advertisement cookies deliver personalized ads based on your previous visits and analyze the effectiveness of ad campaigns.
None
►
Unclassified cookies are cookies that we are in the process of classifying, together with the providers of individual cookies.
None
Powered by