Skip to content
31/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Nasional
  • Penggerebekan Beras Subsidi di NTB: Wujud Ketegasan Melawan Manipulasi Pasar Pangan

Penggerebekan Beras Subsidi di NTB: Wujud Ketegasan Melawan Manipulasi Pasar Pangan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 bulan ago 3 minutes read
Penggerebekan Beras Subsidi di NTB
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Jakarta – Upaya pemerintah menjaga stabilitas pasokan pangan nasional, aksi tegas terhadap pelaku pengoplosan beras bersubsidi di Nusa Tenggara Barat (NTB) menjadi sorotan. Kasus ini tidak hanya mengungkap praktik curang yang merugikan masyarakat, tetapi juga menegaskan komitmen institusi terkait dalam menangani anomali di sektor pangan. Deputi Ketersediaan dan Stabilisasi Pangan Badan Pangan Nasional (Bapanas), yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana Tingkat Pusat Satuan Tugas Sapu Bersih (Satgas Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan, I Gusti Ketut Astawa, menekankan bahwa penindakan ini mencerminkan keseriusan dalam memberantas penyimpangan.

“Ini membuktikan keseriusan dalam menindak pelaku anomali pangan,” ujar Ketut Astawa dari Jakarta, Jumat lalu. Menurutnya, satu oknum telah ditangkap oleh Kepolisian Daerah (Polda) NTB karena diduga memanfaatkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk dicampur dan dijual sebagai beras medium biasa. Praktik ini melanggar regulasi dan merusak tujuan program subsidi pangan yang dirancang untuk melindungi konsumen berpenghasilan rendah.

Program beras SPHP, yang diperpanjang hingga akhir Februari 2026 dari tahun sebelumnya, merupakan inisiatif pemerintah untuk menjaga keterjangkauan pangan pokok. Melalui Perum Bulog sebagai operator, beras ini dilepas di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium. Di Zona 1—termasuk NTB—harga ditetapkan Rp12.500 per kilogram, sementara Zona 2 dan 3 masing-masing Rp13.100 serta Rp13.500 per kilogram. Anggaran subsidi dari pemerintah memastikan Bulog dapat menyalurkan beras berkualitas dengan harga terjangkau, sehingga mencegah inflasi pangan dan mendukung ketahanan rumah tangga.

Namun, Ketut Astawa menyoroti bagaimana pelaku sering kali melakukan repacking atau pengemasan ulang beras SPHP ke dalam kemasan polos, kemudian menjualnya dengan harga lebih tinggi untuk meraup untung pribadi. “Mereka jual seperti beras medium biasa. Nah, ini sudah ditindaklanjuti oleh Polda NTB, karena memang harus kita tindak,” tegasnya. Praktik semacam ini tidak hanya melanggar standar mutu dan label pangan, tetapi juga merusak kepercayaan publik terhadap sistem subsidi, yang pada akhirnya memperburuk ketimpangan akses pangan.

Kasus di NTB terungkap berkat laporan masyarakat, yang menjadi titik awal penyelidikan oleh Satgas Saber. Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda NTB, Kombes Pol FX Endriadi, menjelaskan bahwa timnya menemukan operasi pengoplosan di Lombok Barat. “Tim Satgas Saber Pangan langsung menindaklanjuti laporan itu dengan penyelidikan di lapangan. Hasilnya, ditemukan praktik pemindahan isi beras yang melanggar perlindungan konsumen. Terduga diduga melakukan manipulasi beras bersubsidi,” katanya.

Baca juga : Bayang-Bayang Lakurawa: Ancaman Militan yang Makin Meluas di Nigeria

Dalam penggerebekan tersebut, petugas menyita barang bukti signifikan, termasuk 140 karung beras siap edar berukuran 50 kilogram, 1.400 kemasan bekas SPHP 5 kilogram yang telah dikosongkan, 1.650 kemasan SPHP utuh, 98 karung polos cadangan, satu mesin jahit karung, gulungan benang, serta timbangan digital. Endriadi menambahkan bahwa pelaku menghilangkan identitas SPHP untuk menjual beras di kios pasar dan langsung ke konsumen di Lombok Barat serta Lombok Tengah, dengan harga melebihi HET. “Dengan menghilangkan identitas SPHP dan mengemasnya secara polos, pelaku bisa menjual beras dengan harga lebih tinggi dari HET yang ditetapkan pemerintah,” ungkapnya.

Dari perspektif akademis, kasus ini menggarisbawahi kerentanan rantai pasok pangan di daerah-daerah periferal seperti NTB, di mana pengawasan distribusi sering kali tergantung pada partisipasi masyarakat. Penelitian di bidang ekonomi pangan menunjukkan bahwa manipulasi subsidi seperti ini dapat memperburuk inflasi lokal dan mengurangi efektivitas program ketahanan pangan nasional. Selain itu, pelanggaran mutu beras berpotensi menimbulkan risiko kesehatan publik, karena campuran yang tidak terkontrol bisa memengaruhi standar gizi. Penindakan tegas oleh Satgas Saber tidak hanya berfungsi sebagai pencegahan, tetapi juga sebagai model kolaborasi antara lembaga pusat dan daerah dalam menegakkan regulasi pangan.

Keberhasilan operasi ini diharapkan menjadi preseden bagi wilayah lain, mendorong peningkatan transparansi dalam distribusi subsidi. Dengan demikian, pemerintah dapat lebih efektif menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, sekaligus melindungi konsumen dari praktik eksploitatif yang merugikan.

Pewarta : Yudha Purnama

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Bayang-Bayang Lakurawa: Ancaman Militan yang Makin Meluas di Nigeria
Next: Prabowo Menggoda Investor Global: Jembatan Baru Menuju Kemandirian Ekonomi Indonesia?

Related Stories

Ribuan Umat Buddha Gelar Sujud Tiga Langkah di Candi Sojiwan

Ribuan Umat Buddha Gelar Sujud Tiga Langkah di Candi Sojiwan, Serukan Perdamaian dan Kepemimpinan Bijaksana

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Lonjakan Karhutla di Sumatera Selatan

Lonjakan Karhutla di Sumatera Selatan: Awal Tahun 2026 Catat 182 Hektare Lahan Terbakar

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Insentif Pajak Nol Persen Dorong Arus Devisa Pulang ke Indonesia

Insentif Pajak Nol Persen Dorong Arus Devisa Pulang ke Indonesia

Jurnalis RI News Portal Posted on 4 jam ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Sinergi Nyata dari Desa: Bhabinkamtibmas dan Babinsa Tanam Jagung Hibrida Demi Ketahanan Pangan Nasional
  • Polri Tanam Jagung Hibrida di Melawi: Wujud Nyata Komitmen Ketahanan Pangan Nasional
  • Polisi Melawi Sigap Bubarkan Balapan Liar di Jembatan Melawi, Tekankan Keselamatan sebagai Prioritas Utama
  • Olivia Rodrigo Hadirkan Ledakan Emosi Cinta yang Rapuh dalam Single “Drop Dead”
  • Ribuan Umat Buddha Gelar Sujud Tiga Langkah di Candi Sojiwan, Serukan Perdamaian dan Kepemimpinan Bijaksana
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.