Skip to content
25/05/2026
  • Facebook
  • Youtube
  • Instagram
RI NEWS

RI NEWS

PORTAL BERITA INDONESIA

baner iklan
Primary Menu
  • Beranda
  • Internasional
  • Nasional
    • IstanaBerita seputar Istana
    • PemerintahanBerita seputar Pemerintahan
    • Politik
    • Parlemen
  • Buser Berita
    • TNI/PolriBerita seputar TNI dan Polri
    • KPKBerita seputar KPK
    • Hukum/PolitikBerita seputar Hukum
  • Regional
    • AcehBerita Seputar Aceh
    • DKI JakartaBerita seputar DKI Jakarta
    • Jawa BaratBerita seputar Jawa Barat
    • Jawa TengahBerita seputar Jawa Tangah
    • Jawa TimurBerita seputar Jawa Timur
    • YogyakartaBerita seputar Yogyakarta
    • BaliBerita Seputar Bali
    • BantenBerita seputar Sumatera
    • Nusa TenggaraBerita seputar Nusa Tenggara
    • SumateraBerita seputar Sumatera
    • KalimantanBerita seputar Kalimantan
    • PapuaBerita seputar Papua
    • SulawesiBerita seputar Sulawesi
    • MalukuBerita seputar Maluku
  • Olah Raga
  • Ilmu PengetahuanBerita seputar Ilmu Penegetahuan
  • Budaya
  • Hiburan
  • BisnisBerita seputar Bisnis
  • Redaksi
  • Privacy Policy
Live
  • Home
  • Regional
  • Arus Balik Lebaran 2026: Perantau Serbu Oleh-Oleh Khas Wonogiri, Industri Rumahan Kembali Menggeliat

Arus Balik Lebaran 2026: Perantau Serbu Oleh-Oleh Khas Wonogiri, Industri Rumahan Kembali Menggeliat

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 bulan ago 3 minutes read
Perantau Serbu Oleh-Oleh Khas Wonogiri
Silahkan bagikan ke media anda ...

RI News. Wonogiri – Suasana pasar oleh-oleh di Wonogiri ramai kembali seusai Hari Raya Idul Fitri 1447 H. Ribuan perantau yang hendak kembali ke kota-kota besar memadati toko-toko kecil dan kios industri rumahan, membawa pulang berbagai camilan dan makanan khas daerah sebagai buah tangan untuk keluarga serta rekan kerja di perantauan.

Berdasarkan pantauan di kawasan pasar tradisional pada Kamis (26/3/2026), pengunjung silih berganti sejak pagi hingga sore hari. Produk unggulan seperti kacang mete yang gurih renyah, emping melinjo yang renyah khas, ampyang, serta tempe olahan unik seperti tempe mlanding dan tempe benguk dari Jatiroto menjadi buruan utama. Barang-barang ini tidak hanya tahan lama untuk dibawa jauh, tetapi juga merepresentasikan cita rasa lokal yang sulit ditemukan di kota besar.

Purwanti, warga Kecamatan Jatiroto yang bekerja di Jakarta, mengaku sengaja menyempatkan diri berbelanja sebelum keberangkatan sore hari. Ia memborong kacang mete, emping melinjo, aneka keripik, tempe mlanding, dan tempe benguk dalam jumlah cukup banyak. “Saya mau balik ke Jakarta nanti sore, jadi menyempatkan beli oleh-oleh untuk teman-teman di sana,” ujarnya.

Pengalaman serupa disampaikan Maryani Hastuti, pemudik asal Kismantoro. Menurutnya, tradisi membawa oleh-oleh saat arus balik sudah menjadi kebiasaan turun-temurun. “Ini seperti tukar-tukaran oleh-oleh dari kampung masing-masing. Tetangga di perantauan juga sering bawa dari daerahnya, jadi saling berbagi rasa kampung halaman,” katanya sambil tersenyum.

Di sisi pelaku usaha, Camilan Sugiyatmo, pemilik salah satu toko oleh-oleh rumahan di kawasan pasar, mengatakan lonjakan pembeli sangat terasa. Penjualan selama periode Lebaran bisa meningkat lebih dari 100 persen dibandingkan hari-hari biasa. “Ini memang pola tahunan. Perantau yang datang pulang kampung selalu ingin membawa sesuatu yang khas Wonogiri,” ungkapnya.

Sugiyatmo menambahkan bahwa kacang mete dan emping melinjo tetap menjadi primadona meski harganya relatif lebih tinggi dibandingkan camilan lain. Sebagian besar dibeli dalam kemasan besar oleh para perantau. “Ada juga warga lokal yang membeli untuk menyambut sanak saudara yang masih berkunjung setelah salat Idul Fitri,” tambahnya.

Baca juga : Haji Affan Alfian Bintang Terus Tebar Kebaikan di Pelosok Subulussalam: Kepedulian Sosial yang Tak Pernah Pudar

Fenomena ini menunjukkan bahwa arus balik Lebaran tidak hanya memengaruhi sektor transportasi, melainkan juga memberi napas baru bagi ekonomi mikro di Wonogiri. Industri rumahan pengolahan makanan khas daerah—dari skala keluarga hingga usaha kecil menengah—mendapat dorongan signifikan. Produk-produk seperti tempe benguk dan tempe mlanding yang diolah secara tradisional di Jatiroto menjadi bukti ketangguhan usaha lokal dalam memanfaatkan momentum budaya mudik.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan nilai ekonomi dan budaya oleh-oleh khas daerah, pelaku usaha rumahan di Wonogiri diharapkan dapat terus berinovasi menjaga kualitas dan keunikan produk mereka di tengah persaingan pasar yang semakin dinamis.

Pewarta: Nandar Suyadi

About the Author

Jurnalis RI News Portal

Author

Jurnalis RI News Portal adalah seorang wartawan yang menjunjung tinggi kode etik jurnalis dan profesiinal di bidangnya.

Visit Website View All Posts

Silahkan bagikan ke media anda ...

Post navigation

Previous: Haji Affan Alfian Bintang Terus Tebar Kebaikan di Pelosok Subulussalam: Kepedulian Sosial yang Tak Pernah Pudar
Next: Kekesalan Masyarakat Sukau Memuncak: Geruduk Kantor PDAM Limau Kunci Tuntut Air Bersih yang Tak Kunjung Mengalir

Related Stories

PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala

PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala, Pemulihan Listrik Masih Berlanjut hingga 100 Persen

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026

Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026, Bukti Pembinaan Prestasi Berbasis Nilai

Jurnalis RI News Portal Posted on 2 hari ago 0
Gotong Royong Tanpa Sekat

Gotong Royong Tanpa Sekat: RW 05 Bambankerep Satukan Kekuatan Tiga RT Raih Predikat Kampung Unggulan

Jurnalis RI News Portal Posted on 3 hari ago 0
Indonesia Bisa
C.I.A Official
#Advestaiment RI_News
#Iklan RI_News
#Iklan RI_News
Berita Video
Ucapan
Ucapan
Ucapan

Komentar

  1. Sugeng Rudianto mengenai Rehabilitasi Sawah Pasca Bencana di Agam Tembus 276 Hektare, Pemulihan Lahan Terus Dikejar hingga Akhir Mei
  2. Salmifitri Fitri mengenai Dorongan Revisi UU HKPD dari Pontianak: Wali Kota Edi Rusdi Kamtono Usulkan Tarif Parkir hingga 20% dan Kembalikan Rumah Kos sebagai Objek Pajak
  3. Sammy Sandinata mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  4. Adi tanjoeng mengenai Kapolsek Basa Ampek Balai Tapan Kunjungi Dapur MBG, Perkuat Sinergi Keamanan dan Pelayanan Sosial
  5. Tukino mengenai Tragedi Kelam di Balik Tembok Pesantren: Santri 14 Tahun Dicabuli Pimpinan Pondok Tahfidz di Payakumbuh

Berita Video

 

Berita video mengungkap fakta dengan visual live dan streaming.

Cara Instal Aplikasi RI News Portal di HP kalian ; Download file Zip apk RI News Portal, simpan dan ekstrak file Zip. Kemudian instal ..... enjoy RI News Portal sudah di HP Kalian.

Aplikasi RI News PortalUnduh
Aplikasi RI News PortalUnduh

RI NEWS-Media Portal Berita Republik Indonesia-Menyajikan informasi peristiwa yang teraktual dan terpercaya-Virnanda Creator Production adalah media pemberitaan yang berdedikasi tinggi untuk menyampaikan informasi berkualitas kepada masyarakat. Kami berkomitmen untuk menjadi sumber informasi dunia yang akurat, cepat, dan terpercaya. Kami percaya bahwa informasi yang baik dapat mencerdaskan umat manusia dan menjaga kedamaian dunia. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan dunia yang terbebas dari pertikaian dan permusuhan.

Pos-pos Terbaru

  • Dimarco, Bek Sayap yang Mengubah Permainan: Pemain Terbaik Serie A 2025/2026
  • PLN Sumbar Pastikan Semua Gardu Induk Menyala, Pemulihan Listrik Masih Berlanjut hingga 100 Persen
  • Generasi Muda LDII Semarang Raih Medali di O2SN 2026, Bukti Pembinaan Prestasi Berbasis Nilai
  • Danrem 072/Pamungkas Dorong Penggunaan AI untuk Ketahanan Pangan di Tengah Ancaman Siber yang Semakin Kompleks
  • Dari Gerobak Es Tebu ke Jeruji Besi: Pengangguran RH Diamankan karena Diduga Jadi Pengedar Sabu di Angkola Muara Tais
Copyright © RI News Production | MoreNews by AF themes.